Etika Profesi - PowerPoint PPT Presentation

Loading...

PPT – Etika Profesi PowerPoint presentation | free to download - id: 4831a0-MTI1N



Loading


The Adobe Flash plugin is needed to view this content

Get the plugin now

View by Category
About This Presentation
Title:

Etika Profesi

Description:

Etika Profesi & Budi Pekerti Pada lingkungan kelompok ini, terdapat pekerjaan-pekerjaan seperti : Sistem analis, merupakan orang yang bertugas menganalisa sistem yang ... – PowerPoint PPT presentation

Number of Views:2118
Avg rating:3.0/5.0
Slides: 64
Provided by: choziemee
Learn more at: http://choziemee.files.wordpress.com
Category:

less

Write a Comment
User Comments (0)
Transcript and Presenter's Notes

Title: Etika Profesi


1
Etika Profesi Budi Pekerti
2
BAB I
  • Tinjauan Umum Etika

3
Pengertian Etika
  • Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, etika
    adalah
  • Ilmu tentang apa yang baik dan yang buruk,
    tentang hak dan kewajiban moral.
  • Kumpulan asas/nilai yang berkenaan dengan akhlak
  • Nilai mengenai yang benar dan salah yang dianut
    masyarakat.

4
Pengertian Etika (2)
  • Dari asal usul kata, Etika berasal dari bahasa
    Yunani ethos yang berarti adat
    istiadat/kebiasaan yang baik.
  • Perkembangan etika ? studi tentang kebiasaan
    manusia berdasarkan kesepakatan, menurut ruang
    dan waktu yang berbeda, yang menggambarkan
    perangai manusia dalam kehidupan pada umumnya.

5
Moral
  • Sony Keraf (1991) moralitas adalah sistem
    tentang bagaimana kita harus hidup dengan baik
    sebagai manusia.
  • Frans Magnis Suseno (1987) etika adalah sebuah
    ilmu dan bukan sebuah ajaran.
  • Moralitas menekankan, inilah cara anda melakukan
    sesuatu
  • Etika lebih kepada, mengapa untuk melakukan
    sesuatu itu harus menggunakan cara tersebut?

6
Etika Moral
  • Secara etimologi, etika dapat disamakan dengan
    Moral. Moral berasal dari bahasa latin mos yang
    berarti adat kebiasaan.
  • Moral lebih kepada rasa dan karsa manusia dalam
    melakukan segala hal di kehidupannya. Jadi Moral
    lebih kepada dorongan untuk mentaati etika.

7
Faktor yang mempengaruhi pelanggaran Etika
  • Kebutuhan Individu
  • Korupsi?alasan ekonomi
  • Tidak ada pedoman
  • Area abu-abu, sehingga tak ada panduan

8
Faktor yang mempengaruhi pelanggaran Etika (2)
  • Perilaku dan kebiasaan individu
  • Kebiasaan yang terakumulasi tak dikoreksi
  • Lingkungan tidak etis
  • Pengaruh dari komunitas
  • Perilaku orang yang ditiru
  • Efek primordialisme yang kebablasan

9
Sanksi Pelanggaran Etika
  • Sanksi Sosial
  • Skala relatif kecil, dipahami sebagai kesalahan
    yang dapat dimaafkan.
  • Sanksi Hukum
  • Skala besar, merugikan hak pihak lain. Hukum
    Pidana menempati prioritas utama, diikuti oleh
    hukum Perdata.

10
Etika Teknologi
  • Teknologi adalah segala sesuatu yang diciptakan
    manusia untuk memudahkan pekerjaannya.
  • Kehadiran teknologi membuat manusia kehilangan
    beberapa sense of human yang alami.
  • (otomatiasi mesin?refleks/ kewaspadaan melambat)

11
Etika Teknologi (2)
  • Cara orang berkomunikasi, by email or by surat,
    membawa perubahan signifikan, dalam sapaan/tutur
    kata
  • Orang berzakat dengan SMS, implikasi pada
    silaturahmi yang tertunda
  • Emosi (touch) yang semakin tumpul karena jarak
    dan waktu semakin bias dalam Teknologi Inf.

12
Quiz
  • Berikan contoh perubahan proses bisnis/sosial
    -akibat teknologi- yang melunturkan nilai etika
    tradisional.
  • Untuk tiap contoh, sebutkan teknologinya-model
    kerjanya-nilai etika tradisional yang hilang.
  • Maksimal 2 contoh, _at_ 5 poin menambah UTS ?

13
BAB II
  • Etika Komputer Sejarah dan Perkembangannya

14
Sejarah Etika Komputer
  • Era 1940-1950-an
  • Diawali dengan penelitian Norbert Wiener (Prof
    dari MIT) tentang komputasi pada meriam yang
    mampu menembak jatuh pesawat yang melintas di
    atasnya (PD II).
  • Ramalannya tentang komputasi modern yang pada
    dasarnya sama dengan sistem jaringan syaraf yang
    bisa melahirkan kebaikan sekaligus malapetaka.

15
Sejarah Etika Komputer (2)
  • Era 1960-an
  • Ungkapan Donn Parker that when people entered
    the computer center, they left their ethics at
    the door
  • Dalam contoh kasus pemrosesan data, spesialis
    komputer bisa mengetahui data apa saja secara
    cepat.

16
Sejarah Etika Komputer (3)
  • Era 1980-an
  • Kemunculan kejahatan komputer (virus,
    unautorizhed login, etc)
  • Studi berkembang menjadi suatu diskusi serius
    tentang masalah etika komputer. Lahirlah buku
    Computer Ethics (Johnson,1985)

17
Sejarah Etika Komputer (4)
  • Era 1990-an sampai sekarang
  • Implikasi pada bisnis yang semakin meluas akibat
    dari kejahatan komputer, membuat lahirnya
    forum-forum yang peduli pada masalah tersebut.
  • (ETHICOMP by Simon Rogerson, CEPE by Jeroe van
    Hoven etc)

18
Isu-isu Pokok Etika Komputer
  • Kejahatan Komputer
  • Kejahatan yang dilakukan dengan komputer sebagai
    basis teknologinya
  • Virus, spam, penyadapan, carding, Denial of
    Services (DoS)/melumpuhkan target
  • Cyber ethics
  • Implikasi dari INTERNET (Interconection
    Networking), memungkinkan pengguna IT semakin
    meluas, tak terpetakan, tak teridentifikasi dalam
    dunia anonymouse.
  • Diperlukan adanya aturan tak tertulis ? Netiket,
    Emoticon

19
Isu-isu Pokok Etika Komputer (2)
  • E-commerce
  • Otomatiasi bisnis dengan internet dan
    layanannya, mengubah bisnis proses yang telah ada
    dari transaksi konvensional kepada yang berbasis
    teknologi, melahirkan implikasi negatif bermacam
    kejahatan, penipuan, kerugian karena
    ke-anonymouse-an tadi.

20
Isu-isu Pokok Etika Komputer (3)
  • Pelanggaran HAKI
  • Masalah pengakuan hak atas kekayaan intelektual.
    Pembajakan, cracking, illegal software dst.
  • Tanggungjawab profesi
  • Sebagai bentuk tanggungjawab moral, perlu
    diciptakan ruang bagi komunitas yang akan saling
    menghormati. Misalnya IPKIN (Ikatan Profesi
    Komputer Informatika-1974)

21
Quiz
  • Berikan contoh etiket atau pelanggaran
    berinternet yang anda ketahui dalam
  • a. berkirim surat melalui email
  • b. berbicara dalam chatting
  • Jelaskan dari berbagai macam kegiatan yang bisa
    dilakukan pada dua kegiatan di atas!
  • Maksimal nilai diberikan 5 point

22
BAB III
  • Pekerjaan, Profesi dan Profesional

23
Manusia dan kebutuhannya
  • Abdulkadir Muhammad (2001) mengklasifikasikan
    kebutuhan manusia sebagai berikut
  • a. kebutuhan ekonomi (material)
  • b. kebutuhan psikis (non-materi)
  • c. kebutuhan biologis (proses regenerasi)
  • d. kebutuhan pekerjaan (kebutuhan akan status
    dan derajat)

24
Pekerjaan Profesi
  • Thomas Aquinas seperti dikutip Sumaryono (1995)
    mengatakan bahwa wujud kerja memiliki tujuan
  • a. pemenuhan kebutuhan hidup
  • b. mengurangi tingkat pengangguran/kriminalitas
  • c. melayani sesama

25
Pekerjaan Profesi (2)
  • Profesi merupakan bagian dari pekerjaan, namun
    tidak setiap pekerjaan adalah profesi.
  • Seorang petugas staf administrasi bisa berasal
    dari berbagai latar ilmu, namun tidak demikian
    halnya dengan Akuntan, Pengacara, Dokter yang
    membutuhkan pendidikan khusus.

26
Pekerjaan Profesi (3)
  • Profesi merupakan suatu pekerjaan yang
    mengandalkan keterampilan dan keahlian khusus
    yang tidak didapatkan pada pekerjaan-pekerjaan
    sebelumnya.
  • Profesi merupakan suatu pekerjaan yang menuntut
    pengemban profesi tersebut untuk terus
    memperbaharui keterampilannya sesuai perkembangan
    ilmu pengetahuan teknologi.

27
Profesi Profesional
  • Bekerjalah dengan cinta
  • Jika engkau tidak dapat bekerja dengan cinta,
    lebih baik engkai meningalkannya
  • Dan mengambil tempat di depan pintu gerbang
    candi-candi, meminta sedekah kepada mereka yang
    bekerja dengan penuh suka dan cita
  • (Kahlil Gibran)

28
Profesi Profesional (2)
  • Seorang pelaku profesi harus memiliki sifat-sifat
    berikut
  • a. Menguasai ilmu secara mendalam di bidangnya
  • b. Mampu mengkonversi ilmu menjadi keterampilan
  • c. Menjunjung tinggi etika dan integritas
    profesi

29
Profesi Profesional (3)
  • Profesional adalah orang yang menjalankan
    profesinya secara benar menurut nilai-nilai
    normal.
  • Untuk menjadi seorang yang profesional,
    diperlukan komitmen, tanggungjawab, kejujuran,
    sistematik berpikir,penguasaan materi, menjadi
    bagian masyarakat profesional.

30
Quiz
  • Jelaskan bagaimana bentuk profesionalisme dalam
    profesi seperti polisi, hakim, dokter,
    programmer, data entri operator, database
    administrator dan sebagainya.
  • Pilihlah satu profesi bidang IT dan satu profesi
    bidang non-IT, maksimal nilai diberikan 5 poin.

31
BAB 4
  • PROFESI DI BIDANG
  • TEKNOLOGI INFORMASI

32
  • Sebelum kita melihat lebih jauh tentang profesi
    di bidang teknologi informasi, pertanyaan pertama
    yang harus dijawab adalah apakah pekerjaan di
    bidang teknologi informasi tersebut dapat
    dikatakan sebagai suatu profesi ?

33
4.1 Gambaran Umum Pekerjaan di Bidang Teknologi
Informasi
  • Secara umum, pekerjaan di bidang teknologi
    informasi setidaknya terbagi dalam 4 kelompok
    sesuai bidangnya.
  • Kelompok pertama, adalah mereka yang bergelut di
    dunia perangkat lunak (software), baik mereka
    yang merancang sistem operasi, database maupun
    sistem aplikasi.

34
  • Pada lingkungan kelompok ini, terdapat
    pekerjaan-pekerjaan seperti
  • Sistem analis, merupakan orang yang bertugas
    menganalisa sistem yang akan diimplementasikan,
    mulai dari menganalisa sistem yang ada, kelebihan
    dan kekurangannya, sampai studi kelayakan dan
    desain sistem yang akan
  • dikembangkan.

35
  • Programer, merupakan orang yang bertugas
    mengimplementasikan rancangan sistem analis,
    yaitu membuat program (baik aplikasi maupun
    sistem operasi) sesuai sistem yang dianalisa
    sebelumnya

36
  • Web designer, merupakan orang yang melakukan
    kegiatan perencanaan, termasuk studi kelayakan,
    analisis dan desain terhadap suatu proyek
    pembuatan aplikasi berbasis web.
  • Web Programmer, merupakan orang yang bertugas
    mengimplementasikan rancangan web designer, yaitu
    membuat program berbasis web sesuai desain yang
    telah dirancang sebelumnya.
  • dan lain-lain

37
  • Kelompok kedua, adalah mereka yang bergelut di
    bidang perangkat keras (hardware).
  • Pada lingkungan kelompok ini, terdapat
    pekerjaan-pekerjaan seperti
  • Technical engineer, sering juga disebut teknisi,
    yaitu orang yang berkecimpung dalam bidang
    teknik, baik mengenai pemeliharaan maupun
    perbaikan perangkat sistem komputer

38
  • Networking Engineer, adalah orang yang
    berkecimpung dalam bidang teknis jaringan
    komputer dari maintenance sampai pada
    troubleshooting-nya
  • dan lain-lain

39
  • Kelompok ketiga, adalah mereka yang berkecimpung
    dalam operasional sistem informasi.
  • Pada lingkungan kelompok ini, terdapat
    pekerjaan-pekerjaan seperti
  • EDP Operator, adalah orang yang bertugas
    mengoperasikan program-program yang berhubungan
    dengan electronic data processing dalam
    lingkungan sebuah perusahaan atau organisasi
    lainnya.

40
  • System Administrator, merupakan orang yang
    bertugas melakukan administrasi terhadap sistem,
    melakukan pemeliharaan sistem, memiliki
    kewenangan mengatur hak akses terhadap sistem,
    serta hal-hal lain yang berhubungan dengan
    pengaturan operasional sebuah sistem
  • MIS Director, merupakan orang yang memiliki
    wewenang paling tinggi terhadap sebuah sistem
    informasi, melakukan manajemen terhadap sistem
    tersebut secara keseluruhan baik perangkat keras,
    perangkat lunak maupun sumber daya manusianya.

41
4.2 Profesi di Bidang TI Sebagai Profesi
  • Untuk mengatakan apakah suatu pekerjaan termasuk
    profesi atau bukan, kriteria pekerjaan tersebut
    harus diuji.
  • Sebagai contoh, pekerjaan sebagai staf operator
    komputer (sekedar mengoperasikan), tidak masuk
    dalam golongan profesi jika untuk bekerja sebagai
    staf operator tersebut tidak membutuhkan latar
    belakang pendidikan, pengetahuan dan pengalaman
    tertentu.

42
  • Adapun seorang software engineer dapat dikatakan
    sebagai sebuah profesi karena seseorang yang
    bekerja sebagai software engineer haruslah
    berpengetahuan dan memiliki pengalaman kerja di
    bidangnya.

43
  • Julius Hermawan (2003), mencatat dua
    karakteristik yang dimiliki oleh software
    engineer sehingga pekerjaan tersebut layak
    disebut sebuah profesi, yaitu
  • Kompetensi
  • Kompetensi yang dimaksud yaitu sifat yang selalu
    menuntut profesional software engineer untuk
    memperdalam dan memperbaharui pengetahuan dan
    ketrampilannya sesuai tuntutan profesinya.

44
  • Tanggung jawab pribadi
  • Yang dimaksud yaitu kesadaran untuk membebankan
    hasil pekerjaannya sebagai tanggung jawab
    pribadi.
  • Agar dapat melaksanakan tugas dan tanggung
    jawabnya secara baik dan benar, seorang software
    engineer perlu terus mengembangkan bidang ilmu
    dalam pengembangan perangkat lunak, seperti

45
  • Bidang ilmu metodologi pengembangan perangkat
    lunak
  • Manajemen sumber daya
  • Mengelola kelompok kerja
  • Komunikasi

46
4.3 Pekerjaan di Bidang TI Standar Pemerintah
  • Mengingat pentingnya teknologi informasi bagi
    pembangunan bangsa maka pemerintah pun merasa
    perlu membuat standardisasi pekerjaan di bidang
    teknologi informasi bagi pegawainya.
  • Institusi pemerintah telah mulai melakukan
    klasifikasi pekerjaan dalam bidang teknologi
    informasi sejak tahun 1992.

47
  • Klasifikasi pekerjaan ini mungkin masih belum
    dapat mengakomodasi klasifikasi pekerjaan pada
    teknologi informasi secara umum. Terlebih lagi,
    deskripsi pekerjaan setiap klasifikasi pekerjaan
    masih kurang jelas dalam membedakan setiap sel
    pekerjaan.
  • Pegawai Negeri Sipil yang bekerja dibidang
    teknologi informasi, disebut pranata komputer.
  • Beberapa penjelasan tentang pranata komputer
    sebagai berikut

48
  • Pengangkatan Pejabat Pranata Komputer
  • Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam jabatan
    Pranata Komputer ditetapkan oleh Menteri, Jaksa
    Agung, Pimpinan Kesekretariatan Lembaga
    Tertinggi/Tinggi Negara. Pimpinan Lembaga
    Pemerintah Nondepartemen dan Gubernur Kepala
    Daerah Tingkat 1.

49
  • Syarat-Syarat Jabatan Pranata Komputer
  • Bekerja pada satuan organisasi instansi
    pemerintah dan bertugas pokok membuat, memelihara
    dan mengembangkan dan mengambangkan sistem dan
    atau program pengolahan dengan komputer.
  • Berijazah serendah-rendahnya Sarjana Muda/D3 atau
    yang sederajat
  • Memiliki pendidikan dan atau latihan dalam bidang
    komputer dan pengalaman melakukan kegiatan di
    bidang komputer

50
  • Memiliki pengetahuan dan atau pengalaman dalam
    bidang tertentu yang berhubungan dengan bidang
    komputer
  • Setiap unsur penilaian pelaksanaan pekerjaan
    sekurang-kurangnya bernilai baik

51
  1. Jenjang dan Pangkat Pranata Komputer

NO Jabatan Pranata Komputer Pangkat Gol/ Ruang
1 Asisten Pranata Komputer Madya Pengatur Muda Tingkat I II/b
2 Asisten Pranata Komputer Pengatur II/c
3 Ajun Pranata Komputer Muda Pengatur Tingkat I II/d
4 Ajun Pranata Komputer Madya Penata Muda III/a
5 Ajun Pranata Komputer Penata Muda Tingkat I III/b
6 Ahli Pranata Komputer Pratama Penata III/c
7 Ahli Pranata Komputer Muda Penata Tingkat I III/d
8 Ahli Pranata Komputer Madya Pembina IV/a
9 Ahli Pranata Komputer Utama Pratama Pembina Tingkat I IV/b
10 Ahli Pranata Komputer Utama Muda Pembina Utama Muda IV/c
11 Ahli Pranata Komputer Utama Madya Pembina Utama IV/d
52
  • Pembebasan sementara Pranata Komputer
  • Untuk tetap berada pada jalur profesionalitasnya,
    pemerintah juga menetapkan bahwa Pranata
    Komputer harus dapat mengumpulkan angka kredit
    minimal. Angka kredit minimal yang harus
    dikumpulkan adalah
  • Asisten Pranata Komputer Madya sebanyak 20 angka
    kredit
  • Asisten Pranata Komputer sebanyak 20 angka kredit

53
  • 3. Ajun Pranata Komputer Muda sebanyak 20 angka
    kredit
  1. Ajun Pranata Komputer Madya sebanyak 50 angka
    kredit
  2. Ajun Pranata Komputer sebanyak 50 angka kredit
  3. Ahli Pranata Komputer Pratama sebanyak 100 angka
    kredit

54
  • 7. Ahli Pranata Komputer Muda sebanyak 100 angka
    kredit
  • 8. Ahli Pranata Komputer Madya sebanyak 150
    angka kredit
  • 9. Ahli Pranata Komputer Utama Pratama sebanyak
    150 angka kredit
  • 10. Ahli Pranata Komputer Utama Muda sebanyak 150
    angka kredit

55
  • Pemberhentian dari Jabatan Pranata Komputer
  • Pejabat Pranata Komputer diberhentikan dari
    jabatannya, apabila Pejabat Pranata Komputer yang
    telah dibebaskan sementara dari jabatannya tidak
    dapat mengumpulkan angka kredit yang
    dipersyaratkan dalam waktu 3 tahun setelah
    pembebasan sementara.

56
  • Selain itu, Pejabat Pranata Komputer juga
    dapat diberhentikan dari jabatannya, apabila
    Pejabat Pranata Komputer dijatuhi hukuman
    disiplin Pegawai Negeri Sipil berdasarkan
    peraturan Pemerintah No.30 tahun 1980 dengan
    tingkat hukuman disiplin berat yang telah
    mempunyai kekuatan hukum yang tetap.

57
4.4 Standarisasi Profesi TI menurut SRIG-PS SEARCC
  • Adalagi jenis pengelompokan lain untuk pekerja di
    kalangan teknologi informasi. Yang sering
    digunakan adalah pengklasifikasian standarisasi
    profesi di bidang teknologi informasi menurut
    SRIG-PS SEARCC.
  • SEARCC (South East Asia Regional Computer
    Confideration) merupakan suatu forum atau badan
    yang beranggotakan himpunan profesional IT
    (Information Technology-Teknologi Informasi) yang
    terdiri dari 13 negara. SEARCC dibentuk pada
    Februari 1978, di Singapura oleh 6 ikatan
    komputer dari negara-negara tetangga seperti
    Hongkong, Indonesia, Malaysia, Filiphina,
    Singapura dan Thailand.

58
  • Indonesia sebagai anggota SEARCC telah aktif
    turut serta dalam berbagai kegiatan yang
    dilaksanakan oleh SEARCC. Salah satunya adalah
    SRIG-PS (Special Regional Interest Group on
    Professional Standarisation) yang mencoba
    merumuskan standarisasi pekerjaan dalam dunia
    teknologi informasi.
  • Model SEARCC untuk pembagian job dalam lingkungan
    TI merupakan model 2 dimensi yang
    mempertimbangkan jenis pekerjaan dan tingkat
    keahlian ataupun tingkat pengetahuan yang
    dibutuhkan.

59
  • Beberapa kriteria menjadi pertimbangan dalam
    mengembangkan klasifikasi job ini, yaitu
  • Cross Country, cross-enterprise applicability
  • Ini berarti bahwa job yang diidentifikasi
    tersebut harus relevan dengan kondisi region dan
    setiap negara pada region tersebut, serta
    memiliki kesamaan pemahaman atas setiap fungsi
    pekerjaan.

60
  • Function Oriented bukan tittle oriented
  • Klasifikasi pekerjaan berorientasi pada fungsi,
    yang berarti bahwa gelar atau titel yang
    diberikan dapat saja berbeda, tapi yang penting
    fungsi yang diberikan pada pekerjaan tersebut
    sama. Gelar atau titel dapat berbeda pada negara
    yang berbeda.

61
  • Testable/certificable
  • Klasifikasi pekerjaan harus bersifat testable,
    yaitu bahwa fungsi yang didefinisikan dapat
    diukur/diuji.
  • Applicable
  • fungsi yang didefinisikan harus dapat diterakan
    pada mayoritas Profesional TI pada region
    masing-masing.

62
Gambar 4.1 Model Klasifikasi yang
direkomendasikan (sumber http//wiryana.pandu.org/
SRIG-PS)
63
  • Setiap jenis pekerjaan dari skema di atas masing
    masing memiliki 3 tingkatan, yaitu
  • Supervised (terbimbing)
  • Tingkatan awal dengan 0-2 tahun pengalaman,
    membutukan pengawasan dan petunjuk dalam
    pelaksanaan tugasnya.
  • 2.Moderately supervised (madya)
  • Tugas kecil dapat dikerjakan oleh mereka, tetapi
    tetap membutuhkan bimbingan untuk tugas yang
    lebih besar, 3-5 tahun pengalaman.
  • 3.Independent/Managing (mandiri)
  • Memulai tugas, tidak membutuhkan bimbingan dalam
    pelaksanaan tugas.
About PowerShow.com