DASAR GAMBAR TEKNIK - PowerPoint PPT Presentation

1 / 117
About This Presentation
Title:

DASAR GAMBAR TEKNIK

Description:

... (family) * Dapat mengimport file SketchUp, AutoCAD * Dapat mengeksport file AutoCAD, 3DSMAX Revised Instantly 3D parametric and smart object : ... – PowerPoint PPT presentation

Number of Views:631
Avg rating:3.0/5.0
Slides: 118
Provided by: LabRe8
Category:
Tags: 3dsmax | dasar | gambar | teknik

less

Transcript and Presenter's Notes

Title: DASAR GAMBAR TEKNIK


1
DASAR GAMBAR TEKNIK
  • Ir. A. M. Madyana, M. S.

2
PERTEMUAN 1GAMBAR TEKNIKPENDAHULUAN
3
  • FUNGSI GAMBAR TEKNIK
  • Penyampaian Informasi
  • Penyimpanan dan penggunaan keterangan (data
    teknis)
  • Cara-cara pemikiran (perencanaan) dala penyiapan
    informasi
  • STANDAR UKURAN KERTAS MENURUT ISO
  •  

-A4? 210 mm x 297 mm -A3? 297 mm x 420 mm -A2 ? 420 mm x 594 mm -A1 ? 594 mm x 840 mm -A0 ? 841 mm x 1189 mm -A0 A1 garis tepi 20 mm -A2, A3 A4 garis tepi 10 mm
4
  • PERALATAN PERLENGKAPAN MENGGAMBAR

-Meja gambar kursi -Pensil mekanik 0.3 0.5 -Kertas gambar -Karet mall penghapus -Penggaris (min. 30 cm) -Penggaris segitiga (45 30-60) -Mall huruf 0.3 0.5 lingkaran -Jangka busur derajat -Rapido 0.1, 0.3 0.5 -Kalkulator
5
  • MACAM-MACAM GARIS DAN PENGGUNAANYA

6
TEKNIK MENGGAMBAR GARIS GORES DAN GARIS BERTITIK

7
CARA PEMBERIAN TITLE GAMBAR
8
Contoh Gambar Teknik 1
9
PERTEMUAN 2GAMBAR TEKNIKPOTONGAN
10
JENIS-JENIS POTONGAN
  • Potongan penuh
  • Potongan setengah
  • Potongan setempat
  • Potongan meloncat

POTONGAN PENUH
11
POTONGAN SETENGAH
12
POTONGAN MELONCAT
13
POTONGAN MELONCAT
14
PERTEMUAN 3 GAMBAR TEKNIK PROYEKSI
15
MACAM-MACAM PROYEKSI
  • Berdasarkan teknis (gaya) pembuatannya, maka
    proyeksi dibagi menjadi dua buah yaitu
  •   - ANSI
  • Proyeksi sudut pertama atau biasa dikenal dengan
    gaya Eropa
  •   - ISO
  • Proyeksi sudut ketiga atau dikenal dengan gaya
    USA

SIMBOL PROYEKSI
16
PROYEKSI SUDUT PERTAMA (EROPA)
17
PROYEKSI SUDUT KETIGA (USA)
18
Proyeksi Ortogonal-Garis-garis proyeksi
sejajar.-Bidang proyeksi tegak lurus terhadap
garis proyeksi
19
PEMILIHAN PANDANGAN Pandangan Depan (Pusat)
 Menunjukkan syarat dan karakteristik
terbanyak  Memiliki pandangan maya paling
sedikit  Menunjukkan panjang dan tinggi
benda Pandangan Atas  Menunjukkan panjang
dan lebar benda Pandangan Samping (Biasanya
kanan)  Menunjukkan lebar dan tinggi benda
 Menggunakan pandangan kiri apabila garis yang
tersembunyi lebih sedikit Terkadang tidak
diperlukan 3 pandangan untuk suatu gambar teknik
20
PANDANGAN PROYEKSI
21
PERTEMUAN 4PENDIMENSIAN
22
  • Pendimensian bertujuan untuk mengetahui ukuran
    dan bentuk sebenarnya dari sebuah benda atau
    mesin industri

Teknik pendimensian gambar teknik   - Garis
ujur dan garis bantu
23
Cara memberikan ukuran untuk diameter
24
Cara pemberian ukuran lubang
25
Cara penulisan ukuran benda
26
Cara pemberian tali busur dan sudut
27
Pemberian ukuran dan error pada gambar
28
Menggambar garis ukur dan bantu yang benar
29
Macam-macam ukuran
30
Gambar diameter dari separuh baian simetris
31
PERTEMUAN 5PENGGUNAAN GAMBARTEKNIKTOLERANSI
GEOMETRIK
32
Toleransi Geometris Toleransi bentuk (form
tolerances)Merupakan nilai maksimum yang
diijinkan pada deviasi bentuk. Jadi, toleransi
bentuk membatasi deviasi suatu feature terhadap
bentuk ideal geometris suatu garis atau
permukaanKasus khusus untuk bentuk garis
straightness dan roundness (circularity)Kasus
khusus untuk bentuk permukaan flatness
(planarity) dan cylindricity Toleransi
orientasi (orientation tolerance)Merupakan suatu
nilai maksimum yang membatasi deviasi suatu
feature terhadap orientasi ideal geometris
terhadap datumkasus khusus pararellism
(keparalelan) dan perpendicularity
(ketegaklurusan)
33
Toleransi Geometris Toleransi lokasi (location
tolerance)Merupakan suatu nilai yang membatasi
deviasi suatu feature terhadap lokasi ideal
geometrisnya (orientasi dan jarak) terhadap
datumKasus khusus coaxility dan symmetry
Run-out tolerancesMerupakan bagian dari
toleransi orientasi dan toleransi lokasi, tetapi
karena metode pengukurannya khusus, maka
didefinisikan sebagai jenis toleransi tersendiri
34
Straightness line
35
Straightness of axis
36
Circularity
37
Flatness
38
Cylindricity
39
Parallelism
40
Perpendicularity
41
Angularity
42
Concentricity
43
Symmetry
44
PERTEMUAN 6PENGGUNAAN GAMBAR TEKNIKTOLERANSI
DATUM
45
DatumDatum mendefinisikan orientasi atau lokasi
zonaDatum dibentuk denganA. Feature datum
tunggalB. Dua atau lebih feature-feature datum
dengan prioritas yang sama sebagai suatu datum
umum
A.
B.
46
DATUMThe bottom surface of the part is the datum
surface and the surface plate is the simulated
datum
47
Target-target Datum (Area)Berdasarkan
prioritasnya datum dikelompokkan sebagai
berikut1. Datum primer2. Datum sekunder3.
Datum tersier
48
Target-target datum Target-target datum dapat
berupa area terbatas, suatu garis atau titik pada
lokasi tertentu Target-target datum menyatakan
penyangga benda kerja selama inspeksi dan proses
manufaktur Jumlah target pada berbagai jenis
datum Datum primer 3 targetDatum sekunder 2
targetDatum tersier 1 target 
49
PERTEMUAN 7PENGGUNAAN GAMBAR TEKNIKTOLERANSI
TOLERANSIGEOMETRIK UMUM
50
Toleransi Geometrik Umum Toleransi geometrik
umum mengacu pada ISO 2768 Toleransi geometrik
umum untuk komponen permesinan, misalnya turbin,
mesin perkakas, komponen mekanik presisi, mengacu
pada ISO 2768-2 Jika toleransi geometrik umum
digunakan, maka pada gambar teknik perlu
dinyatakan, misalnyaISO 2768-mHArtinya- m
menyatakan toleransi dimensional umum kelas m- H
menyatakan toleransi geometrik umum kelas H
51
Devisasi geometrik dipengaruhi oleh 5M,
yaitu1.      Material    Rigiditas
benda-kerja (bentuk)    Material
   Stres pada material.2.      Machine
   Kepresisian    Rigiditas statik dan
dinamik    Sifat termal
   Pemeliharaan    Lingkungan (vibrasi)
52
1.  Method   Tool   Chuck, fixing,
clamping   Data proses (kecepatan potong,
kedalaman potong), tekanan potong
  Pengaruh proses pembuatan pada toleransi
geometrik 2.  Measuring   Deviasi pengukuran
sistematik yang tidak terkoreksi   Deviasi
pengukuran random3.  Manufacturer   Pengetahua
n, keterampilan, kepresisian re-chucking  
Lingkungan
53
PERTEMUAN 8AUTOCAD 1PROGRAM CAD DAN PROGRAM
BIM
54
PENDAHULUAN Pada mulanya program yang digunakan
adalah CAD atau program yang diklaim sebagai CAD
(Computer Aided Design) Perkembangan
selanjutnya, CAD lebih kepada CADD (Computer
Aided Design and DRAFTING/DRAWING) Awal dan
pertengahan tahun 90-an muncul Parametric
Modelling/Design yang dipelopori oleh Graphisoft
ArchiCAD Akhir tahun 90-an, Autodesk merilis
program BIM (Building Information Modelling)
dengan nama Autodesk Revit
55
Perbedaan mendasar antara program-program CAD dan
program BIM
CAD 1.Semua objek yang digambar hanya memuat informasi vektor (2D atau 3D) 2. Kita menggambar objek yang kita asumsikan adalah objek sebenarnya. 3. Umumnya penggambaran dilakukan di 2dimensi 4. Tidak ada keterkaitan antara objek-objek yang digambar 5. Analisis terhadap objek gambar sangat sulit dilakukan 6. Umumnya berguna pada proses produksi gambar BIM 1.Semua objek yang digambar memiliki informasi mulai dari material, dimensi, ketebalan (3D) 2. Kita menggambar komponen bangunan yang memiliki karakteristik tertentu. 3. Penggambaran langsung pada 3 dimensi 4. Karena sifatnya yang bi-directional relationship maka setiap objek gambar memiliki keterkaitan dengan objek lainnya. 5.Kita dapat melakukan beberapa analisis dari objek yang sudah selesai digambar misalnya analisa biaya material, akustik, termal dan lain sebagainya. 6. Dapat digunakan mulai dari proses massing dan konsep, produksi, sampai pembuatan BQ (Bill of Quantity)
56
ELEMEN PARAMETRIK
  • Dalam Revit, elemen bangunan dikenal sebagai
    objek sesungguhnya seperti dinding, pintu,
    jendela(tidak dikenal asumsi bahwa garis atau
    line misalnya sebuah dinding.
  • Dua kategori Element

Kategori Deskripsi
Model Objek-objek yang anda gunakan untuk menciptakan bangunan wall,door,roof,floor
Annotation Objek non fisik 2D yang membantu anda dalam memproduksi gambar atau memberikan informasi tambahan pada objek anda seperti dimension, tags, level, grid
57
Lima kelas element
Kelas Deskripsi
Host Element yang membentuk bentuk dasar bangunan walls, floors,roofs,ceilings (bukan model structure)
Component Element yang mengisi/terletak di dalam host dan memberi detail pada desain bangunan windows,doors,furnitures
Annotation Objek non fisik 2D yang hanya muncul (visible) pada view tertentu dimension, tags
View Element representasi dinamis dari model plans, section, elevation, callout
Datum Element yang menentukan konteks seluruh objek dalam desain level, reference plane, grid
58
PERTEMUAN 9AUTOCAD 2GETTING STARTED
INTRODUCTION
59
Autodesk Revit Building 8.0 Adalah software
BIM (Building Information Modelling)  Digunakan
mulai dari proses gambar pra rancangan sampai
gambar konstruksi dan dokumen Bill of Quantity
File keluarannya adalah RVT, RTE (template),
dan RFA(family) Dapat mengimport file
SketchUp, AutoCAD Dapat mengeksport file
AutoCAD, 3DSMAX
60
Revised Instantly 3D parametric and smart object parametrik setiap objek memiliki properti informasi yang dapat kita ubah. objek pintar setiap objek berhubungan dengan objek/proses lain (bi-directional relationship) Objek pintar setiap objek memiliki informasi menyeluruh material, biaya, dimensi dan lain-lain Modelling and dokumentation setiap objek yang berada pada tahap modelling dapat terhubung dengan proses dokumentasi print-out dokumen, skala, digital-copy secara relasional. Compatibility link dengan objek CAD lain .dwg (xref di AutoCAD) export/import file AutoCAD/Architectural Desktop Project-based Single File berbeda dengan AutoCAD, Revit memiliki hanya 1 file untuk semua informasi mulai dari 2D, 3D, rendering, biaya
61
Multi-User Environment dengan central file, beberapa orang dapat mengerjakan sebuah project bersama-sama. Templates   kita bisa mulai menggambar dengan beberapa objek project, family (block), titleblock(format kertas), annotation symbol Associated Views   seperti halnya hubungan antar objek, di Revit, views menjadi amat floating. Perubahan di satu view akan terlihat langsung di view yang lain Smart Tags   informasi keterangan dan lokasi gambar (tags) akan ikut berubah jika kita mengubah lokasi, dan keterangan gambar Schedule and Quantity schedule dan quantity dapat diketahui dari setiap objek yang tergambar
62
Datum base datum element reference plane,level,column rid terikat/terhubung dengan host Host wall,floor,stair,ramp, ceiling,roof terikat/ terhubung dengan datum/ base datum element merupakan host dari component Component Door,window, Furniture,railling, equipment terikat/terhubung dengan host. Anda tidak dapat menggambar component tanpa adanya host
63
PERTEMUAN 10AUTOCAD 3INTERFACE DAN CONTROL
64
File yang diperlukan urban house.rvt Topik
yang akan dijelaskan 1. Interface utama
Autodesk Revit Building 2. Dynamic view control
3. Section box menganalisa potongan bangunan
4. Camera view membuat perspektif mata
manusia, mata burung, interior 5. Section
elevation tags membuat gambar tampak dan
potongan
65
1.1 Interface
66
  • Menu bar dan Toolbar adalah menu-menu static yang
    berisi semua informasi dan perintah Revit
  • Design bar adalah semua perintah menggambar
    objek, yang berkaitan dengan
  • Type selector dan Option bar. Dimana
    perintah-perintah ini berubah sesuai dengan objek
    gambar yang kita pilih pada Design bar
  • Project browser adalah fasilitas untuk browsing
    view yang kita inginkan.
  • View control bar berisi perintah untuk mengubah
    skala, shaded rendering dan lain-lain

67
  • 1.2 View Coordination and Control
  • Ketika kita membuka sebuah objek di Revit, ia
    akan membuka semua view yang sudah ada dan
    kesemuanya berada dalam satu file (.RVT). View
    dapat dibuka dengan jalan double klik pada nama
    view yang ada di Project Browser.
  • Tips
  •    Perhatikan selalu Status bar ia akan
    menunjukkan perintah apa yang sedang anda gunakan
  •     Untuk membatalkan perintah atau membatalkan
    seleksi, tekan tombol ESC

68
PERTEMUAN 11AUTOCAD 4EXPLORING THE BUILDING
69
  • Dynamic View Control
  • Cara termudah untuk mengendalikan view adalah
    dengan mouse
  • PAN tekan dan drag tombol tengah mouse (cursor
    berubah menjadi bentuk telapak tangan)
  • ZOOM tekan CTRLtekan tombol tengah mouse
    (cursor berubah menjadi kaca pembesar)
  • ORBITAL tekan SHIFTtekan tombol tengah mouse
    (cursor berubah menjadi orbit)
  • Atau anda bisa menggunakan ikon untuk
    mengaktifkan dynamic view

70
  • Section Box
  •   Revit menyediakan fasilitas untuk membuat
    dynamic section dari objek yang dibuat yang
    dinamakan Section Box.
  •    Section Box adalah box imaginer yang
    melingkupi objek 3D. Dengan ini kita bisa
    melakukan clipping terhadap objek 3D kita.
  •    Langkah Set view pada view 3D
  •             Cursor pada view 3D, klik
    kanan dan pilih view properties.
  •             Cara lain adalah ketik VP untuk
    memunculkan view properties.
  • Aktifkan Section Box dan exit

Gambar Section Box
71
  • Camera Views
  •            Anda dapat menempatkan kamera untuk
    memperlihatkan view sebagian dari objek 3D anda.
    Setiap kamera yang diciptakan akan otomatis
    diikuti dengan penciptaan view baru pada Project
    Browser.
  •            Langkah
  •             Aktifkan gambar denah anda
  •             Pilih Camera pada View tab di
    Design bar. Cursor berubah menjadi camera
  •             Titik pertama adalah titik kamera
  •             Titik kedua adalah titik pandangan
  •             Otomatis pandangan berubah menjadi
    pandangan perspektif dan muncul view baru pada
    Project Browser anda
  •            Cara untuk mengedit kamera adalah
    sebagai berikut
  •             Pada view baru yang aktif, klik
    kanan dan pilih show camera
  •             Pindah ke gambar denah, akan
    terlihat gambar kamera beserta field of view.
  •             Untuk mengedit kamera dan arah
    pandangnya secara horizontal anda bisa
    menggeser-geser kamera maupun titik pandang
    kamera
  • Untuk mengedit pada arah vertikal, anda
    bisa klik kamera dan klik kanan, kemudian pilih
    properties. Tentukan tinggi titik kamera ataupun
    titik pandang kamera

72
Menentukan Kamera
73
  • Walkthrough
  •            Terdapat fasilitas untuk menggerakkan
    kamera mengikuti sebuah path(walkthrough) untuk
    menciptakan animasi baik eksterior maupun
    interior. Ini adalah cara cepat untuk
    memperlihatkan hail desain anda disamping Section
    Box.
  •            Langkah
  •             Aktifkan gambar denah
  •             Klik Walkthrough pada View Tab di
    Design bar
  •             Tentukan titik-titik animasi
    walkthorugh anda
  •             Setelah selesai, tekan ESC.
    Perhatikan, pada Project Browser muncul View
    tambahan yakni Walkthrough
  •             Klik pada walkthrough anda, pilih
    Edit Walkthrough, pilih Play untuk memainkan
    animasi walkthrough anda
  • Untuk mengedit titik-titik keyframe ataupun
    posisi kamera, anda harus aktifkan parameter Show
    Camera pada view walkthrough anda. Maka pada
    gambar denah akan muncul path dan camera
    walkthrough.

74
Gambar Menentukan Path dan Hasil Rendering
Walkthrough
75
  • Views and Sheets
  • (buka file townhouse.rvt)
  • Kita akan belajar menambah dan memodifikasi view
    baik tampak(elevation-eksterior dan interior),
    potongan(section), maupun detail(details) serta
    beberapa perintah lain.
  • 1 Elevation
  • Secara default, pada file townhouse.rvt terdapat
    empat buah gambar tampak Kita akan menambahkan
    beberapa tampak sekarang.
  • Langkah
  •             Aktifkan gambar denah lantai 1
  •             Pilih elevation dari View tab pada
    Design bar
  •             Cursor akan berubah menjadi notasi
    tampak. Klik satu kali pada titik pandang tampak
    anda.
  •             Pada Project Browser akan terdapat
    tambahan view tampak yakni pada folder Elevation.

76
Untuk mengedit atau memodifikasi tampak, ada
beberapa hal yang harus diperhatikan
77
(No Transcript)
78
  • 2. Section
  •            Gambar potongan memungkinkan kita
    untuk melihat seluruh bagian bangunan dalam scope
    potongan yang kita buat.
  •            Berbeda dengan menentukan view
    tampak, menentukan view potongan dimulai dengan
    memotong/membuat jalur potong pada gambar denah
    dan kemudian menentukan arah pandang kita.
  •            Langkah
  •             Aktifkan gambar denah lantai 2
  •             Pilih Section dari View tab pada
    Design bar
  •             Cursor akan berubah menjadi notasi
    potongan
  •             Tentukan titik pertama potongan
    kemudian titik kedua dan terakhir adalah arah
    pandang potongan anda
  •             Pada Project Browser akan muncul
    tambahan view potongan.
  •            Perhatikan tanda lingkaran di
    sebelah. Jika anda mengklik satu kali pada daerah
    segitiga (yang mana menunjukkan arah view tampak
    anda), maka anda dapat menentukan scope atau
    seberapa lebar dan seberapa dalam view tampak
    anda
  • Perhatikan tanda lingkaran kali ini. Jika anda
    mengklik satu kali pada daerah segiempat , maka
    anda dapat menambah view pada titik yang sama,
    atau anda dapat memutar sudut pandang tampak anda

79
Untuk memodifikasi gambar potongan ada beberapa
hal yang harus diperhatikan
80
  • Untuk potongan yang tidak segaris
  • Langkah
  •             Pilih garis potongan yang akan
    diedit
  •             Klik ikon split segment pada option
    bar
  •             Tentukan titik pembagian segmen
  •             Arahkan garis potongan sesuai
    dengan yang diinginkan

81
  • 3. Details
  • Ada beberapa cara dalam membuat gambar detil di
    Revit. Pertama adalah dengan memodifikasi gambar
    yang sudah ada (dengan skala berbeda), kedua
    adalah dengan fasilitas drafting dimana kita
    dapat menggambar objek-objek 2D, ketiga adalah
    dengan cara meng-import file AutoCAD (dwg,dxf).
  • Langkah
  •             Aktifkan gambar potongan (Section
    1)
  •             Perhatikan bahwa unit yang
    digunakan adalah sistem Imperial. Kita akan ubah
    ke dalam sistem metric terlebih dahulu
  •             Masuk ke Settings gt Project Units
    atau ketik UN
  •             Ganti semua parameter dalam satuan
    metric
  •             Kembali ke gambar potongan, pilih
    Callout dari View tab pada Design bar
  • Sebelum membuat daerah potongan, perhatikan
    Option bar

82
  • Perhatikan tanda-tanda grip di sebelah (di dalam
    lingkaran). Grip ini berfungsi untuk menentukan
    seberapa lebar view potongan anda.
  •  
  • Perhatikan tanda yang diberi kotak. Klik sekali
    untuk mengubah arah pandang potongan anda
  • Pilih Detail View Detail View 1, ini membuat
    gambar detail anda akan masuk dalam kategori
    gambar detail.
  • Tentukan skala
  • Tentukan daerah detail yang anda inginkan
  • View detail akan otomatis ditambahkan pada
    Project Browser.
  • Aktifkan view detail, dan dengan fasilitas
    Drafting pada Design bar, anda bisa melakukan
    modifikasi pada gambar detail anda. Gambar detail
    tersebut adalah gambar 2D yang tidak terkait
    (kecuali informasi notasi) dengan gambar 3D
    lainnya.Anda juga dapat mengimport file lain
    untuk melengkapi gambar detail anda

83
Gambar Callout atau Gambar Detail
84
  • 4. Enlarged Views (Memperbesar area tertentu pada
    gambar)
  •            Kadangkala, kita perlu membuat gambar
    yang merupakan perbesaran area tertentu daru
    gambar yang sebelumnya kita buat.
  •            Misalnya gambar contoh denah satu
    unit pada sebuah apartemen. Gambar denah ini
    skalanya lebih besar dari gambar denah
    keseluruhan, namun tidak sebesar skala gambar
    detail. Revit menyediakan fasilitas yang tidak
    hanya memungkinkan kita memodifikasi gambar baru
    (seperti detail), namun juga tetap dapat
    di-update dan terhubungkan dengan gambar-gambar
    lainnya.
  •            Langkah
  •             Aktifkan gambar denah lantai 1
  •             Zoom sampai pada daerah kamar mandi
    (toilet), kita ingin membuat perbesaran daerah
    toilet.
  •             Pilih Callout dari Viewtab pada
    Designbar
  •             Pilih Floor Plan pada option bar
    dan tentukan skala 120. Ini akan membuat gambar
    perbesaran anda berada pada daerah gambar-gambar
    denah.
  • Gambarkan daerah perbesaran, dan
    perhatikan bahwa gambar baru anda terletak pada
    daerah Floor Plans.

85
  • 6. Documentation
  • 6.1 Sheets (Format Dokumen dan Kop Gambar)
  •            Semua gambar-gambar yang ada, umumnya
    akan dicetak untuk didokumentasikan. Format
    kertas dan dokumen bagaimana gambar-gambar
    tersebut disusun, dipresentasikan, dinamakan
    Sheets.
  •            Ada beberap hal yang harus
    diperhatikan dalam konsep Sheets
  •             1. Sheets adalah sebuah View dimana
    anda akan menambahkan beberapa view dari model
    anda (model view).
  •             2. Sebuah model view hanya bisa
    ditampilkan pada satu view (sheet) saja, tapi
    sebuah model view bisa diduplikasi pada sheet
    yang sama
  •            Langkah
  •   Pilih Sheet dari View tab pada Design bar
  •   Pilih A1_Metric dari pilihan titleblock yang
    ada. Apabila belum tersedia, pilih load
  •   Akan muncul format dan kop gambar berukuran A1
    Internasional pada Project Browser
  •   Anda dapat memasukkan gambar-gambar yang anda
    inginkan ke dalam format dokumen anda dengan cara
    men-drag nama gambar tersebut dari Project
    Browser ke dalam Sheet anda
  • Untuk mengubah skala, ubah skala pada gambar asli
    anda, bukan gambar yang ada dalam Sheet

86
  • 6.2. Dimension
  • Buka file Office_building.rvt
  • Revit memilik fasilitas untuk membuat dimensi
    otomatis tanpa harus mengulang langkah yang sama
    dalam pemberian dimensi ke sebuah objek.
  • Langkah
  •             Aktifkan lantai 1
  •             Pilih Dimension Tool pada Drafting
    di Design bar atau pada Basic di Design bar
  •             Lihat Option bar, tentukan pilihan
    Wall Centerline dan Entire Wall
  •             Klik pada bagian Option dan
    tentukan daerah yang akan diberi dimensi
  • Arahkan cursor pada dinding yang akan diberi
    dimensi dan tentukan lokasi dimensi

Gambar Pemberian Dimensi Otomatis
87
  • 6.3. Tags (Notasi Gambar)
  • Notasi adalah pemberian nama untuk elemen-elemen
    gambar seperti nama ruang, pintu, jendela,
    dinding, lantai dan sebagainya.
  • Langkah
  •             Aktifkan denah lantai 1
  •             Pilih Room tag dari Drafting pada
    Design bar
  • Tentukan ruang-ruang mana yang akan diberi tag

Gambar pemberian tag pada gambar
88
  • 6.4. Color Fills
  • Satu fasilitas lain yang penting terutama untuk
    analisa luasan-luasan pada gambar anda andalah
    fasilitas Color Fills. Dimana dengan fasilitas
    ini anda dapat memberi warna daerah/ruang sesuai
    dengan kategori yang anda inginkan, apakah
    berdasarkan luas, nama ruang, okupansi dan
    sebagainya.
  • Langkah
  •             Aktifkan denah lantai 1
  •             Ketik VP untuk cek preferensi pada
    View Properties anda
  •             Aktifkan daerah Floors apabila
    belum aktif . Ini akan mengakibatkan
    informasi-informasi yang ada pada gambar denah
    lantai, akan diperlihatkan
  •             Pilih Color Fill dari Drafting pada
    Design bar
  •             Cursor akan berubah menjadi notasi
    legenda. Letakkan notasi tersebut pada daerah
    dekat dengan gambar denah.
  •             Otomatis gambar denah akan berubah
    warna sesuai dengan kategori pada legenda.
  • Untuk mengubah informasi yang disampaikan, klik
    pada legenda dan pilih edit color scheme pada
    option bar

89
Gambar Color fills yang menunjukkan luas ruangan
90
PERTEMUAN 12AUTOCAD 5MENGGAMBAR DINDING,
LANTAI DAN ATAP
91
  • Pendahuluan
  •         Menggambar denah umumnya merupakan
    proses penggambaran pertama yang dilakukan
    arsitek (setelah proses siteplan)
  •         Pada gambar prarancangan, gambar denah
    memberikan informasi ruangan dan batas-batasnya,
    bukaan-bukaan (pintu, jendela), ukuran dan
    dimensi-dimensi pembatas ruangan, komponen
    pengisi ruangan (tata letak furniture), grid
    titik titik kolom , notasi-notasi.
  •        Gambar denah berhubungan dengan
    gambar-gambar lain potongan, tampak dan detail.
    Informasi ketinggian dan jenis dinding, tinggi
    dan tipe pintu serta jendela akan muncul pada
    gambar potongan dan tampak.

92
  • Yang harus dipahami dalam proses menggambar denah
    di Revit 8.1
  • Objek dinding(walls) mempunyai guideline atau
    constraint pada datum-datum gridline(pada
    gambar denah), level(pada gambar tampak).
    Prosedurnya, anda bisa menentukan dahulu
    gridline-nya, baru menggambar dinding atau
    sebaliknya. Demikian juga dalam menentukan tinggi
    dinding. Secara default, Revit sudah menentukan
    tinggi dinding (ingat dalam Revit, semua objek
    adalah 3 dimensi). Anda bisa membuat tinggi
    dinding ini ter-constraint dengan level atau
    berdiri sendiri.
  • Objek pintu dan jendela mempunyai tempat
    menempel atau host yakni dinding. Anda tidak
    dapat meletakkan pintu dan jendela tanpa adanya
    dinding. Ini berarti prosedur penggambaran adalah
    menggambar dinding baru kemudian pintu dan
    jendela.
  • Perhatikan properti tebal dinding, material
    dinding, tinggi dinding, titik referensi

93
Workshop Menggambar dinding
94
  • Definisi
  • Walls adalah elemen bangunan yang merupakan
    representasi dari dinding. Karena itu, objek
    walls terdiri atas beberapa layer material, dan
    ini yang menentukan karakteristik visual dan
    perilakunya.
  • Layer
  • Secara default Revit menyediakan beberapa jenis
    wall dengan material pembentuk yang berbeda-beda
    tergantung dari fungsi dan kegunaannya. Untuk
    mengakses ini anda dapat melihat pada properti
    setiap jenis wall yang dipilih. Anda juga dapat
    menentukan sendiri material pembentuk wall dan
    disimpan untuk keperluan proyek anda yang sesuai
    dengan kondisi atau standar lokal yang berlaku.
  • Location line
  • Adalah titik acuan perletakan objek wall yang
    tidak berubah walaupun materi pembentuk dinding
    tersebut berubah. Kita sering mengenal hal ini
    sebagai as objek.

95
  • Prosedur
  • Ada dua cara menggambar dinding
  • Design Bar Wall kita menggambar langsung
    objek dinding
  •         kelebihan proses cepat karena
    langsug menggambar dinding
  •       kekurangan tidak dapat menggambar
    dinding miring (tidak vertikal)
  • Lines menentukan objek wall dari garis/arc yang
    dibuat sebelumnya
  • Faces menentukan sebuah objek wall dari faces
    objek yang ada sebelumnya (melalui proses
    massing)
  •    kelebihan bentuk dan orientasi dinding
    lebih fleksibel karena berasal dari proses
    massing
  •          kekurangan harus melalui proses
    massing terlebih dahulu

96
PERTEMUAN 13AUTOCAD 6MENGGAMBAR WALL LANGSUNG
DARI WALL TOOL
97
  • Membuat gambar dinding ukuran 6 x 8 m, tebal
    dinding 140mm dan tinggi 3m
  • Langkah-langkah
  •             Pilih wall tool dari designbar
  • Pilih Basic Wall Generic 140mm
    Masonry pada option bar

98
  • Tentukan ketinggian 3000mm pada option bar
  • Tentukan Lock line pada Wall Centerline
  • Mulai menggambar . Perhatikan ketika anda menarik
    garis, Revit akan otomatis menggunakan fasilitas
    snap untuk jarak, sudut dan fasilitas track point
    untuk menentukan titik dari objek lain yang tidak
    berhubungan.
  • Hasilnya

99
  • Modifikasi Wall
  • Beberapa fasilitas yang ada dalam memodifikasi
    atau mengedit objek walls adalah
  •             Mengubah panjang dinding .
  • Mengubah panjang dilakukan dengan menseleksi
    dinding kemudian menggunakan ikon drag (titik
    biru pada ujung-ujung objek), tarik dinding
    sesuai dengan panjang yang diinginkan.

Gambar Mengubah panjang dinding
100
  • Mengubah tinggi walls dan menguncinya dengan
    tinggi level.
  • Level adalah informasi ketinggian lantai yang
    muncul pada gambar tampak (elevation).Umumnya,
    tinggi dinding mengikuti ketinggian level. Anda
    dapat mengunci tinggi dinding yang anda buat
    dengan level yang anda tentukan sehingga bila
    terjadi perubahan pada ketinggian level, dinding
    anda ikut berubah.
  • Langkah
  • -masuk ke gambar tampak (elevation)
  • -pilih objek dinding
  • -melalui grips(segitiga biru), tarik dinding
    sampai batas level
  • -melalui tombol alignment constraint (ikon
    gembok), kunci tinggi dinding anda sesuai level

Gambar mengunci tinggi dinding setinggi level
101
  • MENGUBAH PROPERTI WALL.
  • Ini dilakukan ketika anda ingin mengubah
    ketebalan dinding, material penyusun, tampulan
    luar maupun dalam.
  • Langkah
  • klik kanan pada dinding yang akan anda edit
    propertinya
  • pilih properties
  • Ubah material, ketebalan, karakteristik dinding
    di sini.
  • Membuat dinding baru dengan material baru,
    ketebalan barudi sini
  • Daerah ini adalah instance parameter
    parameter-parameter yang hanya berakibat pada
    objek yang terseleksi saja. Misalnya titik as,
    ketinggian, titik dasar

102
Gambar Mengubah Properti Wall
103
  • MENGUBAH PROFIL WALL
  • Langkah
  • aktifkan gambar tampak
  • pilih objek yang akan diedit profilnya, pilih
    edit profile pada option bar
  • akan muncul garis jingga yang merupakan garis
    profil aksisting dinding anda.
  • anda dapat memodifikasi dengan cara menambah
    garis atau arc. Syaratnya kurva yang anda buat
    harus merupakan kurva tertutup.

Gambar Memodifikasi profil dinding
104
  • MEMOTONG DINDING
  • Ada beberapa metode dalam memotong dinding
    split dan trim
  • Split adalah memotong dinding menjadi beberapa
    segmen
  • Trim adalah memotong dinding dengan bantuan
    objek lain
  • Langkah trim
  • tentukan bidang wall yang akan dihilangkan
  • tekan ikon trim, pilih dinding batas pertama
    kemudian pilih dinding batas kedua
  • Summary
  • Usahakan untuk mengunci tinggi dinding dengan
    level. Ini akan memudahkan anda nantinya apabila
    ada perubahan ketinggian lantai bangunan
  • Anda dapat langsung mengetik panjang dinding
    ketika anda membuat dinding
  • Anda dapat membagi ruas dinding dengan perintah
    split

105
Gambar objek sebelum dan sesudah di-trim
106
(No Transcript)
107
  • PERTEMUAN 14
  • AUTOCAD 7
  • MEMBUAT GAMBAR RUMAH SEDERHANA

108
  • Langkah-langkah
  • 1. Menentukan grid gambar denah dan level
  • a. Perhatikan Project Browser anda, pada
    gambar floorplan pastikan terdapat gambar-gambar
    berikut Denah Pondasi, Denah Lantai Dasar,
    Denah Lantai 1. Apabila belum terdapat gambar
    yang dimaksud, buatlah dengan cara
  • -Aktifkan gambar elevation gt South elevation
    (atau tampak dari manapun)
  • -Perhatikan default level yang sudah ada. Ubah
    dan tambahkan level sehingga menjadi seperti
    gambar berikut

109
  • -Anda dapat mengubah nama level menjadi sesuai
    keinginan dengan meng-klik pada teks level
    tersebut.
  • -Ketinggian level dapat diubah dengan menarik
    garis level
  • -Untuk membuat level, klik level tool dan
    perhatikan petunjuk pada layar
  • -Sesuai dengan gambar di atas, Lantai Dasar akan
    berada di level 0.00, Lantai 1 berada di level
    320 cm di atas lantai dasar dan Lantai Pondasi
    berada di level 100 cm di bawah Lantai Dasar. Ini
    akan menjadi ketentuan ketinggian lantai, dan
    nama level akan menjadi nama gambar denah anda.
  • b. Cek PROJECT UNIT dengan mengetik UN dan
    pastikan unit panjang adalah centimeter
  • c. Kembali aktifkan lantai dasar dan melalui
    LINES tool, gambarlah grid-grid sesuai dengan
    gambar berikut

110
(No Transcript)
111
  • -Menggambar garis atau lines menggunakan lines
    tool amat mudah, anda tinggal menentukan titik
    awal, tarik kursor ke arah yang anda inginkan dan
    perhatikan temporary dimension yang muncul untuk
    melihat besaran panjang garis yang anda buat.
  • -Cara lain menentukan panjang garis adalah dengan
    mengetikkan angka besaran garis pada saat anda
    seselai menentukan titik awal.
  • -Anda juga dapat menggunakan fasilitas copy untuk
    duplikasi objek yang telah anda buat.
  • -Anda dapat mengubah nama level menjadi sesuai
    keinginan dengan meng-klik pada teks level
    tersebut.
  • -Ketinggian level dapat diubah dengan menarik
    garis level
  • -Untuk membuat level, klik level tool dan
    perhatikan petunjuk pada layar
  • ini adalah guidelines objek-objek anda nantinya
    yang juga merupakan reference lines untuk
    dimensioning.

112
  • 2. Mendefinisikan wall
  • Seperti telah diulas di depan, wall yakni objek
    dinding dapat kita definisikan sebelum kita
    menggambarnya. Namun inipun dapat kita edit
    dikemudian hari. Yang harus diingat adalah
    mungkin saja ada wall yang tingginya tidak sama,
    seperti dinding pagar, dinding dapur dan lainnya
    yang harus diwaspadai.
  • Mendefinisikan wall untuk dinding ½ bata
  • -klik wall tool dan klik property dari design
    bar.
  • -buat wall baru dan tentukan tebalnya 150 cm
    dengan bahan brick
  • -save wall baru tersebut
  • -pada property, tentukan top constraint pada
    Lantai 1

113
  • 3. Menggambar wall
  • a.setelah property diset, perhatikan option bar
    berikut sebelum anda menarik garis wall
  • -height yakni tinggi tangga menunjukkan top
    constraint yang sudah anda tentukan
  • -loc line yakni menunjukkan basepoint wall anda.
    Buatlah wall centerline agar berhimpitan dengan
    garis reference line
  • -chain yakni wall yang anda buat akan otomatis
    disambung apabila ia berpotongan
  • b. buatlah gambar wall

114
  • c. Dengan cara yang telah dijelaskan di muka,
    buatlah dinding pagar dengan tinggi 2 meter
    dengan material penutup batu alam pada bagian
    depan dan belakang bangunan. Tebal total dinding
    baru ini adalah 19 cm.
  • -duplicate dinding yang sudah ada pada property
    wall
  • -tentukan ketebalan core dining 15 cm
  • -tambahkan finishing stone pada exterior
    interior side setebal masing-masing 2 cm

115
  • -Daerah yang dilingkari adalah objek wall yang
    baru yang memiliki ketebalan dan ketinggian yang
    berbeda
  • -Gambar anda akan terlihat daerah yang
    dilingkari adalah objek wall yang baru yang
    memiliki ketebalan dan ketinggian yang berbeda

116
  • Daftar Puataka
  • -Berahim, H. 1991. Pengantar Dasar Gambar Teknik.
    Andi Offset. Yogyakarta.
  • -Dygdon, G.M.S.H. Technical Drawing, 7th
    edition. Gramedia. Jakarta.
  • -Hamma. 2007. Gambar Teknik.
  • http//www.elektroindonesia.com/elektro/ener36b.ht
    ml .
  • -Madsen. 1998. Engineering Drawing and Design.
    Puastaka Grafindo. Jakarta.
  • -Sato, G.Takeshi and Sugiarto, H.N. 2000.
    Menggambar Mesin menurut Standar ISO. PT.
    Pradnya Paramita. Jakarta.
  • -Winarno, F. G. and Jenie, B. S. L. 1982.
    Autocad. ---Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.
  • -Zuhal. 2000. Dasar Gambar Teknik. PT Gramedia.
    Jakarta.

117
TERIMA KASIH
Write a Comment
User Comments (0)
About PowerShow.com