Hand Uot - PowerPoint PPT Presentation

Loading...

PPT – Hand Uot PowerPoint presentation | free to download - id: 48ac82-YmY5N



Loading


The Adobe Flash plugin is needed to view this content

Get the plugin now

View by Category
About This Presentation
Title:

Hand Uot

Description:

hand uot ilmu sosial budaya dasar oleh sukardi, sst, m.pd departemen kesehatan republik indonesia poltekkes depkes surabaya jurusan kebidanan program studi kebidanan ... – PowerPoint PPT presentation

Number of Views:266
Avg rating:3.0/5.0
Slides: 66
Provided by: A83371
Learn more at: http://static.schoolrack.com
Category:
Tags: hand | seks | uot

less

Write a Comment
User Comments (0)
Transcript and Presenter's Notes

Title: Hand Uot


1
  • Hand Uot
  • ILMU SOSIAL BUDAYA DASAR
  • OLEH
  • SUKARDI, SST, M.Pd
  • DEPARTEMEN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA
  • POLTEKKES DEPKES SURABAYA
  • JURUSAN KEBIDANAN
  • PROGRAM STUDI KEBIDANAN MAGETAN

2
  • Latar Belakang
  • 1. Rapat seluruh rektor rektor universitas/
    instittut negeri seluruh Indonesia tanggal 11
    s/d 13 Oktober 1971 di Semarang dengan kesimpulan
    pentingnya pemberian mata kuliah Basic Social
    science ( Ilmu Sosial Budaya dasar) dan Basic
    Humanites ( Ilmu Budaya dasar ) dalam rangka
    pembentukan sarjana

3
2. Surat keputusan Direktur Pendidikan Tinggi N0
1338/DPT /A/71 bahwa ISD dan IBD harus
diberikan ke semua fakultas dalam lingkungan
Universitas / institut negeri seluruh
Indonesia
  • Latar belakang tersebut berkaitan dengan
    permasalahan
  • Kenyataan bahwa bangsa Indonesia terdiri dari
    berbagai suku bangsa dan keanekaragaman budaya
  • Proses pembangunan yang terus menerus akan menin
    bulkan dampak yang positif dan negatif berupa
    pergeseran nilai budaya yang memungkinkan
    timbulnya konflik dalam kehidupan
  • Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi
    meninmbulkan perubahan kondisi kehidupan manusia,
    kemajuan merupakan akibat sifat ambivalen
    positif/neg

4
3. Dari segi politis Indonesia adalah sesuatu
yang utuh akan tetapi dalam keanekaragaman
budaya suku, tempat tinggal yang menyebar
diseluruh Indonesia yang sering terdapat
perbedaan satu sama lain sehingga
menimbulkan konflik
  • B. Lingkup Ilmu Sosial Budaya Dasar
  • Ilmu budaya dasar identik dengan Basic Humanities
    Humanities berasal dari kata latin Human yang
    berarti manusiawi, yang berbudaya dan berbudi
    halus
  • ( refined) diharap seseorang mempelajari
    Basic Humanities tidaklah sama dengan the
    humanities ( pengetahuan budaya ) yang menyangkut
    keahlian filsafat dan seni seni pahat, seni
    tari dll

5
Melainkan teori budaya yang dikembangkan untuk
mengkaji masalah-masalah kebudayaan ( norma ,
adat, saling menghormati, saling menghargai,
intuisi, sikap ) dll
  • 2. Ilmu Sosuial Dasar adalah
  • Sebagai organisasi pengetahuan tentang pokok
    masalah sosial , tidak merupakan penggabungan
    beberapa ilmu sosial ( siswanto 1988 )
  • Fakta sosial merupakan abstraksi kejadian sosial
    yang konkrit yang dinyatakan dengan pernyataan
    diskriptif ( Koentjoronigrat ) 1971

6
Adapun yang menjadi sasaran perhatian adalah
1. Berbagai kenyataan secara bersama-sama
merupakan masalah sosial
  • 2. Adanya keanekaragaman golongan- golongan dan
    kesatuan sosial lain didalam masyarakat yang
    masing-masing mempunyai kepentingan dan kebutuhan
    serta pola pikir dan tingkah laku sendiri-sendiri
    yang berbeda sehingga menyebabkan pertentangan (
    M. Moenandar Soelaiman 1987 )

7
C. Pokok Bahasan
  • Menurut Sudjatmiko ( 1984 35 ) Pokok bahasan
    materi dapat dirumuskan menurut kepentingan
    pengamatannya dan masalah yang dialaminya mulai
    lahir sampai mati. Rumusan tersebut dirinci oleh
    Tim Ilmu Budaya Dasar menjadi 8 topik bahasan (
    19880 ) a.l
  • Manusia dan cinta kasih,

  • cinta antara pria dan wanita ( seks )
  • Kekeluargaan
  • Persaudaraan
  • 2. Manusia dan keindahan
  • Kontemplasi
  • Eksistensi

8
3. Manusia dan penderitaan. Nasib buruk.
Penyesalan. kehilangan yang dicintai
  • 4. Manusia dan keadilan
  • . Rasa keadilan
  • . Perlakuan yang tidak adil
  • 5. Manusia dan pandangan hidup
  • . Cita-cita
  • . Kebajikan
  • 6. Manusia dan tanggung jawab serta pengabdian
  • . Kesadaran . pengorbanan
  • . kewajiban

9
7. Manusia dan kegelisahan . Keterasingan
. Kesepian . Ketidak pastian
  • 8. Manusia dan harapan
  • . Kepercayaan diri
  • . Gairah mengatasi kesulitan
  • Selain topik-topik tersebut dapat pula
    dikelompokan secara berbeda diubah formulasinya
    sesuai dengan pandangan seseorang terhadap
    hidupnya misalnya
  • 1. seks 4. keadilan 7.keyakinan
  • 2. kegelisahan 5. pengabdian 8. maut
  • 3. derita 6. kasih sayang

10
D. Masalah pada sosial Budaya Dasar
  • Masalah budaya adalah segala sistem atau tata
    nilai atau sikap mental, pola pikir, pola tingkah
    laku dalam berbagai aspek kehidupan yang tidak
    memuaskan bagi masyarakat secara keseluruhan,
    atau dapat dikatakan bahwa masalah budaya adalah
    tata nilai yang daat menimbulkan krisis-krisis
    kemasayrakatan yang akan menyebabkan
    dehumanisasi atau terjadi pengurungan
    terhadap seseorang.
  • Masalah tersebut mencakup
  • 1. Berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya
    merupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan budaya

11
2. Hakekat manusia Universal akan tetapi
perwujudannya beraneka ragam, ada persamaan tapi
ada pula perbedaan, ada kelemahan akan tetapi ada
keunggulan yang diungkapkan secara tidak seragam.
Sebagaimana yang terlihat ekspresinya dalam
berbagai bentuk corak ungkapan pikiran dan
perasaan tiingkah laku al
  • Masyarakat masih cenderung minta pertolongan ke
    dukun bayi karena dukun dianggap masih
    kharismatik, lebih diterima sebagai anggota
    keluarga, imbalan jasa diltakan padsa nilai
    gotong royong/ kekeluargaan dan biasanya lebih
    murah
  • Faktor yang lain lokasi Puskesmas yang lebih jauh
    dari temapat tinggal masyarakat

12
Berpijak dari Temuan Itu maka BIDAN salah satu
tim anggota kesehatan khususnya kesehatan Ibu dan
anak mempunyai peran yang sangat penting dalam
meningkatkan status kesehatan ibu dan anak dalam
wilayah kerjanya oleh karena itu FUNGSI BIDAN
ADALAH
  1. Memberikan pelayanan persalianan , KB, pelayanan
    medis kontrasepsi
  2. Menggerakan dan membina masyarakat, termasuk
    peran serta masyarakat memberikan penyuluhan
    kesehatan yang sesuai dengan masalah kesehatan
    setempat
  3. Membina dan memberikan bimbingan teknis kepada
    kader kesehatan , serta dukun bayi

13
d. Membina kelompok dasawisma di bidang kesehatan
e. Membina kerjasama lintas program dan lintas
sektor
  • f. Melakuikan rujukan medis maupun rujukan
    kesehatan ke fasilitas kesehatan lainnya
  • g. Mendeteksi dini adanya efek samping dan
    komplikasi baik kontrsepsi ataupun penyakit
    sesuai dengan kemampuan dan kewenangannya.
  • Sedangkan PERMENKES No 363/ Menkes/ 1980 mengatur
    tentang aspek sosial budaya dasar tugas dan
    kewenangan bidan yaitu mengenal wilayah,
    struktur pemerintahan komposisi penduduk serta
    sistem pemerintahan desa dengan cara

14
Menghubungi pamong desa untuk mendapatkan peta
desa , serta pembagian wilayah 2. mengenal
struktur kemasayarakatan seperti LKMD, PKK,
karang taruna, tokoh masyarakat 3. Mempelajari
geografi penduduk4. Mencatat jumlah KK, Pus,
jenis kelamin
  • Untuk itu bidan harus mengadakan hubungan yang
    efektif dengan masyarakat utamanya key person
    yang pertama kali harus dipelajari adalah bahasa
  • Langkah selanjutnya adalah mempromosikan diri
    dengan menampilkan kepribadian yang sesuai dan
    dianut oleh masyarakat dengan tujuan akhir adalah
    produk kebidanan diminati masyarakat

15
E. Kebudayaan Pengertian
  • Kebudayaan atau yang disebut peradapan adalah
    pemahaman yang meliputi pengetahuan,
    kepercayaan , seni, moral, hukum, adat istiadat
    yang diperoleh dari anggota masyarakat ( Taylor
    1997 )
  • Pendapat umum sesuatu yang baik dan berharga
    dalam kehidupan masyarakat. ( Bakker 1984 )
  • Pola tingkah laku mantap pikiran, perasaan, dan
    reaksi yang diperoleh dan terutama diwujudkan
    oleh simbul-simbul pada pencapaian tersendiri
    dari kelompok manusia yang bersifat universal (
    Kroeber klukhon 1950 )

16
Tujuan
  1. Mengusahakan penajaman kepekaan mahasiswa
    terhadap lingkup budaya, sehingga mereka lebih
    mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan yang
    baru terutama untuk kepentingan profesinya.
  2. Memberi kesempatan mahasiswa untuk dapat
    memperluas pandangan tentang masalah kemanusiaan
    serta mengembangkan daya kritis terhadap
    persoaslan.
  3. Mengusahakan agar para mahasiswa sebagai calon
    pemimpin bangsa dan ahli disiplin ilmu
    masing-,asing tidak jatuh dalam sifat kedaerahan
  4. Menjembatani para akademisi agar mereka lebih
    mampu berdialog satu sama lain secara lancar

17
Konsep Kebudayaan
  • Kebudayaan berasal dari bahasa sansekerta
    budayah / bodhi yang berarti budi akal
    atau segala sesuatu yang berkaitan dengan akal.
    Budaya dapat dipisahkan sebagai kata majemuk Budi
    Daya yang berupa cipta , rasa, karsa,
    karya ( kuncoroningrat 1980 )
  • 3. Dimensi wujud kebudayaan
  • a. Dimensi gagasan , konsep, pikiran manusia.
    Wujud
  • ini disebut sistem budaya sifatnya
    abstrak, tidak
  • dapat dilihat berpusat pada kepala.
  • b. Dimensi aktifitas disebut sistem
    sosial berupa
  • aktifitas manusia yang saling
    berinteraksi, sifat konkrit
  • dapat diamati atau diobsevasi

18
c. Wujud sebagai benda ( sistem konkrit ) hasil
daya cipta manusia yang berwujud benda
  • F. Kerangka Kebudayaan
  • Berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya
    merupakan ungkapan masalah kemanusiaan budaya
    yang dapat didekati dengan menggunakan
    pengetahuan budaya ( the humanistik ) dari
    berbagai disiplin ilmu
  • Hakekat manusia sebagai kesatuan atau universal
    akan membentuk beraneka ragam kebudayaan yang
    masing-masing sesuai dengan masa dan zamannya
  • Kedua masalah pokok tersebut memerlukan
    penjabaran lebih lanjut dengan beberapa unsur al

19
1). Kebudayaan dan Unsur-unsurnya
  • a. Peraturan dan perlengkapan hidup manusia (
    pakaian, perumahan, transportasi) dsb
  • b. Mata pencaharian hidup dan sistem sistem
    ekonomi (pertanian, peternakan, sistem produksi,
    distribusi) dll
  • c. Sistem kemasyarakatan ( system kekerabatan,
    orpol, sistem hukum, sistem perkawinan ) dll
  • d. Bahas ( lesan maupun tertulis)
  • e. Kesenian ( seni rupa, seni suara, seni gerak,
    seni pahat ) dll
  • f. Sistem pengetahuan ( pengathuan alam, fisika
    dll )
  • g. Religi ( sistem kepercayaan )

20
2). Wujud Kebudayaan
  1. Wujud kebudayaan mempunyai sifat yang abstrak
    artinya tidak dapat dilihat tidak dapat diraba,
    hanya bisa diyakini keberadaannya. Bertempat di
    alam pikiran/ di kepala. Misal
    adat istiadat setempat bersih desa
  2. Wujud kebudayaan yang bersifat sosial ( sosial
    system) adalah merupakan tindakan yang terpola
    dari manusia itu sendiri. Sistem ini merupakan
    kegiatan setiap hari manusia itu sendiri (
    kegiatan pasar, kegiatan perkantoran) dll
  3. Wujud kegiatan fisik adalah merupakan seluruh
    hasil fisik dari perbuatan manusia dalam
    masyarakat, bersifat konkrit , mis bangunan ,
    komputer, OHP dll

21
3). Sistem Sosial dan Sistem Budaya a. Sistem
sosial dan sistem budaya merupakan sistem-
sistem yang secara analissis dapat dibedakan
Sisterm sosial sistem ini lebih banyak
mengkaji pada kajian sosiologi yang mengarah
kepada konsep relasional (hubungan
manusia ) sebagai pengganti pengganti konsep
perilaku sosial.
  • Sistem sosial menjadi suatu model analisis bagi
    terhadap organisasi sosial ( Talkot . Peron
    )sebagai sistem sosial mempunyai bagian yang
    saling menguntungkan, saling ketergantungan
    termasuk hubungan berdua kelompok kecil .

22
4 Hal yang harus berada dalam sistem sosial _at_.
Ada 2 orang atau lebih_at_ Terjadi interaksi
diantara mereka _at_ Mempunyai tujuan yang sama_at_.
Memiliki struktur simbul harapan yang
sama(Person)
  • b. Sistem budaya ( cultural system )
  • Merupakan ide ide dan gagasan manusia hidup
    bersama dalam suatu masyarakat. Sistem budaya
    bagian dari kebudayaan dalam pola adat istiadat,
    sistem norma, pranata yang ada di masyarakat.
    Proses budaya ini dilakukan melalui pembudayaan (
    institutionalization) pelembagaan yang dimulai
    dengan meniru kemudian diinternalisasikan.

23
Berbagai Kebudayaan Di Indonesia
  • Pola Pikir Budaya Barat
  • Pikiran cenderung menekankan dunia obyektif
    dari
  • pada rasa sehingga membuahkan ilmu dan
    teknologi
  • Filsafat dipusatkan pada ujud dunia rasio
  • Cara berpikir dalam hidup lebih terpikat oleh
    kemajuan
  • material, serta teknis ilmiah analisis
  • Dasar kehidupan adalah martabat manusia
  • kebebasan teknologi

24
Ket Manusia adalah ukuran
segala-galanya manusia
mempunyai kemampuan menyempurnakan diri
yang bertitik tolak rasio , intelek , pengalaman,
kemampuan sebagai ukuran dan bukan
kebijakan hati. Kepuasan diperoleh lewat
usaha keras sehingga persaingan keras
  • Kebebasan dimulai dari sosialisasi anak dengan
    membiarkan membentuk dirinya sendiri dalam
    mengembangkan bakat , bebas dari campur tangan
    orang tua dan mengarah spesialisasi
  • Teknologi merupakan kebutuhan manusia,
    teknologi menghasilkan dinamisme tentang
    manajemen keberanian berusaha, dan penguasaan
    materi

25
Pola Pikir Budaya Timur
  • Pada intinya bersumber dari agama, menyukai
    intuisi dari pada akal budi. Pemikir timur lebih
    menekankan segi dalam jiwa, bersifat khayalan.
    Timur lebih disiplin mengendalikan diri,
    mengedepankan keharmonisan dengan alam sebab alam
    memberikan makan, tempat berteduh, Keberhasilan
    diperoleh dengan cara meditasi, terikat dengan
    mistik. Menegakan norma bersumber dari ajaran
    agama. Nilai kehidupan tertinggi datang dari
    dalam nurani seperti nrimo karena takdir,
    pepesten, pasrah.

26
Rumusan Kebudayaan Nasional Indonesia Menurut
hasil rapat Kebudayaan Nasional Indonesia 1936
oleh Sutan Takdir Alisabana Cs dengan Ki Hajar
Dewantoro Dr Soetomo merumuskan sebagai berikut
  • Kebudayaan bangsa Indonesia adalah kebudayaan
    yang timbul dari sebuah usaha budinya rakyat
    Indonesiasendiri dengan rumusan BHINEKA TUNGGAL
    IKA dan bertumpau pada kebudayaan lama dan asli
    terdapat sebagai puncak kebudayaan di daerah
    daerah diseluruh Indonesia yang ber idiologi
    PANCASILA
  • Puncak kebudayaan daerah bersifat universal

27
Jenis Kebudayaan Di Indonesia
  • Kebudayaan Modern
  • Kebudayaan modern biasanya berasal dari manca
    negara datang di Indonesia merupakan budaya/
    kesenian import. Budaya modern akting,
    penampilan, dan kemampuan meragakan diri
    didasari sifat komersial. Budaya modern lebih
    mengesampingkan norma , gaya menjadi idola
    masyarakat dan merupakan target sasaran Contoh
    film, musik jazz
  • b. Kebudayaan Tradisional
  • Bersumber dan berkembang dari daerah setempat.
    Penampilan mengutamakan norma dengan
    mengedepankan intuisi bahkan bersifat bimbingan

28
Dan petunjuk tentang kehidupan manusia.
Kebudayaan tradisional kurang mengutamakan
komersial dan sering dilandasi sifat
kekeluargaan. Contoh Ketoprak, wayang orang,
keroncong, ludruk
  • c. Budaya Campuran
  • Budaya campuran pada hakekatnya merupakan
    campuran budaya modern dengan budaya tradisional
    yang berkembang dengan cara asimilasi ataupun
    defusi. Kebudayaan campuran sudah memperhitungkan
    komersiel tapi masih mengindahkan norma dan adat
    setempat. Contoh Musik dangdut, orkes gambus,
    campur sari

29
Perubahan Kebudayaan Kebudayaan berubah
dengan cara
  • Defusi adalah penyebaran unsur kebudayaan dari
    suatu masyarakat ke masyarakat lain antar
    individu antar keluarga ataupun golongan.
  • Difusi ini dapat menyebar dengan cara
  • a. Penetration Pacifiqua masuknya unsur
  • kebudayaan dari masyarakat satu
    kemasyarakat
  • lain tanpa adanya paksaan mis
    listrik masuk desa
  • b. Penetration Hard masuknya unsur
    kebudayaan
  • dari masyarakat satu kemasyarakat lain
    disertai
  • kekerasan misal model pakaian yang
    tidak sesuai
  • dengan adat setempat

30
c. Penetration symbolik masuknya kebudayaan
secara berdampingan saling menguntungkan
dan tidak merugikan contoh koperasi
  • 2. Akulturasi adalah diterimanya kebudayaan
    lain/luar kemudian diolah menjadi kebudayaan
    sendiri . Mis politik dakwah, pendidikan. Musik
    padang pasir menjadi musik gambus.
  • 3. Asimilasi Terjadi pada kelompok masyarakat
    yang tidak sama kebudayaannya tapi dapat hidup
    secara berdampingan dengan damai saling mendekat
    lambat laun menjadi sama bahkan menjadi model
    kebudayaan yang baru. Kebudayaan ini dibentuk
    dari unsur yang berbeda-beda oleh mobilitas
    penduduk
  • Contoh keroncong dan langgam menjadi campur
    sari

31
Timbulnya Kebudayaan
  • Kebudayaan bisa timbul secara
  • Discavery adalah penemuan sesuatu yang baru
    yang terjadi dengan tidak sengaja dan secara
    kebetulan serta tidak direncanakan. Contoh
    penemuan obat kina
  • Invention kebudayaan tercipta karena suatu
    rancangan/ perencanaan kebudayaan dengan melalui
    suatu proses. Contoh model pakaian, komputer.
    OHP dll

32
Kelompok Sosial
  • Pengertian
  • Suatu kesatuan yang terdiri dari 2 (dua ) atau
    lebih individu yang mengadakan interaksi yang
    cukup intensif dan teratur sehingga diantara
    individu sudah ada pembagian tugas berdasarkan
    norma yang berlaku
  • Jenis-jenis kelompok
  • a. Kelompok primer ( Face to face Group )
    terjadinya kelompok sosial yang anggota-anggota
    sering berhadapan muka, saling mengenal dari
    dekat, dan berhubungan secara erat.

33
Ciri-ciri Kelompok Primer
  • 1). Mengindahkan norma
  • 2). Mengutamakan kelompok
  • 3). Mengembangkan kecakapan demi kepentingan
  • kelompok
  • contoh Dalam masyarakat ( RT ), kelompok kawan
    sepermainan
  • 2. Kelompok Skunder
  • Interaksi yang langsung berhubungan, tapi saling
    berjauhan walaupun bersifat formil, kurang
    bersifat kekeluargaan, pasif tapi lebih bersifat
    obyektif. Berperan untuk tujuan rasional
  • Contoh Kelompok studi banding
  • Kelompok lawatan olah raga

34
3. Kelompok Formal Informal Formal
Resmi Informal Tidak Resmi
  • Informal
  • Tidak didukung peraturan secara tertulis ( AD.
    ART)
  • Penbagian tugas, peranan, Norma, tingkah laku
    para anggotanya tidak dirumuskan secara tegas.
  • Ciri Utama Kelompok
  • Terdapatnya dorongan yang sama antar individu
    untuk mencapai tujuan yang sama

35
2. Terdapat interaksi yang berlainan dari
individu yang berbeda dengan kecakapan yang
berbeda sehingga pembagian tugas disesuaikan
dengan keahlian masing-masing anggota
  • 3. Pembentukan dan penegasan struktur organisasi
  • Peranan peranan dan kedudukan herarki yang
    lambat laun berkembang dengan sendiri, struktur
    dalam kelompok terdiri dari susunan yang
    disesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan
  • 4. Terjadi penegasan-penegasan, norma-norma
    kelompok, tingkah laku yang diharapkan seluruh
    anggota kelompok

36
Bentuk bentuk Kelompok
  • Crowd ( Kumpulan Orang Banyak) Merupakan
    kesatuan kemasyarakatan ketika ada suatu
    pengumuman atau adanya kumpulan individu pada
    suatu tempat tertentu.
  • Ciri-ciri
  • a. Terdapatnya orang banyak terjadi karena
    adanya
  • suatu pengumuman, pada suatu tempat
    tertentu
  • b. Ada interaksi, biasanya berupa
    komentar-komentar
  • c. Merupakan kesatuan dengan kepentingan dalam
  • waktu singkat

37
2. Golongan
  • Terjadi karena suatu ciri yang dapat ditentukan
    ada pada sejumlah masyarakat secara obyektif.
    Penggolongan itun biasanya untuk keperluan
    tertentu
  • Misalnya Golongan Balita, golongan wanita,
    golongan pria
  • 3. Kolektiv
  • a. Terjadi karena sejumlah warga dari suatu
    masyarakat
  • tampak sebagai kesatuan masyarakat
    berdasarkan
  • suatu komplek ciri-ciri yang mencolok
  • b. Terjadi adanya kebudayaan dengan adat
    istiadat serta
  • sistem norma dan kadang-kadng dengan
    bahasa
  • khusus dalam mengatur suatu kehidupan

38
c. Warga kolektif mempunyai kesadaran kepribadian
sebagai kesatuan kemasyarakatan karena ciri
ciri yang mencolok dari kesatuan kebudayaan
tadi contoh Warga Negro, Indian, orang
islam di Amerika
  • Bentuk lain dari Kelompok
  • Kelompok
  • Merupakan sekumpulan kelompok yang berinteraksi
    antar anggotanya mempunyai adat istiadat tertentu
    , norma-norma secara berkesinambungan. Rasa
    identitas yang sama serta mempunyai organisasi
    dan sistem pimpinan. Sifat kepemimpinannya
    berdasarkan kewibawaan dan kharisma, serta
    hubungannya berdasarkan perorangan.

39
Contoh Kelompok yang terikat hubungan
keturunan , mis warga batak Kelompok
remaja, kelompok dasa wisma Kelompok organisasi
adat
  • 2. Himpunan
  • Merupakan kesatuan manusia yang berdasarkan
    sifat tugas guna, sifat hubungan berdasarkan
    kontrak. Dasar organisasinya secara formal.
    Pimpinan berdasarkan wewenang dan hukum
  • Contoh
  • Himpunan berdasarkan pendidikan, yayasan
  • pendidikan mis perkumpulan
    pemberantasan buta
  • huruf

40
Himpunan berdasarkan kelompok ilmu pengetahuan
mis organisasi profesi IDI, PPNI, IBI dll
Himpunan untuk kegiatan agama mis organisasi
gereja, muhamadiyah, NU dsb
  • Stratifikasi Sosial
  • Pengertian
  • Berasal dari bahasa STRUM Strata yang
    berarti perbedaan penduduk / masyarakat ke dalam
    kelas-kelas secara bertingkat atau herarkis
  • Fungsi Stratifikasi
  • Membagi mengatur pembagian kerja sesuai dengan
    kemampuan atau keahliannya

41
2. Mengatur imbalan jasa sebagai pendorong agar
individu bersedia melakukan kewajibannya
sesuai dengan tingkat kedudukannya 3.
Membantu masyarakat memecahkan persoalan yang
dihadapinya
  • Penggolongan Lapisan dalam Masyarakat
  • Dengan ukuran sebagai berikut
  • Ukuran kekayaan
  • Ukuran kepangkatan
  • Ukuran kehormatan
  • Secara lapisan masyarakat diklasifikasikan ke
    dalam 3 kelas
  • 1. Ekonomi, Politis. Keturunan

42
1). Ekonomi_at_. Uper class ( Tingkat atas )
adalah kelompok klas yang mempunyai
tingkat penghasilan tinggi, mereka yang
mempunyai barang yang berharga. Seperti tanah,
emas mobil misal sebagai direktur, pengusaha
sukses.
  • _at_. Midle class ( Klas menengah )
  • Mereka berada pada tingkat pendapatan yang
    cukup
  • cukup saja untuk memenuhi kebutuhan hidup
  • contoh pegawai negeri, pedagang
  • _at_. Low Class ( klas bawah )
  • Mereka yang berada pada tingkat pendapatan
    yang
  • rendah mis kaum buruh, pedagang asongan

43
2) Politis Stratifikasi sosial yang
dimaksud adalah pembedaan cara pandang
terhadap lapisan sosial yang dibedakan
pribumi dan atau non pribumi
  • 3) Jabatan
  • Didasarkan pada jabatan anggota dimasyarakat
  • Mis Gubernur, Direktur perusahaan, Bupati
    dll

44
Aspek Sosial Budaya Yang Mempengaruhi Hidup Sehat
  • Pendahuluan
  • Kesehatan mencakup seluruh aspek kehidupan.
    Konsep kesehatan tidak saja berorientasi pada
    aspek klinis saja, tetapi lebih berorientasi pada
    ilmu-ilmu lain yang ada kaitannya dengan
    kesehatan kemasyarakatan , a.l Ilmu
    Sosiologi, Psikologi, Perilaku dll yang
    kegunaannya sebagai penunjang yang sekaligus
    sebagai faktor yang mempengaruhi derajat
    kesehatan.
  • Salah satu cabang sosiologi yang membahas
    kebudayaan termasuk didalamnya adalah
    Pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral,
    hukum, adat-istiadat yang dilakukan oleh
    masyarakat

45
Di negara maju terdapat unsur kebudayaan yang
dapat menunjang peningkatan status kesehatan
seperti tingkat pendidikan yang optimal sosial
ekonomi yang tinggi, lingkungan hidup yang baik
  • Di Negara berkembang terjadi sebaliknya. Melihat
    luasnya masalah tersebut maka BIDAN sebagai salah
    satu petugas kesehatan harus mempelajari ilmu
    tersebut diatas agar mengenal pengaruh dari
    masing-masing faktor. Faktor tersebut a.l
  • Pengaruh Sosial Budaya Terhadap Kesehatan
  • Masyarakat
  • Masalah yang kita hadapi adalah jumlah penduduk
  • yang besar dengan pertumbuhan yang cukup tinggi

46
Serta penyebaran yang tidak merata. Tingkat
pengetahuan dan pendidikan yang rendah terutama
pada golongan wanita, kebiasaan yang negatif yang
berlaku di masyarakat serta adat istiadat
kepercayaan yang kurangnya peran serta masyarakat
terhadap pembangunan kesehatan Kondisi sosial
budaya masyarakat yang mendukung adalah semangat
gotong royong dan kekeluargaan serta
bermusyawarah dalam mengambil keputusanMasalah
lain yang sering muncul adalah dampak dari
industrialisasi adalah timbulnya kawasan kumuh (
SLUMP AREA) serta Ibu-Ibu karier tidak/ kurang
memberi ASI pada bayinya secara optimal

47
Aspek Sosial Budaya yang berhubungan dengan
  • Kesehatan Ibu
  • Angka kematian ibu yang tinggi, menurut sensus
  • kesehatan rumah tangga. ( SKRT ) angka
    kematian
  • Ibu maternal 450 / 100 000 kelahiran
    hidup. Kematian
  • ibu merupakan salah satu indikator
    derajat kesehatan
  • dimana jumlah yang banyak adalah Ibu
    masa hamil,
  • partus dan nifas.
  • Tingkat pendidikan wanita yang rendah,
    terutama
  • pada wanita dewasa muda masih berkisar
    25,7 ,
  • kondisi ini menyebabkan ibu-ibu tidak
    mengetahui
  • perawatan semasa hamil, kelahiran,
    perawatan bayi,
  • dan semasa nifas, juga tidak mengetahui
    kapan
  • kapan datang ke pelayanan kesehatan

48
Kurangnya pengetahuan ibu tentang cara
pemilihan jenis/ bahan makanan, cara memasak
dan cara penyajian secara serasi
Sebagian besar ibu-ibu masih berpandangan
makan itu yang penting kenyang tanpa
memperhatikan nilai gizi Pengaruh pola makan
terhadap timbulnya penyakit mis anaemi,
pre eklamsi, Diabites melitus dll
  • Budaya pantang terhadap makan makanan tertentu
    yang mestinya sangat dibutuhkan
  • Proses kehamilan persalinan merupakan
    penyebab kematian tertinggi pada wanita yang
    berkisar 94,4 disebabkan perdarahan, infeksi,
    toxemia, dan anaemi.

49
b. Terhadap Kesehatan Anak
  • Angka kematian bayi masih tinggi yaitu 58/1000
    kelahiran hidup. Jenis kematian adalah jenis
    penyakit D.3 I antara lain Tetanus, campak,
    pertusis, dan sebab lain yaitu BBLR
  • Angka kematian balita masih 10,6/1000 31 dari
    jumlah tersebut disebabkan PD3I dan folio
  • Angka kelahiran dan angka kesuburan dirasa masih
    cukup tinggi, angka kelahiran kasar berkisar
    antara 26-32/ 1000 penduduk
  • Kematian tersebut berkaitan erat dengan faktor
    sosial budaya dimasyarakat seperti halnya tingkat
    pendidikan yang rendah pada wanita, sosek,
    kepercayaan pada pelayanan tenaga kesehatan
    masih rendah

50
Pandangan sebagian masyarakat bahwa kelahiran
anak adalah merupakan sumber rezeki, sehingga
tambah anak akan tambah rezeki. Anak itu
tumpuhan dihari tua Kurangnya pemenuhan nutrisi
bagi anak bayi karena mempreoritaskan ayah
sebab ayah adalah pencari nafkah
  • C. Terhadap Pelayanan Kesehatan
  • Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap
    pelayanan kesehatan masih rendah ini tertera pada
  • Bumil dengan ANC frekuensi kunjungan berkisar
    3.17 kali sebasar 54
  • Masyarakat yang memeriksakan diri ke Puskesmas
    59,7 swasta 28,9 Posyandu 11,2 .

51
. Pelayanan di Posyandu tidak / kurang tersedia
ruangan yang tertutup dan memadai untuk
menjaga privacy Tingkat kepercayaan masyarakat
terhadap petugas kesehatan masih rendah ,
yang disebabkan karena relasi interpersonal
yang dirasa masih ada batas. Petugas
kesehatan pada umumnya pendatang sehingga
ada perbedaan pengakuan dan penerimaan
sebagai keluarga, Imbalan jasa kepada petugas
kesehatan relatif mahal serta dibatasi dengan
tarif
52
Pembangunan Kesehatan
  • Pembangunan kesehatan adalah merupakan bagian
    dari pembangunan nasional yangbertujuan
    meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan
    hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud
    derajat kesehatan yang setinggi tingginya.Wujud
    pembangunan kesehatan di Indonesia adalah SKN (
    Sistem Kesehatan Nasional )yang diatur dalam
    Undang-undang No 23 Th 1982 tentang kesehatan.
    Undang-undang ini merupakan acuan dalam
    penyusunan berbagai kebijakan pedoman dan arah
    pelaksanaan pembangunan kesehatan.

53
Pengertian SKN
  • SKN adalah suatu tatanan yang menghimpun
    berbagai upaya bangsa Indonesia secara terpadu
    dan saling mendukung guna menjamin derajat
    kesehatan yang setinggi-tingginya sebagai
    perwujudan kesejahteraan umum seperti dimaksud
    dalam Pembukaan UUD 1945
  • Tujuan SKN
  • Tujuan SKN adalah terselenggaranya pembangunan
    kesehatan oleh semua potensi bangsa baik
    masyarakat, swasta maupun pemerintah secara
    synergis, berhasil guna dan berdaya guna sehingga
    tercapai derajat kesehatan masyarakat yang
    setinggi-tingginya

54
Nilai-nilai Filosofi dalam Pembangunan
  • Dasar Pijakan
  • a. Kesehatan adalah hak azasi bangsa
  • b. Kesehatan sebagai investasi bangsa
  • c. Kesehatan menjadi titik sentral pembangunan
    kesehatan
  • Landasan Idiil Pancasila
  • Landasan Konstitusionil UUD 1945 al
  • a. Pasal 28 A berbunyi setiap orang berhak
    hidup serta berhak mempertahankan kehidupannya.
  • b. Pasal 28 B ayat ( 2 ) setiap anak berhak
    atas kelangsungan, tumbuh dan berkembang

55
c. Pasal 28 C ayat ( 1 ) Setiap orang berhak
mengembangkan diri melalui pemenuhan
kebutuhan dasarnya,berhak mendapatkan
pendidikan dan memperoleh manfaat dari
pendidikan dimaksud
  • 4. Prinsip Dasar Pembangunan ( SKN )
  • Perikemanusiaan
  • Penyelanggaraan pembangunan didasarkan pada
    prinsip kemanusiaan yang dijiwai, digerakan dan
    dikendalikan oleh keimanan dan ketaqwaan terhadap
    Tuhan Yang Maha Esa

56
  • Pembangunan kesehatan di Indonesia dirasionalkan
    dalam wujud PKMD ( Pembangunan Kesehatan
    Masyarakat Desa )
  • Tujuan PKMD
  • Tujuan Umum
  • Meningkatkan kemampuan masyarakat untuk menolong
    diri sendiri di bidang kesehatan dalam rangka
    meningkatkan mutu hidup

57
Tujuan Khusus
  • Menumbuhkan kesadaran masyarakat akan potensi
    yang dimiliki untuk menolong dirinya sendiri
  • Mengembangkan kemampuan dan prakarsa masyarakat
    untuk berpartisipasi dalam berswadaya
  • Menghasilkan lebih banyak tenaga masyarakat untuk
    berperan dalam LKMD
  • Meningkatkan kesehatan masyarakat dalam memenuhi
    beberapa indikator kesehatan al
  • a. Menurunkan angka kematian bayi dan ibu
    bersalin
  • b. menurunnya angka kesakitan umum
  • c. Menurunnya angka kematian bayi dan anak
  • d. Menurunnya angka kelahiran
  • e. Menurunnya angka kekurangan gizi balita

58
INTERAKSI SOSIAL
  • Hubungan Timbal Balik
  • Merupakan hubungan vital
  • Menentukan wujud
  • Pergaulan kearah kemajuan
  • Keuntungan dari interaksi

59
Pengertian
  • Beberapa pendapat tentang interaksi
  • VEWCOMB interaksi sosialadalah pedoman
    masyarakat
  • GERUNGAN Hub 2 orang / lebih yang saling
    mempengaruhi untuk menuju perbaikan dan kemajuan
  • ASTRID S. SUTANTO proses komunikasi yang
    saling mempengaruhi dalam masyarakat dengan
    akibat terjadinya perubahan ataupun proses sosial

60
BENTUK-BENTUK INTERAKSI SOSIAL
  • Hubungan interaksi meliputi
  • Fisik psikis rohani
  • Kegiatan fisik kegiatan
    rerligius
  • rasa empati

61
Klasifikasi bentuk interaksi( WOOD WORTH )
  • Individu bertentangan dengan linkungan
  • Contoh Penduduk urban
  • Individu memanfaatkan lingkungan
  • Contoh Bidan memanfaatkan organisasi
    masyarakat yang sudah mantab
  • Individu berpartisipasi dalam lingkungan
  • Contoh bidan ikut dalam pengurusan suatu
    organisasi

62
  • 4. Individu menyesuaikan dengan lingkunganauto
    plastic allo plastik(
    pasif ) (
    aktif )

63
SISTEM NILAI
  • PENGERTIAN
  • Gambaran mengenai apa yang diinginkan yang
    pantas, atau berharga yang mempengaruhi pola
    perilaku sosial dari yang memiliki nilai dimaksud
    ( Drs, Robert . M )
  • Konsep-konsep yang hidup yang muncul dari alam
    pikiran sebagain masyarakat mengenai hal-hal yang
    harus mereka anggap amat bernilai daam hidup (
    Kuncoro Ningrat )
  • Suatu kesadaran plus emosi yang relatif lama
    hilangnya terhadap suatu obyek atau gagasan
    seseoarang. Nilai hidup juga seringdisebut
    pandangan atau orientasi hidup yang tercermin
    pada tingkah laku seseorang ( Para Sosiolog )
  • Kesadaran itu tersusun sebagai berikut

64
Susunan nilai hidup itu berubah dari waktu
kewaktu dan dari tempat ketempat Nilai hidup
seseorang ada yang berdasarkan angan-angan atau
idealisme namun juga ada yang rasional dan
praktis Nilai hidup rasional misalkan
upaya demokrasi dalam pengambilan
keputusan. Sedangkan praktis atau rasional
adalah upay yang ditempuh secara pintas tapi
bisa mengakomodasi berbagai kepentingan atau dan
disetujui berbagai pihak
  • Ciri-Ciri Nilai
  • Ada beberapa macam jenis Nilai anatar lain
  • Nilai yang tercernakan ( Internalized Vallue )
  • Internalized vallue merupakan bagian dari
    kepribadian bawah sadar ( Subcocious
    Personality ) Pada tingkatan ini nilai
    merupakan suatu landasan bagi suatu teori yang
    diberikan secara otomatis terhadap
    situasi-situasi tingkah laku. Misalkan potensi /
    kemampuan yang ada pada seseorang merupakan
    eksistensi pada individu tersebut secara bawah
    sadar.

65
Nilai semacam ini membentuk landasan bagi hati
nurani dapat mengakibatkan timbulnya perasaan
malu atau bersalah yang yang sulit untuk
dihilangkan. Nilai nilai yang tercernakan
sering kali berfungsi untuk menutupi perasaan
hati seseoarng untuk mengahadapi konflik.
Contoh Orang tua menyuruh anaknya untuk
betindak pasif dalam suatu perkelehaian di
wilayahnya agar tidak terjadi konflik yang
meluas. Walaupun perasaan orang tua yang
sebenarnya juga tidak terima alias mendongkol
  • Nilai Dominan
  • Adakah kegiatan yang dilakukan yang harus
    ditempuh dalam menentukan pilihan-pilihan pada
    kegiatan sehari-hari dalam memenuhi kebutuhan
    pokok sehingga harus dilakukan. Nilai dominan
    ini dianggap sebagai menjadi lebih pokok dan
    sebagai nilai ayng lebih baik.
  • Pada hakekatnya nilai- nilai dominan ini
    berfungsi sebagai suatu latar belakang atau
    kerangka patokan bagi tingkah laku sehari-hari
About PowerShow.com