Intensive Course Human Resources Development Management - PowerPoint PPT Presentation

1 / 20
About This Presentation
Title:

Intensive Course Human Resources Development Management

Description:

Intensive Course Human Resources Development Management Career Planning & People Development Delivered by : Dr.Ir.J.F.X.Susanto.S.MBA.,MM Tujuan materi ini Membahas ... – PowerPoint PPT presentation

Number of Views:86
Avg rating:3.0/5.0
Slides: 21
Provided by: CompaqP4
Category:

less

Transcript and Presenter's Notes

Title: Intensive Course Human Resources Development Management


1
Intensive Course Human Resources Development
Management
  • Career Planning
  • People Development
  • Delivered by
  • Dr.Ir.J.F.X.Susanto.S.MBA.,MM

2
Tujuan materi ini
  • Membahas bagaimana individual employee harus
    berbuat agar dia bisa mendapat kesempatan untuk
    berkembang dalam pekerjaannya.
  • Apa yang dimaksud dengan career planning, career
    path dan career development.
  • Membahas bagaimana career development dalam
    company policy.
  • Menjelaskan career development dan menunjukan
    cara yang baik untuk memulai karir dibidang human
    resources.
  • Membekali praktisi MSDM dalam tugas-tugas yang
    terkait dengan people development.

3
Career Planning (Perencanaan karir)
  • Perencanaan karir adalah suatu proses dimana
  • seorang karyawan meng-identifikasikan tujuan
  • dari perjalanan karirnya diperusahaan dan
  • menentukan cara-cara dan strategi yang
  • harus dilakukannya untuk mencapai
  • tujuan tersebut.
  • Pada career planning ini karyawan mengukur minat
    dan kemampuannya, memperhatikan beberapa
  • pilihan karir, menentukan tujuan karirnya, dan
    merencanakan program pengembangan
  • yang diperlukan.

4
Bagaimana membuat career planning
  1. Jangan hanya melihat pada peluang untuk mencapai
    jabatan yang lebih tinggi.
  2. Pada prakteknya tidak terlalu banyak
    jabatan-jabatan puncak untuk ditempati oleh
    setiap orang.
  3. Pada dekade akhir-akhir ini, kita melihat bahwa
    banyak perusahaan melakukan downsizing terhadap
    organisasinya yang semakin flat, tidak lagi gemuk
    seperti sebelumnya, terutama pada level middle
    management. Banyak jabatan yang dirangkap.
  4. Pada umumnya career planning lebih mengutamakan
    pada kepuasan kerja, secara psikologis ybs. telah
    merasa berhasil, dan tidak harus meningkat dalam
    jabatan.
  5. Seorang yang merasa mentok diperusahaannya,
    akan keluar dan berkarir ditempat lain.
  6. Diperlukan perhatian perusahaan untuk mendukung
    pengembangan karir karyawan yang potensial
    sehingga tercipta keterkaitan satu sama lain.

5
Beberapa pertanyaan dalam mempersiapkan career
planning
  • Adakah prospek yang baik untuk mendapat promosi
    atau ditransfer dari jabatan sekarang?
  • Berapa percent karyawan yang dapat mencapai level
    tertentu dalam organisasi?
  • Berapakah skala gaji yang berlaku bagi berbagai
    klasifikasi jabatan diperusahaan?
  • Dibagian mana terjadi pertumbuhan yang tinggi
    (cepat) dimana peluang promosi terbaik dapat
    diperoleh?
  • Kalau saya sudah mentok pada satu jabatan, adakah
    jenjang karir lain tersedia sehingga saya dapat
    pindah dilingkungan organisasi ini?

6
Career Path (Jenjang karir)
  • Jenjang karir adalah garis perjalanan
    perkembangan karir seorang karyawan dalam suatu
    perusahaan dimana dia memulai dari level bawah
    kelevel yang lebih tinggi.
  • Pada perusahaan tertentu career development
  • karyawannya dituangkan dalam Company Policy
  • dimana ada kejelasan keterlibatan perusahaan
  • dalam pengembangan karyawan.

7
Career Development (Pengembangan Karir)
  • Pengembangan karir adalah pendekatan resmi yang
    dilakukan oleh perusahaan untuk memastikan agar
    karyawan-karyawan yang mempunyai kualifikasi dan
    pengalaman tertentu siap apabila mereka
    dibutuhkan.
  • Adanya career planning dan career development
    akan menguntungkan kedua belah pihak, baik
    perusahaan maupun karyawan.

8
Faktor-faktor yang mempengaruhi Career Planning
  1. Life stages (perkembangan pada taraf penghidupan)
  2. Career anchors (jangkar atau pijakan karir)

9
Faktor-faktor yang mempengaruhi Career Planning
  • Life stages (perkembangan pada taraf penghidupan)
    Orang selalu berubah dan akan mencocokan
    karirnya sesuai dengan perubahan yang terjadi
    pada taraf penghidupannya. Perubahan ini terjadi
    karena bertambahnya usia dan juga karena adanya
    peluang untuk berkembang dan meningkatkan status.

10
Perubahan dalam life stages digambarkan seperti
chart berikut
Mencari jatidiri pada umur 10-20, mulai mencari
pilihan karir, masuk kedunia dewasa.
Berkembang dan menjadi mapan, umur 20-40, memilih
satu profesi dan meniti karir.
Memelihara dan menyesuaikan pada kemampuan
pribadi sampai umur 50an. Menerima keadaan atau
melakukan penyesuaian.
Tahap menurun karena kondisi fisik dan kemampuan
mental yang menurun. Kurang motivasi terjadi
sehingga perlu penyesuaian tambahan.
James W. Walker. HR Planning, McGraw-Hill Book,
1980
11
Faktor-faktor yang mempengaruhi Career Planning
  • Career anchors (jangkar karir) Kita memiliki
    latar belakang, keinginan dan pengalaman yang
    berbeda. Kepribadian kita terbentuk karena
    pengaruh yang ada disekeliling kita.
  • Edgar Schein dalam risetnya menemukan 5 macam
    alasan atau motive bagaimana seseorang memilih
    dan mempersiapkan dirinya untuk meniti suatu
    karir. Dia menyebut sebagai career anchors.
    Dapat disebut sebagai pijakan atau pegangan
    bagaimana seorang executive bertahan dengan karir
    yang dipilihnya.

12
Ada 5 (lima) macam motives yang menyebabkan orang
memilih sesuatu bidang dalam karirnya.
  1. Management Competence Tujuan karir seorang
    Manager adalah menjadi pemimpin atau memimpin
    orang lain dalam pengembangan interpersonal,
    analytical, dan emotional competence. Dia akan
    memilih menjadi Manager.
  2. Technical / Functional Competence Untuk para
    teknisi anchor-nya adalah untuk mengembangkan
    kemampuan teknik, tidak ingin memilih posisi
    managerial.
  3. Security Memilih ketenangan dalam bekerja,
    biasanya akan menyatu dengan lingkungan tempat
    kerja (Ingat istilah backbone).
  4. Creativity Individu yang creative dan berjiwa
    pengusaha memilih untuk menciptakan lapangan
    kerja dan berusaha sendiri, tidak mau makan gaji.
  5. Autonomy Independence Bagi individu yang
    lebih suka independent akan melepaskan diri dari
    masalah dan hambatan diperusahaan. Mereka mau
    berusaha sendiri dan jadi boss dan bekerja
    menurut cara sendiri.

13
Urutan Kebutuhan Manusia menurut Teori Maslow
14
Kebutuhan Faali (Fisiologis)
  • Makan minum
  • Perumahan
  • Sandang
  • Sex
  • Waktu istirahat
  • Kenyamanan fisik
  • Jam kerja

15
Kebutuhan Keamanan
  • Keselamatan / keamanan kerja
  • Perlindungan terhadap kerugian fisik
  • Kelangsungan kerja
  • Kondisi kerja
  • Gaji yang layak

16
Kebutuhan Sosial
  • Kasih sayang
  • Merasa dimiliki (oleh perusahaan)
  • Diterima baik oleh lingkungan
  • Persahabatan

17
Kebutuhan Harga diri
  • Kesempatan untuk berprestasi
  • Perhatian dari perusahaan
  • Promosi
  • Tanggung Jawab pada pekerjaan
  • Penghargaan

18
Kebutuhan Aktualisasi diri
  • Pengakuan terhadap status
  • Kesempatan untuk ber-karir
  • Keleluasaan dalam otonomi kerja
  • Keikutsertaan dalam pengambilan keputusan
  • Pekerjaan yang kreatif dan menantang

19
Karir di HRDM
  • HRD Manager adalah key position diperusahaan.
  • Ruang lingkup kerja dapat meliputi bidang-bidang
    yang bersifat supporting functions seperti
  • Corporate Secretary
  • General Affairs
  • Community Relations
  • Public Relations
  • Security Safety
  • Formality Licenses
  • Compound Maintenance
  • Perlu menguasai berbagai business skills sebagai
    pendukung karir.

20
Selamat Meniti Karir Semoga Sukses
Write a Comment
User Comments (0)
About PowerShow.com