Penyebaran, Pengiriman, dan Berbagi Knowledge - PowerPoint PPT Presentation

Loading...

PPT – Penyebaran, Pengiriman, dan Berbagi Knowledge PowerPoint presentation | free to download - id: 835915-NDNmY



Loading


The Adobe Flash plugin is needed to view this content

Get the plugin now

View by Category
About This Presentation
Title:

Penyebaran, Pengiriman, dan Berbagi Knowledge

Description:

Penyebaran, Pengiriman, dan Berbagi Knowledge Studi Kasus Ericsson Ericsson mengidentifikasi perlunya membangun sebuah grup informal yang berhubungan dengan kerja ... – PowerPoint PPT presentation

Number of Views:37
Avg rating:3.0/5.0
Slides: 22
Provided by: harta151
Category:

less

Write a Comment
User Comments (0)
Transcript and Presenter's Notes

Title: Penyebaran, Pengiriman, dan Berbagi Knowledge


1
  • Penyebaran, Pengiriman, dan Berbagi Knowledge

2
Studi Kasus
  • Ericsson
  • Ericsson mengidentifikasi perlunya membangun
    sebuah grup informal yang berhubungan dengan
    kerja, seperti program Java, atau mobile Internet
    dalam menyebarkan ide dan informasi.
  • Komunitas yang dibentuk untuk tujuan belajar,
    sehingga tidak memerlukan penanganan dan
    pengorganisasian yang besar.
  • Pekerja secara informal dapat berdiskusi mengenai
    pekerjaan di luar lingkungan kerja setiap
    harinya.

3
Materi Pembahasan
  1. Pendahuluan
  2. Metode Transfer
  3. Hambatan dalam Knowledge Transfer
  4. Peran Internet dalam Knowledge Transfer

4
Pendahuluan
  1. Setelah di-capture dan dikodifikasi, knowledge
    perlu disebarkan (sharing) di dalam organisasi
  2. Banyak penelitian menunjukkan adanya biayawaktu
    cukup besar untuk mencari informasi yang relevan
  3. Sehingga perlu dibuat knowledge based interface
    yang baik agar biaya mencari informasi menjadi
    murah.

5
Pendahuluan
  • SNA
  • Social Network Anaylisis (SNA) pemetaan dan
    pengukuran hubungan dan aliran informasi antar
    orang, group, organisasi, komputer, dan entity
    lainnya.
  • Dalam KM, SNA digunakan untuk mempelajari aliran
    pengetahuan (dari siapa orang dapat mencari
    informasi?)

6
Contoh Knowledge Flow
7
Pendahuluan
  • Langkah langkah SNA
  • Identifikasi jaringan/ kelompok individu yang
    akan dianalisa.
  • Tetapkan tujuan analisa dan formulasi hipotesa.
  • Mengembangkan metode dan angket.
  • Survey ke tiap individu untuk mengetahui aliran
    informasi
  • Gunakan mapping tools untuk menggambarkan peta
    aliran informasi.
  • Analisa peta dengan wawancara.
  • Rancang dan implementasikan tindakan perubahan.
  • Analisa peta jaringan yang baru.

8
Pendahuluan
  • Komunitas Knowledge Sharing
  • Komunitas adalah sekelompok orang yang memiliki
    identitas yang sama, para profesional yang ingin
    berbagi dan berpartisipasi dalam menjalin
    persahabatan.
  • Berbagi (sharing) pengetahuan dapat melalui email
    group, discussion group, dan interaksi virtual
    lainnya, yang tidak dibatasi oleh kondisi
    geografi.

9
Pendahuluan
  • Community of Practice (COP)
  • Dibentuk karena ada kesamaan tindakan/ pekerjaan
    nyata (practice)
  • Contoh COP
  • Ikatan profesi teknik, dokter, akuntan,dll
  • Dari kesamaan pekerjaan produksi, marketing
  • Topik diskusi teknologi, inovasi, dll
  • Industri otomotif, perbankan, asuransi, dll
  • Hobby

10
Metode Transfer
11
Pendahuluan
  • Karakteristik Dasar COP
  • Para anggota membuat isi (homepages, profiles,
    dll)
  • Interaksi antar anggota (chat rooms, yellow
    pages)
  • Events (seminar, virtual meeting, dll)
  • Outreach (newsletter, polling, survey)

12
Pendahuluan
  • Peran Tanggungjawab COP
  • Menurut Kim (2000)
  • Visitors pengunjung, (tidak bergabung)
  • Novices anggota baru
  • Regulars melakukan interaksi, memberikan
    kontribusi secara regular.
  • Leader meluangkan waktu untuk memelihara
    komunitas.
  • Elders Pakar masalah.

13
Metode Transfer
  • Ada 3 cara dalam men-transfer pengetahuan
  • Collective sequential knowledge transfer.
  • Explicit interteam knowledge transfer.
  • Tacit knowledge transfer.

14
Metode Transfer
  • Collective Sequential Knowledge Transfer.
  • Tiap orang melakukan pekerjaan dan men-transfer
    pengalaman yang unik kepada yang lain dalam tim
    yang sama.
  • Fokus pada knowledge secara kolektif bukan
    individu.
  • Tim membicarakan dan mendiskusikan tentang
    pengetahuan baru yang diperoleh untuk melakukan
    pekerjaan tahap berikutnya.

15
Metode Transfer
  • Beberapa ciri dalam collective sequential
    knowledge transfer
  • Meeting tim dilakukan secara singkat, tetapi
    dilakukan secara teratur. Biasanya ada
    fasilitator atau pemimpin informal yang memulai
    meeting, memonitor diskusi. Fasilitator dipilih
    secara bergulir diantara para anggota.
  • Meeting diikuti oleh semua partisipan dengan
    kedudukan yang sama, tidak ada diskriminasi,
    atau prioritas tingkatan dalam berbicara. Para
    anggota diharap proaktif dibandingkan reaktif.
  • Sesuatu yang terjadi dalam meeting dijaga dalam
    tim untuk menghindari adanya laporan yang
    negatif.
  • Fokus pada proyek, bukan pada orang atau
    kepribadiannya.

16
Metode Transfer
  • 2. Explicit Interteam Knowledge Transfer.
  • Suatu tim yang melakukan pekerjaan di suatu
    tempat dapat berbagi pengalamannya dengan tim
    lain untuk pekerjaan yang sama.
  • Dapat berupa explicit knowledge, karena sebagaian
    besar pengetahuan yang ditransfer adalah
    pekerjaan rutin dan berupa prosedur.
  • Dapat berupa tacit knowledge, jika dalam situasi
    dimana tim berusaha mencari cara yang kreatif
    dalam menyelesaikan masalah.

17
Metode Transfer
  • 2. Explicit Interteam Knowledge Transfer.
  • Faktor penting dalam metode transfer ini adalah
    hubungan antar manusia dan sub-kultur organisasi
    dari tim penerima.
  • Masalah Tim yang memperoleh pengalaman baru
    kadang-kadang tidak ber-motivasi untuk meluangkan
    waktu ekstra untuk bercerita dengan tim lainnya.

18
Metode Transfer
  • 3. Tacit Knowledge Transfer.
  • Tim menerima tacit knowledge dari yang berbeda
    lokasi, berbeda pengalaman, teknologi, dan norma
    budaya.
  • Contoh Tim pemadam api dari Red Adair (US)
    dengan tim pemadam api dari Kuwait untuk
    memadamkan kebakaran ladang minyak.
  • Masalah Kesulitan dan ketidakjelasan dalam
    memahami tacit knowledge, sulit untuk ditransfer
    secara elektonik.

19
Hambatan dalam Knowledge Transfer
  • Beberapa faktor yang dapat menghambat knowledge
    transfer
  • Kehilangan kepercayaan.
  • Kehilangan waktu dan tempat konferensi.
  • Status/kedudukan dari knower.
  • Kualitas dan kecepatan transfer.

20
Peran Internet dalam Knowledge Transfer
  • Kegunaan dan keuntungan Internet dalam Knowledge
    Management adalah
  • Mempercepat dalam bisnis. (meningkatkan
    perkembangan knowledge sharing dan knowledge
    transfer)
  • Mendapat pendapat atau ide baru dengan biaya
    murah.
  • Menyediakan layanan pelanggan dengan lebih baik.
  • Mendukung fungsi manajerial dalam penyebaran ide.
  • Kekurangan Keamanan dan Privasi.

21
  • Ada Pertanyaan
About PowerShow.com