Pelaks Program KKB 2013 Pra Rakerda 2013 Ka - PowerPoint PPT Presentation

Loading...

PPT – Pelaks Program KKB 2013 Pra Rakerda 2013 Ka PowerPoint presentation | free to download - id: 7e96f1-MjUwY



Loading


The Adobe Flash plugin is needed to view this content

Get the plugin now

View by Category
About This Presentation
Title:

Pelaks Program KKB 2013 Pra Rakerda 2013 Ka

Description:

Title: Pelaks Program KKB 2013 Pra Rakerda 2013 Ka Author: HP Last modified by: PC Created Date: 4/11/2012 8:50:40 AM Document presentation format – PowerPoint PPT presentation

Number of Views:58
Avg rating:3.0/5.0
Slides: 75
Provided by: HP7459
Learn more at: http://jateng.bkkbn.go.id
Category:

less

Write a Comment
User Comments (0)
Transcript and Presenter's Notes

Title: Pelaks Program KKB 2013 Pra Rakerda 2013 Ka


1
PELAKSANAAN PROGRAM KEPENDUDUKAN DAN KB TAHUN
2013
Oleh Kepala BKKBN
BADAN KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA BERENCANA
NASIONAL PROVINSI JAWA TENGAH
2
I. PENDAHULUAN
Pentingnya Program KB dalam Peningkatan Kualitas
SDM
3
TANTANGAN KEPENDUDUKAN
KUANTITAS PENDUDUK
KUALITAS PENDUDUK
KOMPONEN PENDUDUK
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Perekonomian

Jumlah
Kelahiran
Struktur
Kematian
Migrasi
Persebaran
4
TANTANGAN PROG KB PROVINSI JAWA TENGAH (SDKI 1991
2012)
NO INDIKATOR 1994 1997 2002/3 2007 2012
1 TFR 2,77 2,63 2,1 2,3 2,5
2 CPR 61,1 62,4 65 63,7 65,2
3 UNMETNEED 9,6 8,3 6,5 7,4 7,6
4 UKP 17,9 18,5 18,8 19,3
5 Jml.Anak Ideal 2,9 2,7 2,8 2,6 2,8
6 Proporsi Wnt.Kawin 72,9 72,3
7 Pengetahuan KB Modern 99,4 98,1 98,9 99,4 99,9
5
Pentingnya Program KB Dalam Peningkatan Kualitas
SDM
  • Penduduk tumbuh seimbang dapat diwujudkan melalui
    upaya pengendalian kuantitas penduduk,
    peningkatan kualitas penduduk, dan pengarahan
    mobilitas penduduk.
  • Upaya pengendalian kuantitas penduduk dilakukan
    melalui Keluarga Berencana (KB). Melalui program
    KB maka setiap keluarga dapat merencanakan
    kehidupannya menjadi lebih berkualitas dan
    sejahtera, yaitu dengan membentuk keluarga kecil
    yang berkualitas. Sehingga Anak terjamin akan
    kebutuhan sosial dasar seperti Pendidikan dan
    Kesehatan. Dan pada akhirnya kelak kehidupannya
    menjadi berkualitas dan sejahtera.
  • Dengan demikian program KB merupakan upaya
    mendasar dalam meningkatkan kualitas sumber daya
    manusia (SDM) melalui pendekatan keluarga.
  • Penilaian kualitas pembangunan manusia diukur
    dengan parameter/indikator yang disebut Indeks
    Pembangunan Manusia/IPM atau Human Development
    Index/HDI

6
INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA
Perkembangan HDI Indonesia (1980-2011)
Negara Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Growth 2010-2011 ()
Negara 1980 1990 2000 2005 2009 2010 2011 Growth 2010-2011 ()
Indonesia 0,423 0,481 0,543 0,572 0,579 0,591 0,598 0,65
East Asia and the Pacific 0,428 0,498 0,581 0,622 0,631 0,642 0,651 0,75
World 0,558 0,594 0,634 0,660 0,664 0,670 0,674 0,44
Peringkat HDI Indonesia
IPM Negara2 ASEAN
Sumber HDR 2011, UNDP
7
II. ARAH KEBIJAKAN PEMBANGUNAN BIDANG KKB
8
VISI Penduduk Tumbuh Seimbang
Tahun 2015
  • MISI

Mewujudkan Pembangunan Berwawasan Kependudukan
dan Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera
9
TUJUAN
  1. Meningkatkan komitmen stakeholder (pemangku
    kepentingan) agar memberikan dukungan terhadap
    pelaksanaan pembangunan yang berwawasan
    kependudukan dan menyelenggarakan program
    keluarga berencana di daerah.
  2. Meningkatkan peran serta shareholder (mitra
    kerja) dalam pembangunan yang berwawasan
    kependudukan dan menyelenggarakan program
    keluarga berencana.
  3. Meningkatkan KIE dan penggerakan masyarakat untuk
    menjamin kesertaan dan kemandirian kepada
    masyarakat dan pasangan usia subur serta kepada
    remaja agar dapat dapat memenuhi hak-haknya dan
    berpartisipasi dalam pembangunan yang berwawasan
    kependudukan dan menyelenggarakan program
    keluarga berencana.

10
Kebijakan umum
Dalam rangka mewujudkan Penduduk Tumbuh Seimbang
Tahun 2015 yang ditandai dengan TFR 2,1 dan NRR
1 maka kebijakan Pembangunan KKB tahun 2010-2015
adalah
  • Revitalisasi Program KKB
  • Mewujudkan Pembangunan Yang Berwawasan
    Kependudukan dan Mewujudkan Keluarga Kecil
  • Bahagia Sejahtera

11
ARAH KEBIJAKAN STRATEGI RPJMN 2010-2014BIDANG
KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA BERENCANA
No. Arah Kebijakan Strategi
1 Revitalisasi Program KB Pengembangan dan sosialisasi kebijakan pengendalian penduduk yang responsif gender Pembinaan dan peningkatan kemandirian keluarga berencana Promosi dan penggerakan masyarakat Peningkatan dan pemanfaatan sistem informasi manajemen (SIM) berbasis teknologi informasi Pelatihan, penelitian dan pengembangan program kependudukan dan KB dan Peningkatan kualitas manajemen program
2 Penyerasian Kebijakan Pengendalian Penduduk a. Penyusunan peraturan perundangan pengendalian penduduk b. Perumusan kebijakan kependudukan yang sinergis antara aspek kuantitas, kualitas dan mobilitas dan c. Penyediaan sasaran parameter kependudukan yang disepakati semua sektor terkait
3 Peningkatan ketersediaan dan kualitas data dan informasi kependudukan yang memadai, akurat dan tepat waktu Penyediaan data kependudukan yang akurat dan tepat waktu bersumber pada sensus penduduk dan survei kependudukan Penyediaan hasil kajian kependudukan dan Peningkatan cakupan registrasi vital
12
PENEKANAN ARAH KEBIJAKAN RKP 2010, 2011, 2012
dan 2013
No PENEKANAN ARAH KEBIJAKAN RKP 2010 PENEKANAN ARAH KEBIJAKAN RKP 2011 PENEKANAN ARAH KEBIJAKAN RKP 2012 PENEKANAN ARAH KEBIJAKAN RKP 2013
I Peningkatan Keluarga Kecil Berkualitas (program KB) melalui program KB, KRR, Ketahanan dan Pembedayaan keluarga, dan Penguatan Jejaringan pelembagaan keluarga kecil berkualitas Revitalisasi Program KB, melalui Peningkatan akseptor KB dan kemandirian ber-KB Revitalisasi Program KB, melalui Penguatan kapasitas tenaga dan lembaga KB di tingkat lini lapangan Peningkatan akseptor KB Peningkatan Akses Pelayanan KB Berkualitas yang Merata, melalui Peningkatan Akseptor KB Penurunan angka DO, Kegagalan dan Efek samping Peningkatan penggunaan MKJP Penurunan Disparitas Penurunan kebutuhan kb yang tdk terpenuhi Penguatan Kapasitas Tenaga dan lembaga KB di tingkat Lini Lapangan
13
III. SASARAN TARGETPEMBANGUNAN BIDANG KKB
14
SASARAN PROGRAM KKB DALAM RPJMN 2010-2014
Sasaran RPJMN Status Awal Target 2014
Menurunnya rata-rata laju pertumbuhan penduduk tingkat nasional (persen per tahun) 1,3 (Supas 2005) 1,1
b. Menurunnya TFR per perempuan usia reproduksi 2,3 (Adjusted SDKI 2007) 2,1
c. Meningkatnya CPR cara modern (persen) 57,4 (SDKI 2007) 65,0
d. Menurunnya kebutuhan ber-KB tidak terlayani/unmet need dari jumlah pasangan usia subur (persen) 9,1 (SDKI 2007) 5,0
e. Menurunnya ASFR 15-19 tahun per 1.000 perempuan 35 (Adjusted SDKI 2007) 30
f. Meningkatnya median usia kawin pertama perempuan (tahun) 19,8 (SDKI 2007) 21
g. Menurunnya disparitas TFR, CPR dan unmet need antarwilayah dan antartingkat sosial ekonomi g. Menurunnya disparitas TFR, CPR dan unmet need antarwilayah dan antartingkat sosial ekonomi g. Menurunnya disparitas TFR, CPR dan unmet need antarwilayah dan antartingkat sosial ekonomi
SASARAN TARGET RKP
Output (Peserta KB) Output (Peserta KB) 2010 2011 2012 2013 2014
1. Jumlah peserta KB baru /PB (juta) 7,1 7,2 7,3 7,5 7,6
Jumlah peserta KB baru miskin/KPS dan KS-I (juta) 3,75 3,80 3,89 3,97 4,05
2. Jumlah peserta KB aktif/PA (juta) 26,7 27,5 28,2 29,0 29,8
Jumlah peserta KB aktif miskin/KPS dan KS-I (juta) 11,9 12,2 12,5 12,8 13,1
3. Jumlah peserta KB baru mandiri (juta) 3,4 3,4 3,4 3,5 3,6
Outcome 2010 2011 2012 2013 2014
TFR 2,15 2,14 2,13 2,12 2,1
CPR 60,0 61,2 62,5 63,8 65
UNMET NEED 7,3 6,8 6,2 5,6 5
ASFR 15-19 tahun 32,9 32,1 31,4 30,7 30
15
SASARAN RPJMN JATENG
NO SASARAN STATUS AWAL TARGET 2014
1. Menurunnya rata2 LPP () 0,84 0,50
2. Menurunnya TFR perempuan usia reproduksi 2,3 2,1
3. Meningkatnya CPR cara modern 63,7 65
4. Menurunya unmet need KB dari jumlah PUS () 7,4 6
5. Menurunnya ASFR 15-19 Th per 1000 perempuan 35 30
6. Menurunnya median UKP perempuan ( tahun) 19,3 22
7. Menurunya disparitas TFR, CPR, Unmet need antar wilayah dan antar tingkat Sosek
8. Meningkatnya keserasian kebijakan pengendalian penduduk
9. Meningkatnya ketersediaan dan kualitas data dan informasi kependudukan yang bersumber dari sensus, survey, dan regristrasi vital kependudukan
16
SASARAN RPJMN JATENG
7. Menurunya disparitas TFR, CPR, Unmet need antar wilayah dan antar tingkat Sosek
8. Meningkatnya keserasian kebijakan pengendalian penduduk
9. Meningkatnya ketersediaan dan kualitas data dan informasi kependudukan yang bersumber dari sensus, survey, dan regristrasi vital kependudukan
17
SASARAN (KKP) TAHUN 2013 Meningkatkan
contraceptive prevelance rate (CPR) menjadi
sebesar 63,8 persen dan menurunnya unmet need
menjasar 5,6 persen.
No. Sasaran Target
1. Peserta KB Baru PB KPS dan KS I PB Mandiri 932.781 526.215 406.566
2. Peserta KB Aktif PA KPS dan KS I PA Mandiri 4.280.530 1.900.480 2.380.050
3. Peserta KB MKJP PB MKJP PA MKJP 201.214 1.357.920
4. Peserta KB Baru Pria 51.372
5. Unmetneed 5,6
18
Lanjutan...........
No. Sasaran Target
6. 7. 8. Jumlah Kelompok BKB Paripurna Jumlah Kelompok BKR Paripurna Jumlah Kelompok PIK Remaja Tahap Tumbuh Tahap Tegak Tahap Tegar 4.076 855 1.436 1.052 272 112
9. Jumlah Kelompok UPPKS 31.650
10. Jumlah Keluarga Pra KS dan KS.I Anggota Kelp UPPKS yang menjadi peserta KB 317.219
11. Jumlah Kelompok BKL Paripurna 2.488
19
Lanjutan...........
No. Sasaran Target
12. Jumlah PPKS di Kabupaten/Kota 2
13. Jumlah Profil dan Parameter Kependudukan di Provinsi 2
14. Jumlah Kerjasama Pendidikan Kependudukan di Provinsi 3
15. 16. Persentase Remaja yang kawin dibawah 20 tahun Persentase Tindak Lanjut Temuan Pengawasan Intern dan Ekstern 12,69 100
20
IV. PENCAPAIAN PEMBANGUNAN BIDANG KKB
  • Bagaimana Capaian Pembangunan Bidang KKB?
  • Menggembirakan atau TIDAK?

21
PENCAPAIAN PEMBANGUNAN BIDANG KKB TIDAK
Menggembirakan dalam 5 tahun terakhir
No INDIKATOR STATUS AWAL TARGET 2014 CAPAIAN CAPAIAN CAPAIAN STATUS CAPAIAN
No INDIKATOR STATUS AWAL TARGET 2014 2010 2011 2012 (s/d Juni) STATUS CAPAIAN
1 Angka kelahiran total (total fertility rate/TFR) 2,6 (SDKI 2007) 2,1 2,6 (Hasil Sementara SDKI 2012) Tidak Tercapai
1 Angka kelahiran total (total fertility rate/TFR) 2,5 (SP2000) 2,4 (SP2010) Tidak Tercapai
ASFR 15-19 Tahun 35 (SDKI 2007) 48 (SDKI 2007)
2 Angka pemakaian kontrasepsi (Contraceptive Prevalence Rate/CPR) 57,4 (SDKI 2007) 65,0 57,9 (Hasil Sementara SDKI 2012) Tidak Tercapai
3 Persentase pasangan usia subur yang ingin menunda kehamilan atau tidak menginginkan tambahan anak tetapi tidak ber-KB (unmet need) 9,1 (SDKI 2007) 5,0 8,5 (Hasil Sementara SDKI 2012) Tidak Tercapai
4 Peserta/Akseptor KB aktif (PA) 29,8 juta 33,1 juta (Mini Survey BKKBN) 34,87 juta (Mini Survey BKKBN) 35,2 juta (Mini Survey BKKBN) Tercapai, Namun banyak yang mengalami ketidak berlangsungan (DO), kegagalan dan efek samping dalam penggunaan kontrasepsi
5 Peserta/Akseptor KB baru (PB) 7,6 juta 8.65 juta (Mini Survey BKKBN) 9.58 juta (Mini Survey BKKBN) 4.59 juta (Mini Survey BKKBN) Tercapai, Namun banyak yang mengalami ketidak berlangsungan (DO), kegagalan dan efek samping dalam penggunaan kontrasepsi
5 Mix Kontrasepsi IUD MOW (vasektomi) Implant Suntik Pil MOP (Tubektomi) Kondom 6 1,1 6,5 49 29,2 0,3 8 6,6 1,2 8 48,2 27,9 0,3 7,8 7,8 1,5 9,5 47,6 26,2 0,3 7,1 - kegagalan alat/cara KB 1,6, - keinginan untuk hamil lagi 5,4, - efek samping 9,5 - dan alasan lain 3,4
22
  • Angka Kelahiran Total (TFR) STAGNAN, ASFR 15-19
    Tahun MENINGKAT
  • CPR NAIK TDK SIGNFIKAN dan Unmet Need MENURUN
    SEDIKIT

Target 2014 2,1
Target 2014 30
Target 2014 65
Target 2014 5
Sumber BPS, SDKI 1991 - 2012
23
PERBANDINGAN TFR, CPR, UNMET NEED SDKI 2007 dan
SDKI 2012 (HASIL SEMENTARA)
24
  • V. IDENTIFIKASI PERMASALAHAN TERHADAP KONDISI
    PENCAPAIAN PEMBANGUNAN BIDANG KKB

Mengapa sasaran target tidak tercapai???
25
IDENTIFIKASI PERMASALAHAN TERHADAP PENCAPAIAN
TFR-ASFR, CPR, dan UNMET NEED
  • Meskipun pencapaian indikator target jumlah
    peserta KB/akseptor KB telah tercapai, namun
    pencapaian TFR, CPR, dan Unmet Need belum dapat
    dicapai sesuai harapan.
  • Hal tersebut disebabkan oleh
  • Masih tingginya tingkat ketidak berlangsungan
    (DO), kegagalan dan efek samping dalam penggunaan
    kontrasepsi
  • Masih rendahnya penggunaan metode kontrasepsi
    jangka panjang/MKJP (IUD,Implant,vasektomi,tubekto
    mi), dan lebih banyak penggunaan kontrasepsi
    jangka pendek (Pil dan Suntik),
  • Sehingga akseptor KB baru (PB) untuk menjadi
    akseptor KB aktif (PA) sangat rendah
  • (saat ini perbandingannya 10 PB 1 PA).
  • Meningkatnya angka ASFR 15-19 tahun dari 35
    menjadi 48 (SDKI 2007-2012)disebabkan oleh
    menurunnya angka rata-rata usia kawin pertama
    wanita dari 22,6 menjadi 22,3 (SP2000-SP2010)

26
IDENTIFIKASI PERMASALAHAN ATAS PELAKSANAAN
PELAYANAN PROGRAM KB
  • Permasalahan yang dihadapi dalam program KB
    adalah kegiatan di tingkat lapangan kurang
    berjalan dengan semestinya. Hal ini disebabkan
    beberapa hal, yaitu
  • Dari sisi perencanaan, pada tahun 2010-2011
    merupakan masa transisi restrukturisasi program,
    dan tahun 2012 merupakan program dan kegiatan
    yang sudah inline antara RPJMN-Renstra dan
    RKP-Renja KL
  • Tdak ada sinergisitas dan harmonisasi
    antar-kegiatan, baik antar-internal maupun
    antar-eksternal
  • Strategi teknis pelaksanaan pelayanan KB di
    lapangan yang kurang optimal (hanya mengandalkan
    kegiatan momentun, sementara kegiatan rutin
    kurang optimal)
  • Kurangnya tenaga lapangan KB dan kurangnya
    komitmen Pemerintah Daerah dalam menggerakan
    kembali tenaga lapangan dan pelayanan KB
  • Komitmen yang disepakati dalam pencarian target
    akseptor berorientasi kuantitas, tidak diikuti
    kualitas.
  • Di samping itu mekanisme pembiayaan untuk
    mendukung dan menjamin pelaksanaan program KB di
    daerah dan lapangan masih belum jelas.
  • Demikian pula dukungan pendataan yang akuntabel
    belum berjalan optimal

27
PROGRAM POKOK KKB
28
PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS
PROGRAM NAMA PROGRAM KEGIATAN PRIORITAS
TEKNIS PROGRAM KEPENDUDUKAN DAN KB 18 KEGIATAN
GENERIK PROGRAM PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN BKKBN 4 KEGIATAN
GENERIK PROGRAM DUKUNGAN MANAGEMEN DAN TUGAS TEKNIS LAINNYA - BKKBN 5 KEGIATAN
GENERIK
GENERIK PROGRAM PENGAWASAN DAN PENINGKATAN AKUNTABILITAS APARATUR BKKBN 3 KEGIATAN
29
PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS
  • I. Program Kependudukan dan KB dengan Kegiatan
    Prioritas
  • 1. Pemaduan kebijakan Pengendalian Penduduk
  • 2. Perencanaan Pengendalian Penduduk
  • 3. Kerjasama Pendidikan Kependudukan
  • 4. Analisa Dampak Kependudukan
  • 5. Peningkatan Pembinaan Kesertaan KB
    Jalur Pemerintah
  • 6. Peningkatan kemandirian dan pembinaan
    kesertaam KB jalur
  • swasta
  • 7. Peningkatan kesertaan KB Galciltas,
    wilayah khusus, dan
  • sasaran khusus
  • 8. Peningkatan Kualitas Kesehatan
    Reproduksi

30
PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS (2)
  • Pembinaan ketahanan keluarga
  • Pembinaan ketahanan keluarga balita dan anak
  • Pembinaan ketahanan remaja
  • Pembinaan ketahanan keluarga lansia dan rentan
  • Peningkatatan kemitraan dengan lintas sektor dan
    pemda
  • Peningkatan pembinaan lini lapangan
  • Penyediaan data dan informasi program KKB
  • Penyediaan TI dan dokumentasi Program KKB
  • Pengelolaan Pembangunan KKB Provinsi

31
PROGRAM GENERIK (1)
  • PROGRAM PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN BKKBN
  • (18). Pendidikan dan pelatihan
    Kependudukan
  • dan KB
  • (19). Penelitian dan pengembangan
    Keluarga
  • Berencana dan Keluarga
    Sejahtera
  • (20). Penelitian dan pengembangan
  • kependudukan

32
PROGRAM GENERIK (2)
  • II. PROGRAM DUKUNGAN MANAJEMEN DAN TUGAS TEKNIS
    LAINNYA BKKBN
  • (21) Perencanaan program dan anggaran
  • (22) Pengelolaan administrasi pegawai
  • (23) Pengelolaan administrasi umum
  • (24) Pengelolaan keuangan dan BMN
  • (25) Pengelolaan Hukum dan organisasi dan humas

33
PROGRAM GENERIK (3)
  • III. PROGRAM PENGAWASAN DAN PENINGKATAN
    AKUNTABILITAS APARATUR BKKBN
  • (26) Peningkatan Pengawasan program
  • (27) Peningkatan Pengawasan keuangan dan
  • perbekalan
  • (28) Peningkatan Pengawasan SDM aparatur
  • dan administrasi umum

34
PEMBANGUNAN KKB 2014 APAKAH TERCAPAI ? TFR
NASIONAL STAGNAN . . . JATENG NAIK
35
POLICY RESPONS PEMBANGUNAN KKB 2013-2014
36
REVITALISASI PROGRAM KKB 2013-2014
  1. Intensifikasi penggarapan program
  2. Peningkatan akses dan kualitas pelayanan statis
  3. Peningkatan peran RS melalui fungsi pelayanan
    PKBRS
  4. Peningkatan peran KB Swasta DBS dan BPJS
  5. Optimalisasi tim jaga mutu dan pengembangan SPP
  6. Pendekatan akses pelayanan KB pada klien (TKBK)
    dan pembinaan PA KB

37
REVITALIASI PROGRAM KKB 2013-2014
  • 7. Pelayanan KB Wilayah Khusus, Galcitas
    dan kumuh termasuk penduduk tidak tercatat, KB
    Perkotaan dan Perusahaan
  • 8. Pemantapan Pembinaan PA KB agar
    lestari melalui upaya penggerakan, pelayanan,
    pasca pelayanan dalam rangka CYP
  • Pemberdayaan dan revitalisasi lini lapangan
  • Advokasi pada semua Stakeholder dan mitra kerja
    yang berkaitan dengan penggerakan dan pelayanan
  • KIE Segmentatif ( Jateng Akie berbasis
    komunitas)

38
ADPIN
39
PRIORITAS
  • PUS, WUS dan Remaja, Keluarga mengetahui
    informasi KB melalui media massa (cetak dan
    elektronik) dan media luar ruang
  • Sosialisasi KKB melalui media Seni Budaya
  • Sosialisasi KKB melalui Media Poster di
    Puskesmas, Klinik KB dan Posyandu
  • Sosialisasi KKB berbasis komunitas
  • Penguatan penggerakan lini lapangan
  • Peningkatan sistem informasi manajemen berbasis
    Teknologi Informasi

40
DALDUK
41
PRIORITAS
  • Jumlah grand design pengendalian penduduk dan
    kebjakan sektor pembangunan berwawasan
    kependudukan
  • Jumlah parameter kependudukan yang tersedia
    tepat waktu dan disepakti oleh stakeholder
  • Persentase perguruan tinggi, sekolah dan
    organisasi pemuda yang melaksanakan pendidikan
    kependudukan
  • Persentase stakeholder dan mitra kerja yang
    memanfaatkan hasil analisis dampak penduduk.

42
PRIORITAS 2013
  • Fasilitasi penyusunan rancangan induk
    pengendalian penduduk kabupaten dan kota
  • Sosialisasi parameter pengendalian penduduk
  • Geographic Information System (GIS)
  • Sosialisasi Perilaku Hidup Berwawasan
    Kependudukan

43
KB-KR
44
PRIORITAS
  • Pilot Project Model KB Kencana
  • Penggarapan KB Wilayah Galciltas
  • Pengembangan Kemandirian ber KB
  • Memastikan alat dan obat kontrasepsi tersedia di
    fasilitas kesehatan/Klinik KB termasuk faskes
    yang mempunyai PKS dengan Jamkesmas maupun
    Jampersal.
  • Pembinaan Perserta KB Aktif.
  • Peningkatan kualitas pelayanan KB
  • Peningkatan MKJP dan KB Pria
  • Pengembangan Upaya kesehatan reproduksi
  • Pembinaan kesehatan reproduksi

45
PK3
46
PRIORITAS
  • Pilot Project Model BKB Holistik Integratif di
    4 Provinsi (Jateng, Sumsel, Sulut dan NTB)
  • Kampanye GenRe
  • Pengembangan Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera
  • Pengembangan lansia peduli
  • Pembinaan UPPKS

47
LATBANG
48
PRIORITAS
  • LDU
  • REFRESHING
  • PELATIHAN TEKNIS

1. PELATIHAN BAGI PKB/PLKB
2. PELATIHAN BAGI BIDAN
  • IUD DAN IMPLANT
  • KIP/KONSELING
  • IUD DAN IMPLANT
  • MOP
  • MOW

3. PELATIHAN BAGI DOKTER
49
PROGRAM DUKUNGAN MANAJEMEN DAN TUGAS TEKNIS
LAINNYA
50
Kegiatan Strategis Perencanaan
  1. Pengembangan Data Basis Perencanaan Yg berbasis
    TI
  2. Pengkajian dan Penyempurnaan PPM PA/PB dan
    sasaran KS
  3. Konsolidasi Perencanaan Program KKB di Pusat dan
    Provinsi (Koren-I dan II)
  4. Penjabaran penyusunan STRUKTUR PROGRAM DAN
    ANGGARAN
  5. Penyempurnaan Peta Strategi BSC, Scorecard
    Individu Eselon III dan IV
  6. Monitoring dan Evaluasi Perencanaan Program dan
    Anggaran

51
Kegiatan Strategis Pengelolaan Administrasi
dan SDM Pegawai
  1. Melaksanakan Penilaian Kinerja
  2. Melaksanakan Sistem Remunerasi
  3. Melaksanakan Sistem Pola Karier
  4. Melaksanakan Sistem Penghargaan Pegawai
  5. Melaksanakan Sistem Manajamen Kinerja
  6. Melaksanakan Perencanaan Kebutuhan SDM Pegawai
  7. Pengembangan Peta Kekuatan SDM Pegawai
  8. Pengembangan Scorecard Individu Pegawai
  9. Pengembangan Budaya Kerja CUK
  10. Fasilitasi peningkatan Kualitas Pelayanan
    Administrasi Kepegwaian
  11. Monitoring Evaluasi dan Pembinaa Pengelolaan
    Pegawai berbasis Kompetensi

52
Kegiatan Strategis Pengelolaan hukum dan
Organisasi
  1. Penjabaran Perangkat Tatalaksana Pembangunan KKB
  2. Melaksanakan Analisa Jabatan
  3. Peningkatan Kualitas Pembinaan Hukum, Organisasi
  4. Fasilitasi Provinsi dalam Pelaksanaan SPM dan
    NSPK di SKPD Kabupaten/Kota
  5. Peninngkatan Kualitas Pembinaan Program
  6. Monitoring dan Evaluasi Pelaksanan Hukum dan
    Perundang-Undangan

53
Kegiatan Strategis Pengelolaan Administrasi Umum
  1. Fasilitasi Peningkatan Kualitas Pelayanan
    Kerumahtanggaan
  2. Fasilitasi Pelayanan Jamuan Pimpinan dan tamu
    Pimpinan dalam Rangka Kedinasan.
  3. Fasilitasi Pelayanan Perjalanan Dinas dan
    Akomodasi Pimpinan
  4. Peningkatan kualitas Kebersihan lingkungan Kantor
  5. Pelaksanaan Peningkatan Layanan Keamanan Kantor
    dan Rumah Dinas Pimpinan.
  6. Pengelolaan Keprotokolan.
  7. Pelaksanaan Peningkatan kualitas Pelayanan
    Administrasi Perkantoran Yang Cepat dan Tepat
  8. Pengelolaan Penataan Arsip dan Dokumen
  9. Pelaksanaan Tata Persuratan yang Cepat dan Tepat.
  10. Perawatan dan pemeliharaan gedung, halaman kantor
    dan gudang.

54
Kegiatan Strategis Humas
  1. Peningkatan Kualitas Pembinaan ke Humas an
  2. Pelaksanaan Pemantapan Jejaring Kehumasan bagi
    Humas Pemerintah dan Swasta terkait.
  3. Peningkatan peran media melalui keg kehumasan

55
Kegiatan Strategis Pengelolaan Keuangan dan BMN
  1. Rekonsiliasi Laporan Keuangan BMN
  2. Implementasi Pengelolaan SAI
  3. Implemnetasi SIMAK-BMN
  4. Implementasi Sistem Pengelolaan Sarana Prasarana,
  5. Monitoring Pengelolaan PNBP
  6. Pengelolaan Administrasi Pelaksanaan Anggaran.
  7. Pelaksanaan Pengelolaan Pengadaan Barang Jasa.
  8. Fasilitasi Pelaksanaan Sistem Pengelolaan
    Pergudangan.
  9. Fasilitasi Pelaksanaan JKK.
  10. Pelaksanaan Verifikasi Pertanggung jawaban.
  11. Pelaksanaan Pengelolaan Penghapausan, dan TGR/TP
  12. Fasilitasi Peningkatan kualitas Pengelolaan
    Keuangan dan BMN.
  13. Monitoring pelaksanaan Pengelolaan Keuangan dan
    BMN.
  14. Pengembangan Data Basis BMN berbasis IT
  15. Fasilitasi Pelaksanaan Dana Alokasi Khusus Bidang
    KB
  16. Pengembangan Pengelolaan Keuangan Berbasis IT

56
Kegiatan Strategis Pengendalian
  1. Melaksanakan Rakorwas
  2. Penyusunan PKPT
  3. Melaksanakan audit operasional, post audit,
    pembinaan laporan Keu
  4. Riksus, Sandu
  5. Koordinasi Wasxtern
  6. Penyelesaian Statmas, ULTL was Intern dan Xtern
  7. Monitoring DAK
  8. Pembinaan APIP dan SPIP

57
POKOK-POKOK KEGIATAN DI KABUPATEN/KOTA TAHUN
2013
58
3331.001
RANCANGAN INDUK PENGENDALIAN PENDUDUK DI PROVINSI
  • 1. Penyusunan Grand Design Pengendalian
  • Penduduk Kab/Kota (35)
  • 2. Advokasi dan Sosialisasi Penyerasian
    Kebijakan Pembangunan Sektor Dengan Pembangunan
    KKB
  • Pembentukan Koalisi Kependudukan dan Fapsedu Tk.
    Kab/Kota (35)
  • Koordinasi dengan stakeholder dan mitra kerja
    dalam pendidikan kependudukan

59
3331.002
PEMBINAAN KESERTAAN BER-KB PROVINSI
  • Pembinaan Tim Jaga Mutu
  • Penggerakan Kesertaan Ber-KB Pria
  • Peningkatan KB Perusahaan
  • Pelayanan KB Tingkat Kecamatan
  • Pelayanan TKBK
  • Peningkatan KBRS Pemerintah dan Fasyankes Lainnya
    Dalam Pelayanan KB (12 Kl)
  • Penggerakan Pelayanan KB Puskesmas
  • Penggerakan Pelayanan KB MKJP MOP (4186), MOW
    (13.697), IUD (64.793), Implant (118.538)

60
  • Pelayanan Pencabutan Implant (96.496)
  • Penggerakan Pelayanan KB Melalui Babinsa
  • Peningkatan Kesertaan Ber-KB Melalui Pelayanan KB
    Di Wilayah Galcitas
  • Pembinaan Petugas Penghubung RR Klinik (1881/12)
  • Pertemuan Medis Teknis
  • Penguatan Jejaring Pelayanan KHIBA dan PMKR
  • Penggerakan Klinik Mll Petugas Lapangan
    (2403/12)
  • Penggerakan PKBRS Melalui Persi Award

61
  • Peningkatan Jejaring Melalui Tim Spesialis
  • Pemilihan Kelompok Prio Utomo
  • Pemilihan KB Perusahaan
  • Sosialisasi Kebijakan Informasi Program Kespro
  • Pengumpulan data klinik KB
  • Peningkatan Pencapaian Akseptor Baru Khususnya
    MKJP KB Pasca Persalinan, Pasca Keguguran Melalui
    Program Jampersal
  • Penggerakan KB MKJP Untuk Melaksanakan
    Papsmear/IVA

62
  • 23. Seminar Pencegahan Penanggulangan HIV/AIDS
    melalui promosi kondom dual protection
  • 24. Lomba Musik RAP
  • Pemilihan Puskesmas Klinik KB Pemerintah Terbaik
  • Pemilihan Bidan Praktek Swasta (BPS) Terbaik

63
3331.004
PEMBINAAN KETAHANAN DAN PEMBERDAYAAN KELUARGA DI
PROVINSI
  • Sosialisasi Panduan Pembentukan BKB Percontohan
  • Pembentukan Kelompok BKB Paripurna (573)
  • Dukungan Kelompok BKB Terpadu
  • Pemilihan Kelompok BKB
  • Pendampingan Kelompok BKB (Opers) 19.101 Klp
  • Pencanangan Gerak PKK dan Poktan
  • Pendampingan Kelompok BKB (Pembinaan)

64
  • Pendampingan Kelompok BKR
  • Pembentukan Kelompok BKR
  • Pembentukan dan Pengembangan PIK Remaja/Mahasiswa
  • Orientasi Bagi Kader BKR Paripurna
  • Orientasi Program Genre Bagi Pengelola Pendidik
    Sebaya PIK Remaja / Mahasiswa
  • Pemilihan PIK Remaja Unggulan
  • Pemilihan Kader Teladan BKR Paripurna
  • Pembuatan Profil PIKK KRR Kab/Kota

65
  • Sosialisasi Panduan Pembentukan BKL Paripurna
  • Pendampingan Kelompok BKL
  • Pembentukan Kelompok BKL Paripurna
  • Pemilihan Kelompok BKL
  • Pemilihan Keluarga Harmonis Sejahtera
  • Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera
  • Sosialisasi PPKS
  • Sosialisasi dan Desiminasi Program Ketahanan
    Keluarga

66
  • 24. Sosialisasi dan Desiminasi Program PEK
  • 25. Bahan Pengelolaan Pemberdayaan Keluarga
  • 26. Orientasi Program Ketahanan Keluarga Bagi
    Camat
  • Inventarisasi Sasaran
  • Pembinaan Kelompok UPPKS
  • Pengembangan Materi dan Media Bagi Kelompok UPPKS
  • Pembinaan Usaha Ekonomi Produktif
  • Penilaian Kelompok UPPKS Terbaik
  • Validasi Data Basis Online UPPKS
  • Peningkatan Teknis Produksi Bagi Kelompok UPPKS

67
3331.05
ADVOKASI DAN PENGGERAKAN
  • Pemilihan Akseptor Lestari Teladan
  • Liputan Berita Radio Kab/Kota
  • Dialog Interaktif Radio Kab/Kota
  • Pengadaan MMT Baliho Kab/Kota
  • Pameran Pembangunan Program KKB
  • KIE KKB Melalui Seni Budaya Tradisional Kab/Kota

68
7. Penyediaan Materi KIE Bagi Kab/Kota gt
Roolbanner gt Poster Promosi PKKB gt
Leaflet Alkon gt Lembar Balik PKKB 8.
Pembuatan Video KIE KKB
69
3331.06
KERJASAMA DENGAN MITRA KERJA
  • Pemberdayaan Mitra Kerja Dalam Pelaksanaan
    Advokasi dan KIE
  • gt TNI Manunggal KB-Kes
  • gt Tim Penggerak PKK
  • gt Bhakti Bhayangkara KB-Kes
  • gt Bhakti Muslimat
  • 2. Pengembangan Forum Jejaring Lini Lapangan
    Melalui Pemilihan PLKB Teladan

70
  • Pengembangan Pola Pembinaan LSM dan IMP Melalui
    Pemilihan PPKBD dan Sub.PPKBD Teladan
  • Peningkatan Program KKB Melalui Penyuluhan Bagi
    Tenaga Motivator TNI

71
3331.07
DATA DAN INFORMASI PROGRAM KEPENDUDUKAN DAN KB
DI PROVINSI
  • Orientasi Bagi Petugas Pendataan Keluarga Program
    KKB
  • Pengumpulan dan Pengolahan Data Hasil Pelayanan
    Kontrasepsi dan Pengendalian Lapangan (3
    Sub.Sistem)
  • Pendataan Keluarga (8577 Ds)
  • Sarasehan Pendataan Keluarga Kab/Kota

72
  • 5. Penyusunan Laporan Hasil Pendataan Keluarga
  • Penyusunan Laporan Umpan Balik RR
  • Penyusunan Laporan Tahunan PKBN
  • Entry Data MDK
  • Analisis dan Evaluasi Data Hasil Pendataan
    Keluarga
  • Analisis Efek Dampak

73
3331.10
DUKUNGAN MANAJEMEN
  • Penyusunan Data Basis Perencanaan Program
  • Pemeliharaan Alkon dan Non Alkon
  • Honor Bendahara Pengeluaran Pembantu
  • Honor Bendahara Materiil Kab/Kota

74
MATUR NUWUN
Sekretariat bkkbn jateng
About PowerShow.com