PERSONALITY - PowerPoint PPT Presentation

Loading...

PPT – PERSONALITY PowerPoint presentation | free to download - id: 768fbc-YzgzO



Loading


The Adobe Flash plugin is needed to view this content

Get the plugin now

View by Category
About This Presentation
Title:

PERSONALITY

Description:

PERSONALITY Kelompok 2 Andrew Daniel Jullianson Yosefina Emilia Wagey Rizki Fauziah Nathaniel Andrey Kansil Bayu Rahmat Ramdhani Riska Institut Teknologi dan Bisnis ... – PowerPoint PPT presentation

Number of Views:31
Avg rating:3.0/5.0
Slides: 33
Provided by: Zee85
Learn more at: http://khm313.weblog.esaunggul.ac.id
Category:

less

Write a Comment
User Comments (0)
Transcript and Presenter's Notes

Title: PERSONALITY


1
PERSONALITY
2
Kelompok 2
  • Andrew Daniel Jullianson
  • Yosefina Emilia Wagey
  • Rizki Fauziah
  • Nathaniel Andrey Kansil
  • Bayu Rahmat Ramdhani
  • Riska
  • Institut Teknologi dan Bisnis Kalbe

3
What is personality?
  • Gordon W.Allport
  • sebuah organisasi dinamis di dalam sistem psikis
    dan fisik individu yang menentukan karakteristik
    perilaku dan pikirannya
  • Pervin dan John
  • kepribadian mewakili karakteristik individu yang
    terdiri dari pola-pola pikiran, perasaan dan
    perilaku yang konsisten.
  • .

4
Penggolongan manusia berdasarkan kepribadiannya
  • Didasarkan pada dua hal, yaitu
  • Berdasarkan aspek biologis
  • Berdasarkan aspek psikologis

5
Berdasarkan aspek biologis
  • Hipocrates 4 kelompok besar dengan fokus pada
    cairan tubuh yang mendominasi dan memberikan
    pengaruh kepada individu tersebut(4 jenis cairan
    tubuh), pembagiannya meliputi
  • empedu kuning (choleris)
  • empedu hitam (melankolis)
  • cairan lendir (flegmatis) dan
  • darah (sanguinis)

6
  • Shelldon dan Kretchmer kepribadian didasarkan
    pada (bentuk tubuh), diantaranya
  • Endomorf
  • Mesomorf
  • Ektomorf

7
Berdasarkan aspek psikologis
  • Carl Gustav Jung
  • Introvert
  • ekstrovert
  • Heymans
  • Emosialitet
  • aktivitet
  • sekunder.

8
Teori-teori mengenai kepribadian
  • Psychoanalytic Theory
  • Behaviorist and Social-Learning Theories
  • Humanistic Theories
  • Trait theories
  • Personality assessment

9
Psychoanalytic Theory
10
  • Dipelopori oleh Sigmund Freud (Bapak Psikologi
    Kepribadian)
  • Memandang kepribadian terdiri dari 3 komponen,
    yaitu
  • Id
  • Ego
  • Superego

11
  • Id (Das Es) yaitu aspek biologis (berisikan
    hal-hal yang dibawa sejak lahir)
  • Ego (Das Ich) yaitu aspek psikologis (bekerja
    dengan prinsip kenyataan/reality principle)
  • Super ego (Das Ueber Ich) yaitu aspek sosiologis
    (merupakan wakil nilai-nilai tradisional dan
    cita-cita masyarakat sebagaimana ditafsirkan
    orang tua kepada anak-anaknya melalui berbagai
    perintah dan larangan)

12
Struktur Kepribadian dalam Pandangan Freud
Struktur Consciousness Content and Function
Id Unconscious Basic impulses (sex and aggression)
Ego Predominantly conscious Mediating between id impulses and superego inhibitions tests reality seeks safety and survival rational, logical taking account of space and time
Super ego Both conscious and unconscious Ideals and morals strives for perfection observes, dictates, criticizes and prohibits imposes limitations on satisfactions becomes the conscience of the individual
13
Dinamika Kepribadian
  • Represi
  • Proyeksi
  • Displacement
  • Rasionalisasi
  • Reaksi formasi
  • Regresi

14
Fase Perkembangan Kepribadian menurut Freud
  • Fase oral (0-1 tahun)
  • Fase anal (1-3 tahun)
  • Fase phallic (3-5 tahun)
  • Fase laten (5-12 atau 13 tahun)
  • Fase genital (pubertas - 20 tahun ke atas)

15
Other psychodynamic theorists The Neo-Freudians
  • Carl Gustav Jung
  • Alfred Adler
  • Karen Horney

16
Behaviorist and Social-Learning Theories
17
Behaviorist
  • Teori ini menyebutkan bahwa belajar merupakan
    perubahan tingkah laku karena adanya interaksi
    antara stimulus dan respon.
  • Dengan kata lain, belajar merupakan bentuk
    perubahan yang dialami siswa dalam hal
    kemampuannya untuk bertingkahlaku dengan cara
    yang baru sebagai hasil interaksi antara stimulus
    dan respon. seseorang dianggap telah belajar
    sesuatu jika ia dapat menunjukkan perubahan
    tingkah lakunya.

18
Social-Learning
  • Teori belajar sosial atau disebut juga teori
    observational learning adalah sebuah teori
    belajar yang relatif masih baru dibandingkan
    dengan teori-teori belajar lainnya.
  • Prinsip dasar belajar menurut teori ini, bahwa
    yang dipelajari individu terutama dalam belajar
    sosial dan moral terjadi melalui peniruan
    (imitation) dan penyajian contoh perilaku
    (modeling). Teori ini juga masih memandang
    pentingnya conditioning. Melalui pemberian reward
    dan punishment, seorang individu akan berfikir
    dan memutuskan perilaku sosial mana yang perlu
    dilakukan.

19
Humanistic Theories
20
  • Tokoh Humanistic
  • 1. Carl Rogers (1902 1988)
  • 2. Abraham Maslow (1908-1970)
  • Pandangan humanistic banyak diterapkan dalam
    bidang psikoterapi dan konseling. Tujuannya
    adalah meningkatkan pemahaman diri.

21
Carl Rogers
  • Rogers mendasarkan teori dinamika kepribadian
    pada konsep aktualisasi diri.
  • Aktualisasi diri adalah daya yang mendorong
    pengembangan diri dan potensi individu, sifatnya
    bawaan dan sudah menjadi ciri seluruh manusia.
  • Aktualisasi diri yang mendorong manusia sampai
    kepada pengembangan yang optimal dan menghasilkan
    ciri unik manusia seperti kreativitas, inovasi,
    dan lain-lain.

22
Abraham Maslow
  • Maslow dikenal dengan teori motivasinya.
  • Teori ini mengasumsikan bahwa perkembangan
    psikologis manusia didorong oleh hirarki
    kebutuhannya,diantaranya yaitu
  • physiological needs,
  • safety needs,
  • love belonging needs,
  • esteen needs,
  • self-actualization.

23
Trait Theories
24
  • Dalam teori-teori kepribadian, kepribadian
    terdiri dari antara lain trait dan tipe, yaitu
  • Trait dijelaskan sebagai disposisi untuk
    berperilaku dalam cara tertentu yang
    menggambarkan dimensi dasar dari kepribadian
    dalam bentuk konsistensi respon individu dalam
    situasi yang berbeda-beda, seperti yang tercermin
    dalam perilaku seseorang pada berbagai situasi.
  • Sedangkan tipe adalah pengelompokan
    bermacam-macam trait

25
Asumsi Trait
  • Trait merupakan pola konsisten dari pikiran,
    perasaan, atau tindakan yang membedakan seseorang
    dari yang lain, sehingga
  • Trait relatif stabil dari waktu ke waktu
  • Trait konsisten dari situasi ke situasi
  • Trait merupakan kecenderungan dasar yang menetap
    selama kehidupan, namun karakteristik tingkah
    laku dapat berubah karena
  • ada proses adaptif
  • adanya perbedaan kekuatan
  • kombinasi dari trait yang ada

26
  • Gordon W. Allport
  • Allport mengenalkan istilah central trait, yaitu
    kumpulan kata-kata yang biasanya digunakan oleh
    orang untuk mendeskripsikan individu.
  • Allport percaya bahwa trait menyatukan dan
    mengintegrasikan perilaku seseorang dengan
    mengakibatkan seseorang melakukan pendekatan yang
    serupa (baik tujuan ataupun rencananya) terhadap
    situasi-situasi yang berbeda. Walaupun demikian,
    dua orang yang memiliki trait yang sama tidak
    selalu menampilkan tindakan yang sama. Mereka
    dapat mengekspresikan trait mereka dengan cara
    yang berbeda. Perbedaan inilah yang membuat
    masing-masing individu menjadi pribadi yang unik

27
Personality assessment
28
  • Personality Assessment adalah teori-teori untuk
    mengukur kepribadian manusia untuk meningkatkan
    pemahaman diri.
  • Personality Assessment memiliki beberapa
    pendekatan, yaitu subjektif, objektif, dan
    proyektif.

29
  • Subjective Test
  • Tujuan dari tes ini adalah mengumpulkan
    informasi, menilai pengalaman, kemampuan,
    interpersonal skill, dan kemampuan untuk berkerja
    sama.
  • Kekurangan dari tes ini adalah bias yang
    ditimbulkan oleh tendensi subjektif.

30
  • Objective Test
  • Kelebihan dari tes ini adalah tidak adanya bias
    sepetif yang ada pada subjective test.
  • Banyak digunakan untuk penelitian, hasil-nya
    dalam statistik dan probabilitas.

31
  • Projective Test
  • Merupakan bentuk tes yang paling berbeda dari
    dua lainnya, karena didesain untuk mengungkap
    pikiran, emosi, dan hasrat yang mungkin tidak
    diketahui oleh pengambil tes itu sendiri.
  • Kelebihan tes ini dapat membuka hal-hal yang
    mungkin terlewatkan kedua tes diatas,
    kekurangannya adalah ketergantungan pada
    kemampuan interpretasi manusia dalam hasilnya

32
Terima kasih
About PowerShow.com