Planing, Programming, Budgeting System Sistem perencanaan, pemrograman, dan penganggaran (SIPPA). - PowerPoint PPT Presentation

Loading...

PPT – Planing, Programming, Budgeting System Sistem perencanaan, pemrograman, dan penganggaran (SIPPA). PowerPoint presentation | free to download - id: 768008-ZDgzY



Loading


The Adobe Flash plugin is needed to view this content

Get the plugin now

View by Category
About This Presentation
Title:

Planing, Programming, Budgeting System Sistem perencanaan, pemrograman, dan penganggaran (SIPPA).

Description:

Title: Planing, Programming, Budgeting System Sistem perencanaan, pemrograman, dan penganggaran (SIPPA). Author: endri Sanopaka Last modified by – PowerPoint PPT presentation

Number of Views:23
Avg rating:3.0/5.0
Slides: 16
Provided by: endr6
Learn more at: http://endrisanopaka.files.wordpress.com
Category:

less

Write a Comment
User Comments (0)
Transcript and Presenter's Notes

Title: Planing, Programming, Budgeting System Sistem perencanaan, pemrograman, dan penganggaran (SIPPA).


1
Planing, Programming, Budgeting SystemSistem
perencanaan, pemrograman, dan penganggaran
(SIPPA).
  • ENDRI SANOPAKA, S.Sos
  • STISIPOL RAJA HAJI

2
  • PPBS merupakan teknik penganggaran yang
    didasarkan pada teori sistem yang berorientasi
    pada output dan tujuan dengan penekanan utamanya
    adalah alokasi sumberdaya berdasarkan analisis
    ekonomi.
  • Sistem anggaran PPBS tidak mendasarkan pada
    struktur organisasi tradisional yang terdiri dari
    divisi-divisi, namun berdasarkan program, yaitu
    pengelompokkan aktivitas untuk mencapai tujuan
    tertentu.

3
  • PPBS adalah salah satu program penganggaran yang
    ditujukan untuk membantu manajemen pemerintahan
    didalam membuat keputusan alokasi sumberdaya
    secara lebih baik. Hal tersebut disebabkan oleh
    sumberdaya yang dimiliki pemerintah yang terbatas
    jumlahnya, sementara tuntutan masyarakat sangat
    banyak bahkan tidak terbatas jumlahnya.
  • Dalam keadaan seperti itu, pemerintah dihadapkan
    pada pilihan alternatif keputusan yang memberikan
    manfaat paling besar dalam pencapaian tujuan
    organisasi secara keseluruhan. PPBS memberikan
    rerangka untuk membuat pilihan tersebut.

4
Karakteristik PPBS
  • Berfokus pada tujuan dan aktivitas (program)
    untuk mencapai tujuan.
  • Secara eksplisit menjelaskan implikasi terhadap
    tahun anggaran yang akan datang, karena PPBS
    berorientasi pada masa depan.
  • Mempertimbangkan semua biaya yang terjadi.
  • Dilakukan analisis secara sistematis atas
    berbagai alternatif program, yang meliputi (a)
    identifikasi tujuan, (b) identifikasi secara
    sistematik alternatif program untuk mencapai
    tujuan, (c) estimasi biaya total dari
    masing-masing alternatif program, (d) estimasi
    manfaat (hasil) yang ingin diperoleh dari
    masing-masing alternatif program.

5
Keunggulan PPBS
  • Menggambarkan tujuan organisasi yang lebih nyata
    dan membantu pimpinan didalam membuat keputusan
    yang menyangkut usaha pencapaian tujuan.
  • Menghindarkan adanya pertentangan dan overlaping
    program dan mewujudkan sinkronisasi dan integrasi
    antar aparat organisasi dalam proses perencanaan.
  • Alokasi sumberdaya yang lebih efisien dan efektif
    berdasarkan analisis manfaat dan biaya untuk
    mencapai tujuan, karena PPBS menggunakan teori
    marginal utility.
  • Dalam jangka panjang dapat mengurangi beban
    kerja.
  • Lintas departemen, sehingga dapat meningkatkan
    komunikasi, koordinasi dan tentunya adalah kerja
    sama yang baik antara departemen.

6
Kelemahan PPBS
  • PPBS membutuhkan sistem informasi yang canggih,
    ketersediaan data, adanya sistem pengukuran dan
    staf yang memiliki kapabilitas tinggi.
  • Implementasi PPBS membutuhkan biaya yang besar,
    karena PPBS membutuhkan teknologi yang canggih.
  • PPBS hanya bagus secara teori, namun peng
    implementasian nya cukup sulit.
  • PPBS mengabaikan realitas politik dan realitas
    organisasi sebagai kumpulan manusia yang
    kompleks.
  • Memerlukan pengelola yang ahli dan memiliki
    kualitas tinggi.
  • Pengaplikasian PPBS menghadapi masalah teknis.
    Hal ini terkait dengan sifat program atau
    kegiatan yang lintas departemen, sehingga
    menyulitkan didalam mengalokasikan biaya.
    Sementara itu, sistem akuntansi dibuat
    berdasarkan departemen, bukan program.

7
Konsepsi Pokok PPBS
  • Ada beberapa konsep daripada PPBS, yang meliputi
    beberapa hal, antara lain
  • Tujuan
  • Menjadi pengarah pada hasil yang akan diperoleh
    ataupun pelayanan dan jasa-jasa yang akan
    diberikan.
  • Alternatif Cara.
  • Menyajikan pilihan dari serangkaian cara ataupun
    tindakan.
  • Hasil Guna. (Outcome)
  • Berkaitan dengan pengukuran atas tingkat
    keberhasilan tindakan dalam rangka pencapaian
    tujuan.
  • Dimensi Waktu.
  • Memperkiran perspektif secara tahunan dalam
    mempertimbangkan akibat dari tuntutan yang
    diproyeksi pada masa mendatang.

8
Masih konsepsi ..
  • Prioritas.
  • Berkaitan dengan penentuan atas tindakan yang
    diutamakan, akan diambil kriteria pilihan
    tertentu.
  • Pengendalian atau Pengawasan.
  • Pengendalian atau pengawasan ke tata laksanaan
    yang terintegrasi berkaitan dengan sistem
    pelaporan dan aliran balik informasi.
  • Dayaguna.
  • Berkaitan dengan pengukuran atas tingkat
    hasilnya tindakan pencapaian tujuan, jika tujuan
    dan tindakan itu dapat dinyatakan dan dinilai
    secara kuantitatif.

9
Komponen Pokok PPBS
  • Selain konsepsi, di PPBS juga terdapat beberapa
    komponen pokok yang perlu kita ketahui, antara
    lain
  • Analisis.
  • Merupakan komponen utama PPBS. Analisis ini
    begitu penting, karena tanpa adanya analisis
    terlebih dahulu maka perencanaan dan pelaksanaan
    akan dirasa akan sia-sia. Sebab yang terjadi
    nantinya akan bertolak belakang dengan yang
    diharapkan.
  • Program.
  • Merupakan komponen dasar penyusunan program,
    menunjukkan penyatuan kegiatan dan sumber yang
    diperlukan untuk mencapai suatu tujuan tertentu
    atau serangkaian tujuan tertentu.

10
  • Struktur Program.
  • Merupakan suatu sistem untuk mengelompokkan
    kegiatan pemerintah dalam tingkatan hubungan yang
    berorientasi pada tujuan tanpa memperhatikan
    lokasi organisasi dari kegiatan itu.
  • Bentuk Anggaran.
  • Dalam PPBS, penyajian anggaran adalah bentuk
    program yang didasarkan perhitungan untuk jangka
    beberapa tahun mendatang.

11
  • Rencana Tindakan.
  • Dibagian ini, penterjemahan anggaran ke dalam
    bentuk program, didalam artian siapa yang berbuat
    apa, bilamana, dimana dan dengan sumber apa saja.
    Setiap tujuan program perlu diselaraskan dengan
    tujuan organisasi.
  • Sistem Informasi.
  • Mekanisme feedback dapat diinterpretasi sebagai
    penyampaian informasi tentang akibat dari
    keputusan, sehingga dapat diambil tindakan
    setelah dilakukan evaluasi keputusan yang ada.

12
Perangkat Operasional PPBS
  • Secara rinci, perangkat operasional adalah
    sebagai berikut
  • Masalah Program Utama.
  • Struktur Program.
  • Kategori Program (Sektor).
  • Sub Kategorisasi Program.
  • Elemen Program (Proyek).

13
Masalah Program Utama
  • Setiap permasalahan organisasi biasanya
    diputuskan dalam perspektif anggaran, seperti
    implikasi dalam besaran biaya, arah rincian
    program, dan pilihan kebijakan sekarang maupun
    dimasa mendatang.
  • Gambaran perumusan permasalahan program utama
    adalah identifikasi alternatif pelaksanaan, biaya
    serta manfaat yang ada hubungannya dengan
    pertimbangan legislatif maupun pertimbangan
    kapasitas sumberdaya.

14
Struktur Program
  • Struktur program PPBS merupakan alat penurunan
    tujuan kegiatan, melalui kategorisasi berbagai
    kegiatan tersebut kedalam program. Struktur
    program PPBS dapat diklasifikasikan sebagai
    berikut
  • Kategori Program (Sektor).
  • Struktur program disusun berdasarkan kerangka
    dasar yang diinspirasi dengan pemecahan masalah
    utama. Struktur ini terdiri dari tujuan atau
    sasaran dan skala operasi yang dikembangkan dalam
    berbagai tingkat ke tatalaksanaan atau
    administrasi.
  • Sub Kategorisasi Program.
  • Rincian program dalam sektor dan elemen program
    yang menghasilkan output yang serupa.
  • Elemen Program (Proyek).
  • Rincian kegiatan departemen atau lembaga yang
    secara langsung dihubungkan dalam output atau
    sekelompok output yang saling terkait.

15
(No Transcript)
About PowerShow.com