PENGENALAN ICD-10 - PowerPoint PPT Presentation

Loading...

PPT – PENGENALAN ICD-10 PowerPoint presentation | free to download - id: 71c156-MDk3N



Loading


The Adobe Flash plugin is needed to view this content

Get the plugin now

View by Category
About This Presentation
Title:

PENGENALAN ICD-10

Description:

Title: PENGENALAN SISTEM CODING DIAGNOSIS Author: Admin Last modified by: acer Created Date: 7/20/2004 9:57:33 PM Document presentation format: On-screen Show (4:3) – PowerPoint PPT presentation

Number of Views:32
Avg rating:3.0/5.0
Slides: 70
Provided by: admin58
Learn more at: http://faridaryany.files.wordpress.com
Category:

less

Write a Comment
User Comments (0)
Transcript and Presenter's Notes

Title: PENGENALAN ICD-10


1
PENGENALAN ICD-10
2
INTERNATIONAL CLASSIFICATION OF DISEASES AND
HEALTH RELATED PROBLEMS 10TH REVISION(ICD-10,
WHO)
  • Sejak tahun 1996-1997-1998 ICD-10th rev.
    diharuskan digunakan di
  • Indonesia oleh Depkes R.I. untuk menggantikan
    ICD-9th rev.
  • (yang telah digunakan sebelumnya) bagi
    kepentingan pelaporan
  • Sistem Informasi Rumah Sakit di Indonesia yang
    merupakan revisi
  • dari Sistem Pelaporan Rumah Sakit di Indonesia.
  • Beda dengan ICD-9 yang terdiri hanya dari 2
    Volume, ICD-10 terdiri
  • dari 3 volume Volume 1, 2 dan 3.
  • ICD-10 Volume 1 adalah daftar tabulasi lengkap
    penyakit, dan
  • ICD-10 Volume 3 adalah daftar indeks alfabetis.
    sedangkan
  • ICD-10 Volume 2 adalah buku khusus yang
    merupakan manual
  • pedoman cara coding (pengkodean) dengan
    menggunakan ICD-10,
  • yang pada ICD-9 digabung di Volume 1.

3
STRUKTUR ICD-10 Volume 1
  • Daftar Isi Halaman
  • - Pengantar ... 1
  • - Pengakuan 5
  • - Pusat Kolaborasi Klasifikasi Penyakit 7
  • - Laporan hasil pertemuan internasional
  • berkaitan dengan Revisi ke 10 ICD .. 9
  • - Daftar kategori 3-digits .. 29
  • - Daftar tabulasi istilah yang termasuk dan
  • subkategori 4-karakter 105
  • - Bab I s/d XXI ...107?1175
  • - Morfologi neoplasma ..1177
  • - Daftar tabulasi khusus mortalitas
  • morbiditas 1205
  • - Definisi-definisi .........1233
  • - Regulasi berkaitan dengan nomenklatur ..1239

4
Bab-Bab di Volume 1 ICD-10A-Z (kecuali U),
halaman 107 - 1175
  • No (alfabet) Judul Bab Halaman
  • (A-B) Penyakit Infeksi dan Parasitik
    tertentu 107
  • (C-D) Neoplasma 181
  • (D) Penyakit Darah dan Organ Pembentuk Darah dan
    gangguan yang melibatkan Mekanisme Imunitas
    249
  • (E) Penyakit Endokrin, Nutrisional dan Metabolik
    271
  • (F) Gangguan Mental dan Prilaku 311
  • (G) Penyakit Sistem Saraf 389
  • (H) Penyakit Mata dan Adneksa Mata 429
  • (H) Penyakit Telinga dan Prosesus Mastoid 459
  • ( I ) Penyakit Sistem Sirkulasi 471
  • (J) Penyakit Sistem Respirasi 515
  • (K) Penyakit Sitsem Digestif 549
  • (L) Penyakit Kulit Jaringan Bawah Kulit
    597
  • (M) Penyakit Otot-Kerangka Tulang Jaringan
    Ikat 627

5
Bab-Bab di Volume 1 ICD-10A-Z (kecuali U),
halaman 107 - 1175
  • No (alfabet) Judul Bab Halaman
  • XIV (N) Penyakit Sistem Genitourinaria 679
  • XV (O) Kehamilan, persalinan-kelahiran dan nifas
    721
  • XVI (P) Kondisi-kondisi tertentu dimulai
    dalam periode perinatal 765
  • XVII (Q) Malformasi, deformasi dan abnormalitas
  • kromosomal yang kongenital 795
  • (R) Simtoma, tanda-tanda dan temuan klinis,
    laboratoris yang abnormal, NEC (Not elserwhere
    classified)
  • (tidak terklasifikasi di bab/bagian lain) 853
  • XIX. (S-T) Cedera, keracunan dan
    konsekuensi-konsekuensi
  • lain akibat sebab luar 891
  • (V-W-X-Y) Sebab-sebab luar Mortalitas dan
    Morbiditas 1101
  • (Z) Faktor-faktor yang mempengaruhi status
    kesehatan dan kontak dengan fasiltas
    pelayanan kesehatan 1125

6
STRUKTUR BAB
  • BAB ? BLOK ? GRUP KATEGORI ? KATEGORI
  • (3-digit) ? SUB-KATEGORI (digits ke 4 di
    belakang titik), dan kadang untuk nomor kode
    tertentu ada tambahan nomor sebagai digit ke-5
    (dicacat pada kolom tersendiri)
  • Klasifikasi ganda dengan tanda dagger(!,
    sangkur) dan asterisk(, bintang).
  • Kode tambahan untuk nomor kode tertentu
  • Kode primer dan kode sekunder
  • Kode morfologi tumor (M. ----/-)
  • Kode digit ke-5 (untuk site lokasi gangguan
    dsb.)
  • Peraturan/konvensi arti tanda-tanda baca (),
    (), ,
  • (.-) yang mengikuti, mengurung kode atau
    perintah yang harus dilaksanakan sebelum
    pilihan kode diputuskan.

7
STRUKTUR ICD-VOLUME 2
  • Penjelasan
  • 2. Deskripsi ICD-10
  • 2.1 Tujuan dan pengaplikasiannya
  • 2.2 Konsep keluarga besar ICD
  • 2.2.1 Diagnosis-related classifications
  • 2.2.2 Non-diagnostic classification
  • 2.2.3 Information support to primary health
    care
  • 2.2.4 International Nomenclature of Diseases
  • 2.2.5 The role of WHO
  • 2.3 Prinsip umum klasifikasi penyakit

8
STRUKTUR ICD-VOLUME 2 (Lanjutan)
  • 2.4 Struktur dasar dan kekhususan klasifikasi
    ICD
  • 2.4.1 Volume-2
  • 2.4.2 Bab-bab
  • 2.4.3 Blok kategori-2
  • 2.4.4 Kategori-2 3 karakter
  • 2.4.5 Kategori-2 4 karakter
  • 2.4.6 Supplementary subdivisions for use at
    the
  • fifth or subsequent character level
  • 2.4.7 Kode U yang belum dimanfaatkan.
  • Cara menggunakan ICD
  • Rules dan pedoman pengkodean mortalitas dan
    morbiditas
  • Presentasi statistis
  • Riwayat perkembangan ICD
  • Referensi
  • Index

9
STRUKTUR ICD VOLUME 3
  • Penjelasan
  • Susunan umum indeks
  • Konvensi-konvensi yang berlaku pada indeks
  • Seksi I. Indeks alfabetis penyakit dan bentuk
    alamiah cedera
  • Seksi II. Sebab-sebab luar suatu cedera
  • Seksi III. Tabel nama generik obat-obat dan
    zat-zat kimia
  • Corrigenda beberapa isi di Volume 1

10
RUNTUNAN TINDAKAN CARA MENGGUNAKAN ICD-10UNTUK
MENCARI KODE YANG DIPERLUKAN
  • PENGKODEAN SECARA UMUM
  • Baca dan pelajari isi buku manual/pedoman Coding
    ICD-10, Volume 2 (perhatikan makna dari berbagai
    tanda baca yang mempunyai arti khusus pada
    ICD-10, (.-) () ( ), , kata and, with, or
    dan sebagainya.
  • Pilih kata/istilah yang akan digunakan sebagai
    Lead-term untuk memandu coder mencari istilah
    yang sama beserta nomor kode yang mengikuti di
    belakangnya, pada Volume 3 ICD-10.

11
  • Perhatikan perintah yang ada di dalam kurung (
    ),
  • di belakang istilah diagnosis yang ditemukan,
    dan
  • juga perintah yang dilengkapi dengan kata (see,
  • see also ) dan jalankan perintah yang dimaksud.
  • Perhatikan ada atau tidak Note di atas atau di
  • bawah istilah berikut kode yang akan dipilih.
    Ada
  • kemungkinan ada perintah untuk menambah digit
    di
  • belakang digit ke-3, ke-4 atau membatasi cara
  • penerapan kode yang akan dipilih.

12
RUNTUNAN TINDAKAN CARA MENGGUNAKAN ICD-10UNTUK
MENCARI KODE YANG DIPERLUKAN (Lanjutan)
  • Kontrol kode yang dipilih dengan yang tertera di
    Volume 1.
  • Perhatikan
  • 1. penjelasan pada Note di bawah Bab atau di
  • bawah kategori, sub-kategori yang umumnya
  • mengatur batasan pemanfaatan kode yang terkait
  • 2. includes dan excludes yang ada di bawah Bab,
  • Kategori atau Subkategori yang membatasi jenis
  • yang termasuk dan atau tidak termasuk.
  • 3. adanya kalimat dalam kurung atau (
    ), jalankan
  • perintah yang tersebut di dalam kurung, yang
  • umumnya akan lebih merinci informasi yang akan
  • dihasilkan.

13
RUNTUNAN TINDAKAN CARA MENGGUNAKAN ICD-10UNTUK
MENCARI KODE YANG DIPERLUKAN (Lanjutan)
  • Apabila semuanya sudah cocok dan tidak melanggar
    aturan
  • yang ditetapkan. Pilih code tersebut sebagai
    code diganoses
  • atau masalah terkait kesehatan tersebut sebagai
    masukan ke
  • sistem perekaman dan informasi yang
    dikembangkan.
  • 7. Simpan code yang telah dipilih dalam format
    kartu indeks
  • istilah diagnosis terkait secara manual ataupun
    komputer.
  • Code data diagnoses Kebidanan, metode persalinan
    dan
  • nifas serta bayi neonatal/perinatal, sebab luar
    cedera,
  • neoplasma, memerlukan desain format perekaman
    code
  • khusus.
  • Yang tidak kalah penting adalah rubahlah dulu
    ejaan istilah dalam bahasa Indonesia ke
  • ejaan bahasa Inggeris sebelum mencarinya di
    Volume 3.
  • Adakan analisis kualitatif dan kuantitatif
    Rekam Medis
  • sebelum proses coding dimulai.

14
RUNTUNAN TINDAKAN MENCARI KODE ICD-10
15
CARA MENCARI CODE ICD-10 yang BENAR
  • URUTAN TINDAKAN
  • Tentukan Lead-term yang Anda pilih untuk panduan
    mencari di halaman urut abjad pada ICD-10 vol 3.
  • Bila Lead-term yang anda pilih tereja dalam
    Bahasa Indonesia, maka ubahlah menjadi ejaan
    bahasa Inggeris istilah diagnosis terkait, ?
    telusuri di indeks abjad vol. 3
  • Pilih istilah yang dimaksud beserta nomor ICD-nya
    serta perhatikan
  • - adanya kata-kata dalam kurang yang
    mengikutinya.
  • - adanya perintah lain yang menyertainya,
    ump. Perintah ? (see also S) atau
  • see Meningitis
  • atau see condition, dll) dan kemungkinan
    Note - yang ada.

16
  • CARA MENCARI CODE ICD-10 yang BENAR
    (Lanjutan-1)
  • Jalankan perintah yang ada, karena ada
    kemungkinan akan mempengaruhi pilihan code Anda.
  • Tentukan code yang Anda anggap tepat dan telusuri
    nomor tersebut di halaman ICD-10 vol 1.
  • Baca semua keterangan, excludes, includes, Note
    atau keterangan dalam (see page, atau see also
    dsb) atau keterangan Use additional cause code
    dsb. Yang mungkin ada di atas atau di bawah judul
    Blok atau di bawah judul kategori terkait.

17
CARA MENCARI CODE ICD-10 yang BENAR (Lanjutan-2)
  • Jalankan perintah yang ada.
  • Ada kemungkinan ada perubahan nomor code pada
  • digit-ke 4, atau tambahan digit ke 5 atau
    tambahan
  • additional code, external code atau M-code dsb.
  • Cek kembali istilah diagnoses terkait dengan
    yang
  • ada tertulis di RM pasien, sama/tidak dengan
    yang
  • Anda maksud.
  • Contoh Anemia ternyata setelah dicek Anemia
    bumil.
  • Demam tifus tidak sama dengan typhoid fever

18
  • CARA MENCARI CODE ICD-10 yang BENAR
    (Lanjutan-3)
  • Analisis kembali apakah code yang Anda pilih
  • adalah kondisi utama atau komplikasi? Atau
  • simtoma? Atau comorbidity atau diagnose
  • sekunder/suplementer atau lain-lain?
  • Berapa istilah diagnoses yang harus Anda beri
    code
  • ICD-10? (perhatikan peraturan setempat,
    peraturan
  • RL Depkes, BKKBN. SIMPUS, SLTP, BL1, peraturan
    ASKES atau asurani-asuransi lain?
  • Peraturan Program registrasi kanker atau
    registrasi
  • infeksi menular atau penyakit lain, peraturan
    kete-
  • rangan visum ataupun surat kematian dsb.

19
  • CARA MENCARI CODE ICD-10 yang BENAR
    (Lanjutan-4)
  • Perhatikan persyaratan dual-klasifikasi (! )
    dll.
  • Perhatikan peraturan penulisan additional code.
  • Perhatikan cara penulisan digit ke-5 yang ada.
  • Perhatikan konvensi dan tanda baca ICD yang
  • berlaku.
  • Perhatikan peraturan batas waktu penyelesaian
  • coding diagnoses setempat

20
CARA MENCARI CODE ICD-10 yang BENAR (Lanjutan-5)
  • Perhatikan penyelesaian proses pencatatan/
  • pendokumentasian/penyimpanan/ retireval data
  • diagnoses (Indeks penyakit, tindakan dan indeks
    dokter).
  • Perhatikan peraturan penyelesaian RL tentang
    pelaporan data diagnoses, LB1 (khusus untuk
    Puskesma)
  • Apakah rumah sakit diikutsertakan program
    registrasi kanker (YKI), dan keperluan lain-lain
    ?

21
CODE untuk PASIEN OBSTETRIC
  • KHUSUS UNTUK BUMIL
  • Code diagnosis prenatal care
  • Code status kesehatan bumil saat in-partu
  • Perhatikan penyakit-penyakit yang menyertai
    kehamilan atau penyulit
  • (1) kehamilan (Pregnancy),
  • (2) Persalinan (Delivery, labour, labor)
    (3) Nifas (Puerperium)

22
CODE untuk PASIEN OBSTETRIC (Lanjutan)
  • Partus, minimum codes yang diperlukan
  • - Status ibu saat melahirakn, penyakit-2
    kondisi yang mungkin mempengaruhi atau sebagai
    penyulit kala-kala persalinan.
  • - Metode persalinan tunggal/multipel
  • Partus spontan atau dengan pertolongan vakum,
    forcep, seksio, induksi dsb.
  • - Outcome of delivery (tunggal/multipel)
  • Masalah/gangguan post partus/ puerperium.

23
CODE untuk BAYI PERINATAL
  • KHUSUS UNTUK BAYI PERINATAL
  • Apabila bayi lahir sehat maka tidak memiliki code
    diagnosis penyakit (P) ? hanya perlu code bahwa
    ia lahir hidup di lokasi persalinan, tunggal atau
    multiple. ? telusuri di bawah Infant(s) (Infancy)
  • Apabila lahir ada masalah/gangguan.cari code
    sesuai istilah diagnoses terkait (P)
  • Apabila lahir mati, telusuri melalui Death.
  • Cara penulisan sertifkat kematian ? pelajari di
    ICD vol 2 (Perintal Death)

24
CODE untuk BAYI PERINATAL (Lanjutan)
  • Catat juga status ibu yang berpengaruh atas
    kematian janin/bayi
  • Apabila ada kelainan bawaan atau cacat bawaan ?
    cari di congenital (Q)
  • Perhatikan apa batas definisi masa perinatal ICD,
    WHO dengan definisi Spesialis Anak setempat
    berbeda/tidak?
  • ? perlu ada pengertian dan diketahui bersama

25
ICD-10 VOLUME 3
26
STRUKTUR ICD-10 VOLUME 3
  • VOLUME 3 ALPHABETICAL INDEX
  • (INDEKS ALFABETIS)
  • ISI HALAMAN
  • Introduction (Pendahuluan) 1
  • (Pendahuluan ini menjelaskan bahwa Indeks
  • Alfabetis adalah buku bantu esensial sebagai
  • instrumen pengkodean primer Daftar Tabulasi
  • Volume 1. Mengingat bahwa volume 3 memuat
  • sejumlah istilah diagnoses yang tidak muncul di
  • Volume 1.
  • Oleh karenanya dalam upaya menentukan kode
  • diagnosis kedua buku tersebut harus digunakan
    secara bersama, volume 3 mendahului volume 1.

27
STRUKTUR ICD-10 VOLUME 3 (Lanjutan-1)
  • ISI HALAMAN
  • General Arrangement of the Index
  • (Pengaturan Umum Indeks) 1
  • Main Section (Seksi Utama)
  • Indeks alfabetis dibagi dalam 3 seksi
  • Section 1 (Seksi 1)
  • Section 2 (Seksi 2)
  • Section 3 (Seksi 3)
    1 2
  • Structure (Struktur) 2 Code numbers
    4
  • Multiple diagnoses 4 5
  • Spelling 5
  • Conventions used in the index 5 7

28
STRUKTUR ICD-10 VOLUME 3 (Lanjutan-2)
  • ISI HALAMAN
  • Seksi 1 Alphabetical index to diseases
  • and nature of injury
  • (Indeks alfabetis istilah penyakit
  • dan bentuk alamiah cedera) 9 572
  • Seksi 2 External causes of injury
  • (Penyebab luar cedera) 573 624
  • Seksi 3 Table of drugs and chemicals
  • (Tabel obat dan zat kimiawi) 625 746
  • Corrigenda to volume 1 (Rincia perbaikan
  • salah cetak di Volume 1) 747 - 750

29
INDEKS ALFABETIK ICD-10 VOLUME 3
  • SEKSI 1
  • Alfabet Halaman Alfabet Halaman
  • A 11 68 O 411 422
  • B 69 81 P 423 469
  • C 82 130 Q 470
  • D 131 195 R 471 483
  • E 196 218 S 484 528
  • F 219 241 T 529 552
  • G 242 251 U 553 558
  • H 252 283 V 559 564
  • I 284 321 W 565 569
  • J 322 323 X 570
  • K 324 326 Y 571
  • L 327 342 Z 572
  • M 343 366
  • N 367 - 410

30
INDEKS ALFABETIK ICD-10 VOLUME 3
  • SEKSI 2
  • Alfabet Halaman Alfabet Halaman
  • A 575 582 O 611
  • B 583 585 P 612
  • C 586 591 Q -
  • D 592 593 R 613 614
  • E 594 596 S 615 619
  • F 597 600 T 620
  • G 601 U -
  • H 602 V 621 -
  • I 603 604 W 622 623
  • J 605 X - -
  • K 606 Y - -
  • L 607 Z - -
  • M 608 609
  • N 610

31
INDEKS ALFABETIK ICD-10 VOLUME 3
  • SEKSI 3 TABEL OF DRUGS AND CHEMICALS
  • Alfabet Halaman Alfabet Halaman
  • A 627 638 O 706 708
  • B 639 645 P 709 719
  • C 646 658 Q 720
  • D 659 666 R 721 722
  • E 667 67I S 723 730
  • F 672 676 T 731 738
  • G 677 680 U 739
  • H 681 684 V 740 742
  • I 685 688 W 743
  • J 689 X 744
  • K 690 Y 745
  • L 691 693 Z 746
  • M 694 701
  • N 702 705

32
LEAD-TERMS (KATA PANDUAN UNTUK MENCARI NOMOR
KODE DI VOLUME 3)
  • Apabila istilah diagnosis terdiri dari satu kata,
    gunakanlah kata tersebut untuk mencari nomor ke
    indeks alfabetis Volume 3.
  • Apabila istilah diagnosis tertulis dalam bahasa
    Indonesia ? ubah dulu istilah terkait dalam
    bahasa Inggeris ICD-10 Volume 3 (Ejaan
    Inggeris-Amerika) (Buku Volume 1 menggunakan
    ejaan bahasa Inggeris-Inggeris).
  • Apabila istilah diagnosis lebih dari satu kata,
    pilih
  • satu kata untuk dijadikan lead-term.

33
LEAD-TERMS (Lanjutan)
  • Pilih lead-term suatu kata benda (noun ) yang
  • menunjukkan istilah diagnostik, simtom, atau
  • masalah kesehatan lain namun jangan kata
  • keterangan (adjektif atau adverbia), dan
    sebaiknya
  • bukan kata noun anatomik.
  • Apabila istilah diagnosis mengandung 2 (dua)
    istilah
  • diagnosis penyakit, maka kedua-duanya dapat
  • dijadikan lead-term, sekaligus untuk mengontrol
  • kepastian nomor kode yang akan dipilih.
  • Untuk keperluan ini koder harus menguasai
    berbagai
  • jenis istilah medis (Medical Terminology)

34
CONTOH LEAD TERMSPEMANFAATAN VOLUME 3, ICD-10
  • SEKSI 1
  • Penyakit ? Disease (dimulai di halaman 161 191
    Vol.3)
  • rincian pembagian sesuai ANATOMICAL BASED.
  • Komplikas ? Complication (hanya untuk panduan
    komplikasi MEDICAL PROCEDURES)(Halaman 103
    111 vol. 3)
  • Kehamilan ? Pregnancy (Halaman 451 455)
  • Ini adalah kata panduan untuk mencari
    diagnoses status KEHAMILAN dan komplikasinya.
  • Persalinan ? Labour, labor (Halaman327 328)
  • Semua gangguan proses persalinan dapat
    ditelusuri lewat istilah ini (contoh
    persalinan macet, persalinan tidak maju,
    hipertoni, atoni uteri dst.)

35
CONTOH LEAD TERMSSEKSI 1 (Lanjutan-1)
  • Kelahiran ? Delivery (Halaman 144 149)
  • Kelahiran bisa tunggal (single delivery)
    bisa ganda
  • (multiple delivery) bisa normal, spontan,
    dengan
  • pertolongan, tindakan forsep, vakum atau
    seksio dan
  • bisa terkomplikasi ( metode persalinan)
    (methode of
  • delivery)
  • Keadaan bayi yang lahir ? outcome of
    delivery (Halaman 421 422)
  • Hanya untuk bayi lahir sehat, tunggal atau
    mutiple.
  • Apabila bayi lahir sakit maka telusuri dari
    istilah medis
  • sakitnya ? umumnya akan ditemukan kode
    perinatal
  • (alfabet P).

36
CONTOH LEAD TERMSSEKSI 1 (Lanjutan-1)
  • 7. Nifas ? Puerperal (periode masa ibu
    melahirkan sampai dengan 40 hari) (Halaman 465
    467)
  • Perhatikan additional code yang harus
    menyertai kode
  • penyakit-2 yang menyertai status kesehatan
    ibu pada
  • masa nifasnya.
  • 8. Gangguan bumil yang berpengaruh pada janin ?
  • cari melalui Maternal condition affecting fetus
    or newborn,
  • (Halaman 350)
  • 9. Cedera ? cari melalui INJURY (Halaman 304
    315)
  • Harus dilengkapi informasi apa terbuka (open)
    atau tertutup
  • (closed)
  • Indeks urut abjad berdasrakan site lokasi
    cedera di
  • tubuh/organ tubuh.

37
CONTOH LEAD TERMSSEKSI 2 (Lanjutan-2)
  • 10. Luka bakar ? cari di BURN (Halaman 79)
  • Apakah luka bakar akibat api, listrik, petir,
    zat
  • kimia, uap air dan gas panas.
  • 11. Tumor ? telusuri melalui NEOPLASM. (Halaman
    548 552)
  • Apabila ganas ? CARCINOMA atau SARCOMA
  • Menemukannya bisa lewat Tumor ? see also
    Neoplasms.
  • Istilah carcinoma/sacoma tidak bisa untuk
  • menelusuri nama organ yang terkena, hanya bisa
  • untuk menemukan jenis sel carcinoma (Halaman
    85
  • 89) atau sarcomanya (Halaman 485 486).
  • Site lokasi harus lewat Neoplasms, malignant
    primary,
  • secondary, in situ, benign atau uncertain or
    unknown
  • behaviour (Hamalan 369 401).
  • 12, Disease, condition, infection sulit untuk
    dijadikan lead
  • terms.

38
CONTOH LEAD TERMSSEKSI 2 (Lanjutan-1)
  • Model penyebab luar cedera ? cari di sebutan
    model terkait. Contoh di antaranya
  • Jatuh ? Fall, falling from, falling on dst.
  • Terpukul ? Strike, contact with dst.
  • Tertembak ? memerlukan sebutan alat
    penembaknya
  • (pistol, senapan, meriam dst) (diperlukan
    keterangan situasi apakah sedang perang, legal
    dst.)
  • Kecelakaan lalu lintas (apapun bentuknya, jalan,
    udara. Air dst.) ? cari di Accident (to)
  • Perhatikan ada tabel rincian untuk kecelakaan
    lalu lintas (jenis korban dan jenis penabrak)
    di halaman 570 (volume 3)
  • Gigitan ? Bite
  • Causa kebakaran ? Burn

39
CONTOH LEAD TERMSSEKSI 2 (Lanjutan-2)
  • Terjebak ? Caught
  • Tercekik ? Choked
  • Runtuh ? Collaps
  • Tabrakan ? Collision
  • Terjepit,tergencet ? Crushed
  • Terpotong ? Cut, cutting
  • Komplikasi tindakan medis ? Complication
  • Pelepasan (peluru) ? Discharge
  • Tenggelam ? Drowning
  • Bencana alam ? cari melalui bentuk
    bencananya
  • (earthquake, flood, storm, tidal wave
    dst.)
  • Tertimbun ? earth falling (on)
  • Ledakan ? explosion
  • Terpajan ? exposure (to)

40
CONTOH LEAD TERMSSEKSI 2 (Lanjutan-3)
  • Gagal ? failure
  • Benda asing (masuk tubuh) ? foreign body,
    object or material)
  • Kebakaran hutan ? forrest fire
  • Kausa fraktur ? fracture
  • Membeku ? freezing, frostbite, frozen
  • Luka tembak ? wound, gunshot gunshot wound
  • Gantung diri, tergantung ? hanging
    (accidental)
  • Suhu panas ? heat, hot
  • Ketinggian ? high
  • 10. Sengatan ? ignition (accidental)

41
CONTOH LEAD TERMSSEKSI 2 (Lanjutan-4)
  • Insiden tindakan medis ? Incident, adverse
  • Terhisap ? Inhalation
  • Tertelan/termakan ? Ingestion
  • Cedera ? Injury
  • Keracunan ? Intoxication
  • Loncat ? Jumped, jumping
  • Terjebak di antara ? Jammed
  • Tertendang ? Kicked by
  • Terbunuh ? Killed, killing
  • Terpukul ? Knock down (accidentally)

42
CONTOH LEAD TERMSSEKSI 2 (Lanjutan-5)
  • Kurang ? lack of
  • Legal ? legal
  • Angkat barang berat ? lifting
  • Petir ? lightning
  • Kehilangan kontrol ? loss of control
  • Berbaring di depan kereta api ? lying before
    train
  • Nyasar di laut ? loss at sea.
  • Misadventure khusus untuk pasien akibat tindakan
    medis.
  • Mabuk gunung ? mountain sickness
  • Bising suara ? noise
  • Tidak terdaftar ? Non-administration
  • Tersumbat ? obstruction
  • Berlebihan ? over-

43
CONTOH LEAD TERMSSEKSI 2 (Lanjutan-6)
  • Keracunan ? poisoning
  • Terdorong ? pushed
  • Tusuk ? puncture
  • Tertusuk ? piercing. Tindik telinga ? ear
    piercing
  • Tekanan ? pressure
  • Radiasi ? radiation
  • Lari ? run, running away, running off
  • Terkelupas ? scald
  • Mau sendiri ? self harm, self inflicted
  • Sisa ? sequelae
  • Syok ? shock
  • Tembak ? shooting
  • Tenggelam ? sinking

44
CONTOH LEAD TERMSSEKSI 2 (Lanjutan-7)
  • Terpleset ? slipping
  • Kelaparan ? starvation
  • Tersengat ? sting
  • Tercekik ? strangulation
  • Membentur ? striking against
  • Diserang (pukul) ? struck by
  • Sufokasi ? suffocation
  • Bunuh diri ? suicide
  • Tersengat matahari ? sunstroke
  • Tertelan ? swallowed, swallowing
  • Tertusuk (benda tajam) ? stab, stabbing
  • Terinjak ? stepped, on
  • Menginjak ? stepping on
  • Tersengat sinar matahari ? sun stroke
  • Tertelan ? swallowed, swallowing
  • Tertutup rapat oleh ? shut in (accidental)

45
CONTOH LEAD TERMSSEKSI 2 (Lanjutan-8)
  • 20. Terlempar ke, dari ? thrown from, off
  • Terjebak ? trapped
  • Tersandung ? tripping
  • Tertimpa pohon ? tree falling on, hitting
  • Korban ? victum
  • Gunung meletus ? volcanic eruption
  • Vibrasi (causing injury) ? vibration
  • Perang ? war operation
  • Tersapu ? washed
  • Luka, terluka ? wound, wounded
  • Cairan infuse salah ? wrong fluid in infusion
  • Hampa udara ? weightlessness (in spacecraft,
    real or simulation)

46
CONTOH LEAD TERMSSEKSI 3 (Lanjutan-1)
  • Pada seksi 3 ini daftar alfabetik nama obat atau
    zat kimia
  • penyebab keracunan (Poisoning) berdasarkan nama
    generiknya.
  • Apabila nama generic obat/zat kimia tidak
    diketahui, maka
  • dipandu untuk mencari melalui khaziat obat/zat
    kimia terkait.
  • Contoh Baygon
  • Ini nama pabrik, maka tidak bisa ditemukan di
    Seksi 3 ICD
  • 10. Nomor kode yang dapat diberikan kepadanya
    adalah
  • nomor kode sifat kegunaannya yakni
    Insecticide,
  • unspecified.
  • Apabila komposisi dari baygon diketahui, maka
    bisa dicari
  • nomor kode yang sesuai, apakah baygon itu
    terdiri dari
  • zat carbamate, mixed, organochlorine atau
    organophosphorus (Silahkan baca di label baygon)

47
CONTOH LEAD TERMSSEKSI 3 (Lanjutan-2)
  • Halaman 686 Baygon sebagai insecticide NEC
    T60.9
  • Baygon sebagai insecticide mixed T60.9
  • Lain dengan DDT yang merupakan singkatan dari
    nama
  • generiknya.
  • Halaman 659 DDT (dust) T60.1
  • Begitu juga untuk endrin
  • Halaman 667 Endrin T60.1
  • Valium ? tidak ada di Seksi 3, namun diazepam
    adalah T42.4
  • Paracetamol ? T39.1
  • Sedang nama Panadol tidak ditemukan di Vol.3
  • Aspirine (aluminum( (soluble) ? T39.0
  • Namun bodrex/bodrexin tidak ditemukan di Vol. 3

48
CONTOH LEAD TERMSSEKSI 3 (Lanjutan-2)
  • Pengaruh obat pembuat cedera dirinci dalam tabel
    5 lajur, lihat di halaman 627 746 volume 3.
  • Contoh Poisoning Adverse
    ___________________________________
    effect in
    Intentional Undeter.
    therapeutic
  • Substance Chap. XIX Accidental self harm
    intent. use
  • (halaman 635)
  • Antifungal
  • antibiotic (systemic) T36.7 X44.-
    X64.- Y14.- Y40.7
  • anti-infective NEC T37.9 X44.-
    X64.- Y14.- Y41.9
  • disinfectant (local) T49.0 X44.-
    X64.- Y14.- Y56.0
  • Nonmedicinal (spray) T60.3 X48.- X68.-
    Y18.- -
  • Barbiturat NEC T42.3 X41.-
    X61.- Y11.- Y47.0
  • With tranguilizer T42,3 X41.-
    X61.- Y11.- Y47.0
  • BCG (vaccine) T50.9 X44.-
    X64.- Y14.- Y58.0

49
CARA PEMENFAATKAN VOLUME 3 ICD-10
  • Lead Term Harus Ejaan Amerika
  • Contoh oesophagus ? esophagus
  • labour ? labor

50
CARA MEMANFAATKAN INDEKS ALFABETIS UNTUK MENCARI
ISTILAH DIAGNOSIS YANG AKURAT
  • 1. - Sakit kepala (Headache)
  • Cari di Alfabet H halaman 253 ?
    Headache R51
  • - Sakit kepala akibat emosi
  • Headache
  • - emotional F45.4
  • - Sakit kepala kronik post cedera kepala
  • Headache
  • - post-traumatic, chronic G44.3
  • Sakit kepala migrain ? (253) Headache migrain
    (type) G43.9
  • atau cari di Migrain ? (358) Migrain
    (idiopathic) G43.9
  • Sakit kepala akibat tegang (253) Headache tension
    ( )( ) G44.2
  • atau cari di Tension ? (531) Tension headache
    G44.2

51
CARA MEMANFAATKAN INDEKS ALFABETIS UNTUK MENCARI
ISTILAH DIAGNOSIS YANG AKURAT (Lanjutan-1)
  • Pharyngitis acute suppurative dengan influenza
  • Hamalan (437)
  • Pharyngitis (acute)(catarrhal)(gangrenous)(infect
    ive)
  • (subacute)(suppurative)(ulcerative) J02.9
  • - with influenza, flu or gripe (see also
    Influenza, with, respiratory manifestation)
    J11.1
  • Faringitis kronik ? (437)
  • Pharyngitis
  • - chronic (atrophic)(granular)(hypertrophhic)
    J31.2
  • Pharyngitis diphtheritic A36.0
  • Pharyngitis purulunt J02.9
  • Pharyngitis Tb A16.8
  • Pharyngitis Tb dengan kepastian pemeriksaan
    bakteri A15.8
  • Berapa kode ICD-10 untuk Flu burung?

52
CARA MEMANFAATKAN INDEKS ALFABETIS UNTUK MENCARI
ISTILAH DIAGNOSIS YANG AKURAT (Lanjutan-2)
  • Dermatitis dengan ujud kemerahan terlokalisasi di
    kulit punggung, akibat makanan obat dari dokter ?
    Dermatitis
  • due to ingestion of drugs (correct substance
    properly administered) localized skin eruption.
  • Cari di Dermatitis (152 ? 153)
  • - due to continued
  • - - - wrong dst.
  • - - dst.
  • - - ingestion, ingested substance
  • - - - drugs and medicaments
    (correct substance properly adminstered)
    (generalized) (see also Dermatitis, due to,
    drugs) L27.0
  • - - - - localized skin
    eruption L27.1

53
CARA MENCARI NOMOR KODE MELALUI VOLUME 3
  • 1. Anemia akut akibat kehilangan darah ?
  • Anemia secondary to blood loss (acute)
    (1) (2) (3) (4)
  • Halaman (42 ? 45) No D62
  • 2. Disentri baksiler shigela A ? Dysentry
    bacillary Shigella group A
  • Halaman (191) No A03.0 (1) (2)
    (3) (4)
  • 3. Infeksi usus karena virus ? Infection virus
    intestine
  • Halaman (298) No A08.4 (1) (2)
    (3)
  • Enteritis viral Rotavirus
    (1) (2) (3)
  • Halaman (208) ? 209 No A08.4

54
CARA MENCARI NOMOR KODE MELALUI VOLUME 3
(Lanjutan)
  • 4. Selesma ? Common cold ?
    rhinopharyngitis acute
  • (2) (1) (1) (2)
  • Halaman (101) No J00 Halaman (478) No J00
  • Nasopharyngitis chronic ? Halaman 367
    No J31.1
  • (1) (2)
  • 5. Abses peritonsil ? Abscess
    peritonsillar
  • Halaman (17 ? 20) (1) (2)
    No J36
  • Coma hypoglycaemic non-diabetic
  • (1) (2) (3) No E15.x
  • 7. Hepatitis B kronik ? Hepatitis viral
    chronic type B
  • Halaman (263) (1) (2) (3) (4)
  • No B18.1

55
LATIHAN MENGGUNAKAN ICD-VOLUME 3
  • Diagnosis Halaman No.ICD
  • __________________________(di Volume 3)
  • Anaemia D64.9 (42 45)
  • Kode dengan .9 adalah kategori yang unspecified.
  • Coder hendaknya melihat kembali di rekam medis
  • pasien apakah benar, diganosis anemianya betul
  • adalah unspecified (analisis kualitatif rekam
    medis)
  • Rincian diagnosis Anemia ada di halaman (42-45)
  • Untuk ini dimintakan kepada dokter yang menulis
  • diagnosis tekait agar lebih rinci, kecuali
    memang
  • tidak ada permbuktian lain/fasilitas pemeriksaan
    lain
  • yang digunakan untuk penentuan anemianya.
  • Kode apa yang harus ditentukan untuk Anemia
    dengan Malaria tertiana, ibu hamil 6 bulan?

56
Lanjutan
  • Appendicitis (55 56) K37
  • Pasien diobervasi di ICU kemudian cito-operasi.
  • Rawat 5 hari, dipulangkan dalam keadaan sembuh.
  • Apa bisa kita beri kode K37?
  • Asphyxia, asphyxiation (61 62) R09.0
  • Hasil allo-anamnese tertulis Sesak akibat
    tenggelam di danau saat bermain dengan temannya,
    Usia 6 tahun.
  • Apa cukup dipilihkan coder No. Kode R09.0 ?
  • Ternyata ? (55) - drowning T75.1
  • (581) (618) ? Apa kodenya cocok untuk kasus
    ini.

57
Lanjutan
  • Bacteremia (69) R78.8
  • (dari kata bacter-emia)
  • 882
  • R78.8 Finding of other specified substances,
    not normally found in blood
  • Apa dokter setuju diagnosis tersebut diberi kode
  • R78.8 ? ? harus ada kepastian dari dokternya.
  • Perhatikan (69)
  • - with sepsis see Septicemia
  • - meningococcal (see also Meningococcemia)
    A39.4

58
Lanjutan
  • Cahexia (82) R64
  • (kakos hexia) (kakos bad) (hexia state)
  • Perhatikan rincian di bawah cahexia
  • - cancerous
  • - cardiac see Disease, heart
  • - due to malnutrition E41
  • - heart see Disease, heart
  • -
  • - dst
  • - marsh (see also Malaria) B54 166
  • - dst
  • - TB NEC (see also Tuberculosis) A16.9
    114

59
Lanjutan
  • 6. Chills (dingin menggigil) (96) R68.8
  • - with fever R50.0
  • - septic see Septicemia
  • Kalau diagnosis adalah fever (222)
  • Fever R50.9
  • Demam chikungunya (virus)(hemorrhage) A92.0
  • Bila hanya ditulis Chikungunya ? tidak bisa
    ditemukan di Volume 3.
  • atau dicari melalui, fever?haemorrhagic 223
  • 7. Coma (123) R40.2
  • ( koma, tidak sadar diri)
  • Penyakitnya apa?

60
LATIHAN MENGGUNAKAN ICD-VOLUME 3 (Lanjutan-1)
  • Cyanosis (cyan-osis) (123) R23.0
  • (Cyan biru, -osis keadaan)
  • 9. Dementia ( out of ones mind) (
    pikun) (149) F03
  • Dehydration (de-hydrat-ion) (144) E86
  • (de separation hdror water)
  • Encephalo-pathy (encephalo-pathy) (205) G93.4
  • (encephalo otak, pathos sakit)
  • Gambling (judi) (242) Z72.6
  • Gastrioma (gaster oma) (243) (M8153/1)
  • (gaster lambung, oma tumor)
  • Hypoglycemia (spontaneous) (280) E16.2
  • (hypo glyc emia) (hypo hipo, glykos
    gula)
  • Mal-aria, malarial (fever) (344) B54
  • (mal aira) (mal jelek, salah, aria udara)

61
LATIHAN MENGGUNAKAN ICD-VOLUME 3 (Lanjutan-2)
  • Nephr-algia (nephron ginjal) (402) N23
  • (-algia keadaan sakit)
  • Neur-asthenia (404) F48.0
  • (neur saraf, asthenia kehilangan kekuatan)
  • Oto-rrhea (oto telinga) (421) H92.1
  • (-rrhae cairan mengalir)
  • Obesity (simple) ( gemuk) (411) E66.9
  • Observation (for) ( observasi) (411) Z04.9
  • Olig-menorrhea (oligo-meno-rrhae) (416) N91.5
  • (Oligo sedikit, men menstruasi)
  • Osteo-malacia (419) M83.9
  • (osteo- tulang, malacia melunak, melarut)
  • Osteo-porosis ( tulang keropos) (420) M81.9
  • (osteo-, poros berpori-pori)

62
LATIHAN MENGGUNAKAN ICD-VOLUME 3 (Lanjutan-3)
  • Psychosis, psychotic (463) F29
  • (Psyche osis)
  • Overweight (see also Obesity) (422) E66.9
  • Overdose, overdosage (drug) (422) T50.9
  • Paraplegia (lower) (para-plegos) (430)
    G82.2
  • Polyarthrosis (poly arth osis) (447)
    M15.9
  • Quadriplegia (quadi 4) (470) G82.5
  • 30. Myoendocarditis see also Endocarditis
    (364) -
  • (Myo-endo-card-itis)
  • Endocarditis ( ) ( ) ( ) (
    ) (206) I38
  • 31. Meningo-encephal-itis (see also (355)
    G04.9
  • Encephalitis (chronic) (hemorrhagic)
    (idiopathic)
  • (non-epidemic) (spurious) (subacute) (204)
    G04.9
  • Serum (496) -
  • Sequelae (of) see also condition) (494)
    -
  • Notfunctioning (410) -

63
LATIHAN GENERAL CODING (VOLUME 3)
  • DIAGNOSIS HAL 3 NO
  • 1 Anemia defisiensi nutrisi (42 atau 44)
    ? No
  • 2 Anoxia akibat tenggelam (53) ?
    No
  • 3 Cacat lahir (anomali) (71 ? 49)
    ? No
  • 4 Perdarahan lambung (251 ? 261)? No
  • 5 Infestasi cacing (300 ? 301)? No
  • 6 Infestasi cacing pita tikus No
  • 7 Infestasi cacing taenia saginata No
  • 8 Radang retina mata (303 ? 98 ? 476) No
  • 9 Retinitis toxoplasmosis (477 ?98) No
  • 10 Cirrhosis hati kronik nodular (99) No
  • 11 Hipomotilitas usus psikogenik (280) No
  • 12 IQ di bawah 50 (319) No
  • 13 Pagets disease payu dara (423) (162) No
  • 14 Demam tifus (typhus) (225) No
  • 15 Demam tifoid (225) No

64
LATIHAN MANDIRI (Volume 3) (Lanjutan-1)
  • Istilah diagnosis dengan ejaan bahasa ICD-10
    (Inggeris-Amerika)
  • 1. Open-angle glaucoma chronic No
  • 2. Acute gastro-enteritis epidemic No
  • 3. Tuberculosis empyema (bacteriological
    confirmed) No
  • 4. Cerebral arterial embolism No
  • 5. Mitral insuffieciency non-rheumatic No
  • 6. Idiopathic migraine No
  • 7. Miliaria rubra No
  • 8. Streptococcal lobar pneumonia No
  • 9. Streptococcus pneumoniae lobar pneumonia No
  • 10. Bacterial pericarditis acute with
    effusion No
  • 11. Staphylococcal pericarditis with
    decompensation No
  • 12. Postmenstrual osteoporosis No

65
JAWABAN LATIHAN MANDIRI (Volume 3)
  • Istilah diagnosis dengan ejaan bahasa ICD-10
    (Inggeris-Amerika)
  • 1. Open-angle glaucoma chronic (245)
    448 NoH40.1
  • 2. Acute gastro-enteritis epidemic (244)
    112 No A09.x
  • Tuberculosis empyema (bacteriological
    confirmed) NoA15.6
  • (544) (203) 113
  • 4. Cerebral arterial embolism (201) 499 No
    I66.9
  • 5. Mitral insuffieciency non-rheumatic
    (317)486 No I34.0
  • 6. Idiopathic migraine (358)407 No G43.9
  • 7. Miliaria rubra (359)619 No L74.0
  • 8. Streptococcal lobar pneumonia
    (444)523 No J15.4
  • 9. Streptococcus pneumoniae lobar
    pneumonia (445)522 No J13.x
  • 10. Bacterial pericarditis acute with effusion
    (434)484 No I30.1
  • Ada Use additional
  • 11. Staphylococcal pericarditis with
    decompensation No I30.1, I51.9
  • 1 2 (?)
  • 12. Postmenstrual osteoporosis (420)667 No
    M81.0

66
LATIHAN MANDIRI (Volume 3) (Lanjutan-2)
  • Istilah dalam bahasa Indonesia
  • 1. Sakit kepala karena tegang No
  • 2. Sakit perut No
  • 3. Sakit lambung No
  • 4. Sakit tulang No
  • 5. Sakit persendian No
  • 6. Artralgia No
  • 7. Miopati pada pecandu alkohol No
  • 8. Darah tinggi primer No
  • 9. Darah tinggi pada gangguan ginjal No
  • 10. Anemia kekurangan zat besi No
  • 11. Bisul di muka No
  • 12. Keracunan kakain akut No
  • 13. Anak autism No
  • 14. Dilatasi bronkus No

67
LATIHAN MEMILIH LEAD TERM
  • 1. Angina pectoris No 120
  • 2. Gastroenteritis No A09
  • 3. Anaemia hemolytic No D58.9
  • 4. Parotitis epidemica No B26.9
  • 5. Fracture femoris No S72
  • 6. Cardiac failure No I50.9
  • 7. Viral hepatitis B No B16
  • 8. Cerebral ischaemic No I67.8
  • 9. Cardiac infarction (infarct) No I21.9
  • 10. Urinary tract infection (UTI) No N39.0
  • 11. GE Dehydration No E86
  • Tuberculosis meningitis No A17.0 G01
  • 13. Influenza-pneumonia No JII.0
  • Thrombocytopenia purpura No
  • perhatikan bahwa kata purpura tidak ada di
    belakang purpura, ditemukan 3 (dua) nomor yang
    berbeda D69.6, D69.2 dan D69.4

68
CONTOH EJAAN DALAM BAHASA INDONESIA
  • 1. Gagal ginjal No N17
  • 2. Infark miocard (MI) No I21.9
  • 3. Campak pneumonia No B05.2J17
  • 4. Abses hati amebiasis No A06.4
  • 5. TB paru No A16.2
  • 6. TB tulang punggung No A18.0M49.0
  • atau Spondilitis TB No
  • 7. Demam tifoid No A01.0
  • 8. Demam tifus No A75.9
  • 9. DBD (dengue haemorrhagic fever) No A91
  • 10. Lumpuh layuh polio No J98.6
  • Lumpuh layuh flaccid paralysis
  • 11. Hepatitis A No B15
  • 13. Radang paru (Pneumonia) No B49J99.8
  • 14. Radang ginjal (Nefritis) No N05

69
Daftar Pustaka
  • ICD-10 VOLUME 1,2 DAN 3
  • ICD-O 3RD edition
  • ICOPIM (ICPM) VOLUME 1-2
  • ICF 2ND Edition
  • ICECI
About PowerShow.com