Sidang Tesis Program Magister Manajemen Pascasarjana Konsentrasi Manajemen Sumber Daya Manusia Judul Penelitian: PENGARUH STRES KERJA TERHADAP MOTIVASI KERJA DAN DAMPAKNYA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI PT.BPR SYARIAH PNM AL MA - PowerPoint PPT Presentation

Loading...

PPT – Sidang Tesis Program Magister Manajemen Pascasarjana Konsentrasi Manajemen Sumber Daya Manusia Judul Penelitian: PENGARUH STRES KERJA TERHADAP MOTIVASI KERJA DAN DAMPAKNYA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI PT.BPR SYARIAH PNM AL MA PowerPoint presentation | free to download - id: 6f52df-MDFlM



Loading


The Adobe Flash plugin is needed to view this content

Get the plugin now

View by Category
About This Presentation
Title:

Sidang Tesis Program Magister Manajemen Pascasarjana Konsentrasi Manajemen Sumber Daya Manusia Judul Penelitian: PENGARUH STRES KERJA TERHADAP MOTIVASI KERJA DAN DAMPAKNYA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI PT.BPR SYARIAH PNM AL MA

Description:

Title: LATAR BELAKANG PENELITIAN Author: USER Last modified by: DELL Created Date: 8/12/2008 11:18:26 AM Document presentation format: On-screen Show (4:3) – PowerPoint PPT presentation

Number of Views:143
Avg rating:3.0/5.0

less

Write a Comment
User Comments (0)
Transcript and Presenter's Notes

Title: Sidang Tesis Program Magister Manajemen Pascasarjana Konsentrasi Manajemen Sumber Daya Manusia Judul Penelitian: PENGARUH STRES KERJA TERHADAP MOTIVASI KERJA DAN DAMPAKNYA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI PT.BPR SYARIAH PNM AL MA


1
Sidang Tesis Program Magister Manajemen
Pascasarjana Konsentrasi Manajemen Sumber Daya
Manusia Judul Penelitian PENGARUH STRES KERJA
TERHADAP MOTIVASI KERJA DAN DAMPAKNYA TERHADAP
KINERJA KARYAWAN DI PT.BPR SYARIAH PNM AL
MASOEM Oleh ASEP LILI M.ROMLI NPM
61.101.09.002 UNIVERSITAS KOMPUTER
INDONESIA BANDUNG 2010
2
PRESENTASI
  • Bissmillah...
  • Asslammualaikum wr.wb
  • Yg terhormat
  • Ketua Sidang Dr. Ir. Herman Soegoto, MBA
  • Penguji Dr. Ir Tri Utomo Wiganarto, M.M
  • Pembimbing Prof. Dr. Umi Narimawati, SE., MSi.,
    Dra
  • Pada Kesempatan ini Peneliti akan memaparkan
    Hasil penelitian tesis saya yang dilakukan di PT
    BPR syariah PNM Al Masoem. Penelitian ini
    dilakukan didasarkan ketertarikan peneliti
    berkeinginan untuk mengetahui Pengaruh Stres
    Kerja terhadap Motivasi dan dampaknya terhadap
    Kinerja Karyawan di Bank Syariah, khususnya di
    BPRS PNM Al Masoem
  • Untuk lebih terperinci mengenai upaya penelitian
    ini, peneliti akan uraikan melalui Power Point
    Sebagai berikut

3
LATAR BELAKANG PENELITIAN
  • USAHA PERBANKAN SYARIAH YANG MEMPUNYAI CIRI KHAS
    KHUSUS DAN RENDAHNYA KARAKTER DARI NASABAH PT BPR
    SYARIAH PNM AL MASOEM, YAITU
  • Usaha Perbankan adalah Usaha yang mempunyai usaha
    yang unik dimana mengelola dana pihak ke 3, dan
    ciri khas Perbankan Syariah yang menentukan
    pembagian bagi hasil dari hasil yang di bukukan
    setiap bulannya dan untuk pelaporan tingkat
    kesehatan NPL ke BI (pengawas).
  • Rendahnya karakter dari nasabah Bank BPR yang
    mengharuskan di tagih dan membayar di akhir
    bulankan mengakibatakan stres meningkat pada
    setiap tutup buku akhir bulan.
  • Adanya Insentif tambahan bagi karyawan dari hasil
    pendapatan usaha perbankan mengakibatakan naik
    turunnya motivasi berpengaruh terhadap pendapatan
    dari naik turunnya insentif
  • Tingginya stres akhir bulan dan naik turunnya
    motivasi dari insentif mempengaruhi kinerja
    karyawan untuk bekerja dengan optimal .

TINGGINYA TANGGUNG JAWAB DALAM MENGELOLA
KEUANGAN DAN RENDAHNYA KARAKTER NASABAH
MENYEBABKAN TINGKAT STRES KERJA YANG TINGGI DAN
MENURUNKAN MOTIVASI SEHINGGA KINERJA YANG TIDAK
OPTIMAL
4
JUDUL PENELITIAN
PENGARUH STRES KERJA TERHADAP MOTIVASI KERJA DAN
DAMPAKNYA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI PT BPR
SYARIAH PNM AL MASOEM
RUMUSAN MASALAH
  • Bagaimana stres kerja, motivasi dan kinerja
    karyawan di BPRS PNM Al Masoem
  • Seberapa Besar Pengaruh Stres Kerja Terhadap
    Motivasi Kerja
  • Seberapa besar Pengaruh Stres Kerja Terhadap
    Kinerja Karyawan
  • Seberapa besar Pengaruh Motivasi Kerja Terhadap
    Kinerja Karyawan
  • Seberapa Besar Pengaruh Stres Kerja terhadap
    Motivasi dan Dampaknya terhadap Kinerja Karyawan
    BPRS PNM Al Masoem

5
  • TUJUAN DAN KEGUNAAN PENELITIAN
  • 1. Tujuan Penelitian
  • Untuk mengetahui Stres Kerja, Motivasi Kerja Dan
    Kinerja Karyawan BPRS PNM Al Masoem
  • Untuk mengetahui pengaruh Stres Kerja terhadap
    Motivasi Kerja BPRS PNM Al Masoem
  • Untuk mengetahui pengaruh Stres Kerja terhadap
    Kinerja Karyawan di BPRS PNM Al Masoem
  • Untuk mengetahui Dampak Motivasi Kerja Terhadap
    Kinerja Karyawan di BPRS PNM Al Masoem
  • Untuk Mengetahui pengaruh Stres kerja terhadap
    motivasi kerja dan Dampaknya Terhadap Kinerja
    Karyawan BPRS PNM Al Masoem
  • 2. Kegunaan Penelitian
  • Praktis
  • Bagi PT BPRS PNM Al Masoem memberikan Informasi
    tentang kondisi stres kerja, motivasi dan kinerja
    karyawan sehingga dapat digunakan sebagai dasar
    pengambilan keputusan yang dapat meningkatkan
    kinerja dan mengurangi stres kerja dan
    meningkatkan motivasi kerja.
  • Bagi Karyawan BPRS PNM Al Masoem dapat
    memberikan informasi tentang stres kerja dan
    motivasi yang membangun untuk dapat meningkatkan
    kinerja agar mendapatkan pencapaian harapan yang
    di inginkan oleh masing-masing.
  • Akademis
  • Bagi pengembangan ilmu manajemen khususnya bidang
    SDM, memberika referensi tentang keterkaitan
    antara stres kerja dengan motivasi kerja dan
    kinerja karyawan di karyawan perbankan.
  • Bagi peneliti yang lain, sebagai bahan referensi
    bagi peneliti lain yang ingin mengkaji bidang
    yang sama.
  • Bagi peneliti, uji kemampuan untuk menerapkan
    teori-teori yang diperoleh di perkuliahan
    mengenai stres kerja, motivasi kerja dan kinerja
    karyawan.

6
KAJIAN PUSTAKA
Konsep Stres Kerja Stres merupakan suatu tekanan
akibat bekerja juga akan mempengaruhi emosi,
proses berpikir dan kondisi fisik seseorang ,
dimana tekanan itu berasal dari lingkungan
pekerja tempat individu tersebut berada.
  • Kondisi pekerjaan
  • Lingkungan kerja
  • Overload
  • Masalah peran ? struktur perusahaan kurang jelas
  • Hubungan Interpersonal
  • a.Kerjasama antar Sejawat
  • b.Hubungan dengan pimpinan
  • Kesempatan Pengembangan Karir ? Sistem
    Pengemabngan Kariri
  • Struktur dan iklim Organisasi
  • a.Kejelasan Perintah
  • b.Kejelasan Wewenang
  • Menurut Cooper (Margiati, 2005134)
  • Kondisi pekerjaan
  • Masalah peran
  • Hubungan interpersonal,
  • Kesempatan pengembangan karir
  • Struktur dan Iklim organisasi

7
KAJIAN PUSTAKA
MOTIVASI KERJA Sesuatu yang membuat orang
bertindak atau berperilaku dalam cara-cara
tertentu (Teori Frederick Herzberg)
Sedarmayanti (2007) 1. Intrisik 2. Ekstrisik
  • Intrisik
  • Pekerjaan itu sendiri
  • Peluang untuk maju
  • Pengakuan atau penghargaan
  • Keberhasilan
  • Tanggung jawab
  • Ekstrisik
  • 1. Gaji
  • 2. Supervisi
  • 3. Kebijakan dan administrasi
  • 4. Hubungan kerja
  • 5. Kondisi kerja
  • 6. Lingkungan kerja

8
KAJIAN PUSTAKA
KINERJA KARYAWAN Hasil kerja yang dapat dicapai
oleh seseorang dalam suatub organisasi sesuai
dengan wewenang dan tanggung jawabnya dalam
rangka mencapai tujuan organisasi yang
bersangkutan, secara legal, tidak melanggar
aturan, dan sesuai dengan moral serta etika
  • Quantity of work ? pencapaian target pekerjaan
  • Quality of work ? ketepatan dan ketelitian
  • Job knowledge ? keterampilan pegawai
  • Creativeness ? ide atau gagasan pegawai pegawai
  • Cooperation ? kerjasama pegawai
  • Dependability ? dapat dipercaya
  • Initiative ? semangat dalam mengerjakan tugas
    bertanggung jawab
  • Personal qualities ? kepribadian dan
    keramahtamahan

9
KERANGKA PIKIR
Keterkaitan Stres Kerja dengan motivasi
kerja Menurut Gibson et al dalam yulianti
(20099), Stres kerja di konseptualisasi dari
beberapa titik pandang, yaitu stres sebagai
stimulus-respon. Stres sebagai stimulus merupakan
pendekatan yang menitik beratkan pada
pendekatanpada lingkungan. Definisi stimulus
memandang stres sebagai suatu kekuatan yang
menekankan individu untuk memberikan tanggapan
terhadap stressor yang bermuara pada timbulnya
motivasi
Keterkaitan antara Motivasi Kerja dengan kinerja
Karyawan Menurut Schalke Johlke dalam jurnal,
mengkaitkan stres kerja mempunyai pengaruh
negatif terhadap motivasi kerja, dalam
berorganisasi. Untuk meningkatkan motivasi
diperlukan pengurangan tingkat stres kerja
Keterkaitan antara Stres Kerja dengan Kinerja
Karyawan Menurut Rose (dalam jurnal usman basher
muhamad ismail ramay, 2010123), karyawan
memiliki kecenderungan tingkat stres yang tinggi
tentang waktu, bekerja berjam-jam lama yang akan
mengurangi dorongan karyawan untuk melakukan yang
lebih baik, jika stres meningkat kecenderungan
karyawan untuk bekerja dengan baik menurun, tapi
stres diperlukan untuk meningkatkan skinerja
karyawan dalam tingkat tertentu.
Keterkaitan antara Stres kerja, Motivasi Kerja
dengan kinerja Karyawan Menurut Supriharto,dkk
(200364), stres yang berlebihan akan menyebabkan
karyawan tersebut frustasi dan dapat
menurunkankinerjanya, sebaiknya stres yang
terlalu rendah menyebabkan karyawan tersebut
tidak bermotivasi untuk berkinerja baik
10
Model penelitian
Stres Kerja
Kinerja Karyawan
- Kondisi Pekerjaan - Masalah Peran - Hubungan
Interpersonal - Kesempatan Pengembangan Karir -
Struktur Dan Iklim Organisasi
  • Quantity Of Work
  • Quality Of Work
  • Job Knowledge
  • Creativeness
  • Cooperation
  • Dependability
  • Initiative
  • Personel Qualities

Motivasi Kerja
  • Intrisik
  • - Pekerjaan Itu Sendiri
  • Peluang Untuk Maju
  • Pengakuan Penghargaan
  • Keberhasilan
  • Tanggung Jawab
  • Ektrisik
  • Gaji (Salary)
  • Supervisi
  • Kebijakan Administrasi
  • Hubungan Kerja
  • Kondisi Kerja
  • Lingkungan Kerja

11
METODE PENELITIAN
METODE YANG DIGUNAKAN survei deskriptif
Verifikatif
OPERASIONALISASI VARIABEL variabel bebas
terdiri dari X (Stres Kerja) dengan jumlah
indikator sebanyak 5 indikator dan Y (motivasi)
sebanyak 11 indikator variabel terikat Kinerja
Karyawan (Z) denga jumlah indikator sebanyak 8
indikator
  • TEKNIK PENYEBARAN Sampel
  • Dengan teknik Sampling Jenuh.
  • Sampling Jenuh adalah teknik penentuan sampel
    bila semua anggota poulasi digunakan sebagai
    sampel.
  • Jumlah anggota populasi / Responden 122
  • PROSES PENGUMPULAN DATA TEKNIK PENGOLAHAN DATA
  • . Studi lapangan
  • . observasi
  • . wawancara
  • . Penyebaran Kuesioner
  • . Pengujian dan pengolahan data,
    dengan
  • . Uji Valliditas
  • B. Uji Realibilitas
  • C. Teknik pengolahan dengan analisis SEM
    Dengan Lisrel

Desain Penelitian, yaitu semua proses yang
diperlukan dalam perencanaan dan pelaksanaan
penelitian
12
Hasil Penelitian
Bagaimana Stres Kerja, Motivasi Kerja, dan
Kinerja Karyawan Di PT. BPRS PNM Al Masoem
Stres Kerja Tinggi dengan Skor Keseluruhan 70,35
Indikator Stres Kerja Skor Skor Skor Kriteria
Indikator Stres Kerja Aktual Ideal Aktual Kriteria
Kondisi Pekerjaan 2189 3050 71.77 Tinggi
Masalah Peran 2203 3050 72.23 Tinggi
Hubungan Interpersonal 2068 3050 67.80 Cukup
Kesempatan Pengembangan Karir 2073 3050 67.97 Cukup
Struktur Iklim Organisasi 2185 3050 71.64 Tinggi
Total 10728 15250 70.35 Tinggi
Tingkat stres kerja di BPRS PNM al Masoem
tinggi, dan paling tinggi , paling tinggi
indikator masalah peran dan paling rendah
hubungan interpersonal dan kesempatan
pengembangan karir, kemungkinan masalah peran
termasuk dalam kategori orang mudah untuk stres
kerja karena ketidak jelasan peran dalam bekerja
dan tidak tahu yang diharapkan oleh manajemen,
sedangkan untuk hubungan interpersonal dengan
kategori cukup mungkin di PR BPRS PNM Al Masoem
menedepankan kebersamaan hubungan pimpinan dengan
bawahan, dan hubungan personel karyawan cukup
baik,
13
Motivasi Kerja tinggi dengan Skor Keseluruhan
72,87
Dimensi Skor Skor Skor Kriteria
Dimensi Aktual Ideal Aktual Kriteria
Intrinsik 4363 6100 71,52 Tinggi
Ekstrinsi 5117 7320 69,90 Tinggi
Total 889 1220 72,87 Tinggi
Faktor Intriksik dengan skor 71,52 lebih tinggi
tingkat motivasi kerjanya dibandingkan ektrisik
dengan skor 69,90 hal ini dipahami mengingat
faktor intrisik sebagai pendorong penciptaan
prestasi kerja, sedangkan faktor ektrisik
merupakan bentuk upaya organisasi atau perusahaan
untuk memberikan jaminan kepada karyawan, agar
memiliki kepuasan dalam memenuhi kebutuhan dan
tetap bertahan di dalam organisasi.
14
Kinerja Karyawan termasuk dalam kategori tinggi
dengan Skor Keseluruhan 70,63
Dimensi Skor Skor Skor Kriteria
Dimensi Aktual Ideal Aktual Kriteria
Quantity of work 881 1220 72,21 Baik
Quality of work 842 1220 69,02 Baik
Job Knowledge 67,38 822 1220 67,38 Cukup
Creativeness 890 1220 72.95 Baik
Cooperation 860 1220 70,49 Baik
Dependability 886 1220 72,62 Baik
Initiative 858 1220 70,33 Baik
Personal Qualities 828 1220 67,87 Cukup
Total 6893 9760 70,63 Baik
Kinerja Karyawan lebih bersifat Obyektif dan
mempunyai kategori tinggi, paling tinggi dalam
indikator creatvitness, dan paling rendah job
knowlegde. Dapat dilihat bahwa para karyawan di
pT BPRS PNM al Masoem memiliki creativeness yang
tinggi untuk menigkatkan kinerja, tapi karyawan
kurang dalam job knowledge atau tidak sesuai
dengan minat dan bakat yang dimiliki oleh pegawai
serta kurang memberikan tantangan yang menarik
untuk meningkatkan pengetahuan mereka.
15
Diagram Jalur analisa Pengaruh Stres kerja
terhadap Motivasi dan dampaknya terhadap Kinerj
Karyawan
  • Besarnya pengaruh Stres terhadap Motivasi Kerja
    sebesar (0,7671)0.5884, ata 58.84, yang
    berarti perubahan terjadi pada motivasi karyawan
    disebabkan oleh tinggi rendahnya stres kerja.
  • Besarnya pengaruh stres secara langsung terhadap
    kinerja karyawan sebesar (0.3927)0.1542 atau
    15.42 perubahan yang terjadi pada kinerja
    karyawan disebabkan oleh tinggi rendahnya stres
    kerja.
  • Besarnya pengaruh motivasi secara langsung
    terhadap kinerja sebesar (0.4802)0.2306 atau
    23.06 jadi perubahan terjadi pada kienrja
    karyawan tergantung pada perubahan pada motivasi
    kerja
  • Besarnya pengaruh tidak langsung antara motivasi
    dan kinerja karyawan karena huubungan dengan
    tingkat stres sebesar (0.5842 X 0.3927 x 0.7671)
    0.1759 atau 17.59 dan dari hasil pengujian
    hipotesis penelitian ini membuktikan bahwa
    variabel tingkatan stres dan motivasi berpengaruh
    signifikan terhadap kinerja karyawan PT BPRS PNM
    Al Masoem

16
Pengaruh Stres Kerja terhadap Motivasi Kerja di
PT BPRS PNM Al Masoem
Variabel Besarnya Pengaruh Nilai t R2 Ket.
Stres 0.7671 8,6001 0.5884 Sig.
Berdasarkan dari data tabel di atas memberikan
informasi bahwa variabel stres berpengaruh
signifikan terhadap motivasi sebesar
58,84.besarnya pengaruh stres dinyatakan dalam
diagram jalur diatas. Hasil ini menunjukan bahwa
stres sebagai faktor internal perusahaan memiliki
peranan penting dalam meningkatkan mtivasi pada
karyawan PT. BPRS PNM Al Masoem. Hasil ini
diperkuat oleh teori yang menyatakan bahwa
kelebihan beban kerja dapat menyebabkan gejala
stres, seperti meninggalkan pekerjaan, rendahnya
motivasi kerja, rendahnya harga diri dan
keengganan memberikan alasan pada
atasan.(Margolis dalam Nimran, 199090)
17
Pengaruh Stres Kerja terhadap Kinerja Karyawan di
PT BPRS PNM Al Masoem
Variabel Besarnya Pengaruh Nilai t R2 Ket.
Stres 0.3927 4,1040 0.1542 Sig.
Berdasarkan dari data tabel di atas memberikan
informasi bahwa variabel stres berpengaruh
signifikan terhadap Kinerja Karyawan sebesar
15,42.besarnya pengaruh stres dinyatakan dalam
diagram jalur diatas. Hasil ini menunjukan bahwa
stres sebagai faktor internal perusahaan memiliki
peranan cukup penting dalam meningkatkan kinerja
pada karyawan PT. BPRS PNM Al Masoem. Hal ini
sejalan dengan pernyataan bahwaterciptanya iklim
kompetisi yang sehat kiranya merangsangsetiap
pihak dalam organiassi untuk berusaha meraih
prestasi terbaiknya (supriharto, 2003140).
18
Pengaruh Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan
di PT BPRS PNM Al Masoem
Variabel Besarnya Pengaruh Nilai t R2 Ket.
Motivasi 0.4802 4.9595 0.2306 Sig.
Berdasarkan dari data tabel di atas memberikan
informasi bahwa variabel Motivasi Kerja
berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan
sebesar 23,06.besarnya pengaruh Motivasi Kerja
dinyatakan dalam diagram jalur diatas. Hasil ini
menunjukan bahwa Motivasi Kerja sebagai faktor
internal perusahaan memiliki peranan cukup
penting dalam meningkatkan kinerja pada karyawan
PT. BPRS PNM Al Masoem.
19
Kesimpulan
  • Tingkat stres yang meliputi kondisi pekerjaan,
    masalah peran, hubungan interpersonal, kesempatan
    pengembangan karir dan struktur organisasi pada
    karyawan PT. BPRS PNM Al Masoem rata-rata
    skornya termasuk ke dalam kategori tinggi.
  • Motivasi kerja PT BPRS PNM Al Masoem termasuk
    dalam kategori tinggi, dimana Mmotivasi intrisik
    lebih tinggi dari motivasi ektrisik.
  • Kinerja karyawan PT. BPRS PNM Al Masoem termasuk
    dalam kategori cukup.
  • Stres kerja memiliki pengaruh yang signifikan
    terhadap motivasi kerja karyawan PT. BPRS PNM Al
    Masoem. Hasil ini menunjukkan stres sebagai
    faktor internal memiliki peranan penting dalam
    meningkatkan motivasi pada karyawan.
  • Stres memiliki pengaruh yang positif dan
    signifikan terhadap kinerja karyawam PT. BPRS PNM
    Al Masoem. 15,42 kinerja karyawan ditentukan
    oleh faktor stres kerja, sedangkan sisanya
    ditentukan oleh faktor lain.
  • Motivasi kerja memiliki pengaruh positif terhadap
    kinerja karyawan PT. BPRS PNM Al Masoem dengan
    besar pengaruh 0,4802 (23,06)

20
Saran
  • Manajemen PT. BPRS PNM Al Masoem hendaknya lebih
    memanajemen tingkat stres karyawannya
  • Mengoptimalkan motivasi kerja karyawan PT. BPRS
    PNM Al Masoem
  • Mengoptimalkan kinerja karyawan PT. BPRS PNM Al
    Masoem
  • Identifikasi faktor apa saja yang mempengaruhi
    kinerja karyawan
  • Identifikasi faktor apa saja yang menyebabkan
    turnover yang tinggi
  • Implementasikan faktor-faktor tersebut dalam
    mengelola SDM , khususnya karyawan
About PowerShow.com