JARINGAN IN Intelligent Network Jaringan Pintar - PowerPoint PPT Presentation

1 / 35
About This Presentation
Title:

JARINGAN IN Intelligent Network Jaringan Pintar

Description:

Merupakan konsep jartel dengan kapabilitas service independent. ... Free phone. Malicious call identification. Lanjutan Layanan IN : Mass calling. ... – PowerPoint PPT presentation

Number of Views:352
Avg rating:5.0/5.0
Slides: 36
Provided by: ukekur
Category:

less

Transcript and Presenter's Notes

Title: JARINGAN IN Intelligent Network Jaringan Pintar


1
JARINGAN IN( Intelligent Network )Jaringan
Pintar
2
IN ( Intelligent Network )
  • Merupakan konsep jartel dengan kapabilitas
    service independent.
  • Kecerdasan tersebut tidak terdapat di setiap
    sentral tapi berada pada sistem jaringan yaitu
    pada sebuah komputer, selanjutnya akan
    didistribusikan ke seluruh network, sehingga akan
    mempercepat penyebaran service ke seluruh network
    dan akan langsung memenuhi kebutuhan pelanggan.

3
(No Transcript)
4
(No Transcript)
5
Definisi IN
  • Intelligent Networks (IN) adalah suatu arsitektur
    jaringan di atas jaringan (transport)
    telekomunikasi yang merupakan platform untuk
    manajemen servis secara terpusat baik untuk
    servis eksisting maupun servis baru.

6
Latar Belakang Implementasi IN
  • Kemampuan adaptasi yang cepat
  • Kemampuan memberikan servis yang berintelegensi
  • Penyediaan servis tidak tergantung dari vendor
    switch
  • Pelanggan dapat mengontrol servis yang diinginkan
  • Stimulasi penggunaan jaringan
  • Biaya implementasi servis lebih murah
  • Implementasi servis mudah dan fleksibel
  • Jangkuan layanan yang luas

7
Konsep IN (1/2)
8
Konsep IN (2/2)
  • Implementasi IN dapat diterapkan pada jaringan
    PSTN, ISDN, PSPDN, PLMN.
  • IN diintegrasikan dengan jaringan eksisting
    PSTN/ISDN dengan menerapkan konsep pemusatan
    software untuk mengontrol layanan layanan khusus.
  • CCS7 merupakan merupakan tulang punggung IN yang
    berfungsi untuk transfer informasi, request,
    command dan respons antar jaringan yang terlibat.

9
Arsitektur IN
  • Jaringan telekomunikasi yang existing khusus
    digunakan sebagai transport informasi user
  • Penambahan intelegensi baru pada level yang lebih
    tinggi

10
Lingkungan IN
  • Service user pihak yg melakukan dialing untuk
    memanfaatkan service IN.
  • Service subscriber pihak yang memiliki nomor
    langganan servis IN dan dapat diakses oleh user.
  • Network operator pihak yang mengontrol logic dan
    jaringan (servis) sehingga service user dan
    service subscriber dapat menjalankan bisnis.
  • Service operator pihak yang memperkenalkan dan
    mengoperasikan servis
  • Service provider pihak yang mensupport service IN

11
ALASAN IMPLEMENTASI IN
  • Fleksibilitas atas pendefinisian dan kreasi
    layanan baru tanpa melakukan investasi baru yg
    terlalu besar di bidang perangkat telekomunikasi.
  • Mengurangi time to market untuk meluncurkan suatu
    service.
  • Kemudahan pengontrolan layanan yang dapat
    memonitor setiap elemen IN SCP.

12
Lanjutan alasan implementasi IN
  • Menjadikan peluang baru sbg revenue generator
    bagi penyedia layanan operator telekomunikasi.
  • Dalam beberapa hal dapat mengurangi
    ketergantungan langsung kepada vendor untuk
    meluncurkan service
  • Kemungkinan evolusi ke arsitektur jaringan masa
    depan

13
KONSEP PENGENDALIAN PANGGILAN MELALUI IN
  • SCPservice control point
  • A,B,C,D sentral2 digital.

14
KETERANGAN GAMBAR
  • Panggilan dari sentral A
  • Jenis panggilan biasa akan ditangani langsung
    oleh perangkat lunak sentral tsb.
  • Panggilan khusus yg membutuhkan pengendalian IN
    urutan pengendalian panggilan akan ditunda pada
    sentral B
  • Sentral tsb meneruskan permintaan panggilan
    khusus pada SCP yg akan menentukan bagaimana
    seharusnya jenis panggilan tersebut dilayani (
    pesan 1 )

15
Lanjutan keterangan gambar
  • Kemudian SCP mengirimkan informasi tentang
    pengendalian panggilan tersebut sentral B
  • ( pesan 2 )
  • Kemudian diteruskan ke sentral tujuan dengan
    menggunakan jartel konvensional
  • (misal melalui sentral C dan D, pesan 3 dan 4)

16
  • Untuk kasus komplek, pesan 2 memerlukan informasi
    lebih lanjut dari pemanggil.
  • Sentral B akan mengirimkan pemberitahuan kepada
    pemanggil.
  • Pemberitahuan berupa pesan-pesan dalam bentuk
    suara yg dihasilkan unit pengendali terpisah
    yaitu IP ( intelligent peripheral )
  • Tanggapan dari pemanggil berupa sinyal DTMF dari
    pesawat telepon.

17
Capabilities Rec. CCITT Q 1211Target set of IN
service
  • Abbreviated dialing
  • Account card calling
  • Automatic Alternate Billing
  • Call Distribution
  • Call forwarding
  • Call rerouting distribution
  • Credit card calling
  • Destination call routing
  • Follow me diversion
  • Free phone
  • Malicious call identification

18
Lanjutan Layanan IN
  • Mass calling.
  • Originating call screening
  • Premium rate
  • Security screening
  • Selective call forward on busy/dont answer.
  • Split charging
  • Televoting.
  • Terminal call screening
  • Universal access number
  • Universal Personal Telecommunication
  • Virtual Private Network.

19
ARSITEKTUR JARINGAN INTELLIGENT
20
ARSITEKTUR IN
21
(No Transcript)
22
(No Transcript)
23
Fungsi elemen-elemen IN
  • SSP Service Switching Point
  • 1. CCF ( Call Control Fungtion ) yaitu
    mengendalikan pemrosesan call dan menyediakan
    layanan koneksi ke network
  • 2. SSF (Service Switching Function) yaitu
    memberikan dukungan trigger selama pemrosesan
    akses ke fungsionalitas IN.
  • 3. SRF ( Specialized Resource Function ) yaitu
    memberikan dukungan interaksi antara s/w pada
    switch service control fungtion.
  • 4. CCAF ( Call Control Agent Function ) yaitu
    memberikan dukungan khusus kepada resource
    network khusus yg berinteraksi dengan caller

24
  • SCP ( Service Control Point )
  • 1.SCF(Service Control Function ) yaitu
    mengeksekusi service logic dan mempengaruhi call
    processing pada switch melalui interface ke SSF.
  • 2.SDF ( Service Data Function ) yaitu mengelola
    customer dan data network untuk akses real time
    pada SCF dalam mengeksekusi layanan-layanan IN.

25
  • IP ( Intelligent Periperal )
  • SRF ( Specialized Resource Function ) yaitu
    memberikan dukungan resource khusus pada network
    yg berhubungan dg interaksi ( dg caller )
  • SMP ( Service Menegement Point / SMS service
    Management System )
  • 1.SMF ( Service Management Function ) yaitu
    menyediakan layanan IN dan menyediakan dukungan
    kepada operasi yang sedang berjalan.
  • 2.SMAF (Service Management Access Function) yaitu
    interface antara service manajer dan SMF (dapat
    diimplementasikan terpisah secara fisik atau SMAP)

26
  • SCEP Service creation Environment Point
  • 1.SCEF ( Service creation environment function )
  • yaitu tempat di mana kreasi layanan dibangun,
    diuji dan dimasukkan ke dalam SMF.

27
(No Transcript)
28
Intelligent network
  • Basic Idea to segregate basic call processing
    logic from service control logic and locate it in
    external servers ( SCP ).
  • SCP contains and executes service logic
    processing programs ( SLP )
  • INAP
  • - Register all SLPs and their interest in
    certain call
  • processing events.
  • - Notify the corresponding SLP when such
    events
  • occur.
  • - Manipulate a switch call processing

29
Intelligent network
  • INAP protocol runs on top of a SS7 network.
  • TMN IN TINA (Telecommunication information
    Network Architecture ).
  • Distributed Broadband IN CORBRA (Common Object
    Request Broker Architecture) that using MAT (
    Mobile Agents Technology )
  • MA are software objects that are able, while
    executing at computer node, to stop their
    execution, transfer themselves to a remote
    computer and resume execution there.

30
IN based services in PLMN
  • Pre-paid calls
  • Number portability
  • Mobile Access Hunting (MAH)
  • Cellular VPN
  • Position related services

31
FreeCall Suatu nomor khusus dpt dialokasikan
bagi pelanggan, beban atas semua panggilan ke
nomor ini dibayar oleh plg tsb dan bukan ke
pemanggil.
Statistic
32
PremiumCallPlg dpt memperoleh berbagai informasi
yg disediakan oleh banyak penyedia
informasi.Pelanggan harus membayar premium rate
untuk percakapannya. Penyedia informasi akan
menerima sebagian premium rate tanpa menagih ke
pemakai.
33
UniCall Memberi satu nomor yg sama untuk
beberapa lokasi perusahaan dimanapun berada.
34
VoteCall Memungkinkan bagi pelanggan untuk
melakukan pemungutan suara melalui pesawat
telepon.
35
(No Transcript)
Write a Comment
User Comments (0)
About PowerShow.com