Selamat belajar di program pasca sarjana UNIKOM - PowerPoint PPT Presentation

About This Presentation
Title:

Selamat belajar di program pasca sarjana UNIKOM

Description:

GNP (Gross National Product) GNP = Y = C + I + G + (X-M) Dampak Foreign Direct Investment (FDI) Dampak positip: Sumber pembiayaan jangka panjang, dan capital ... – PowerPoint PPT presentation

Number of Views:73
Avg rating:3.0/5.0
Slides: 49
Provided by: ImanSa
Category:

less

Transcript and Presenter's Notes

Title: Selamat belajar di program pasca sarjana UNIKOM


1
Selamat belajar di program pasca sarjana UNIKOM
2
INTERNATIONAL BUSINESS MANAGEMENT
Dr. Ir. H. IMAN SANTOSO, SE. MM., MBA
3
(No Transcript)
4
(No Transcript)
5
International Business The Chalange of Global
Competiton 9th edition By Donald A. Ball Wendell
H. McCulloch, Jr Paul I. Frantz J. Michael
Geringer Michael S. Minor
6
(No Transcript)
7
Customer value
Keinginan pembeli Produk ber-kualitas tinggi,
murah, tepat waktu, dan pelayanan purna jual baik.
8
Manajemen Bisnis International (International
Bisnis Management)
Adalah ilmu yang mempelajari strategi
perencanaan, hingga pengawasan terhadap aktifitas
perdagangan dan investasi internasional yang
dilakukan oleh individu, organisasi, maupun
perusahaan, dalam tujuan untuk mencapai
keuntungan yang maksimum dengan cara yang paling
efisien dan efektif dalam menghadapi persaingan
global.
9
Globalisasi Invention? innovation Continuous
innovation ? knowledge creation ? cross
borderless Telecomunication, transportation ?
Comparative advantage ? hyper competitive
advantage ? sustainable Competitive advantage
10
Pengaruh supply dan demand terhadap GNP
PERHITUNGAN PENDAPATAN NASIONAL(GNP)
Income
Expenditure
Production
Agregate Demand (AD) (NeedsltWantsltExpectation)
Agregate supply(AS) (resources)

AD tidak terbatas
AS terbatas
Economics problem
Choice
Scarcity(M) Vs Abundant)
Opportunity cost
DN (domestic Consumption) LN (export)
DN ( product domestic) M (import)
Pd M
Cd X
11
GNP (Gross National Product)
  • GNP Y C I G (X-M)

If, X-Mgt 0 ? Export gt Import If, X-Mlt 0 ? Import
gt Export Inflasi (Money supply) ? Price ?
Inflasi ? Price barang impor Impor masuk
12
Manfaat arus modal dalam bisnis International
Value of Marginal product negara 2
Value of Marginal product negara 1
F
VMPk1
J
M
H

E
R

T

N
VMPk2
G

C
O1
B
O2
A
13
Dampak Foreign Direct Investment (FDI)
  • Dampak positip
  • Sumber pembiayaan jangka panjang, dan capital
    formation
  • FDI melekat transfer of teknology dan know
    how.
  • FDI tidak akan memberatkan Balance of Payment,
    hanya mendapatkan keuntngan dari investasinya.
  • Meningkatkan pembangunan regional dan sektoral.
  • Menngkatkan persaingan dalam negari dan
    intrepreneurship
  • Meningkatkan lapangan kerja
  • Dampak negatip
  • Muncul dominasi industri
  • Ketergantungan teknologi
  • Dapat terjadi perubahan budaya
  • Dapat menimbulkan pada perencanaan ekonomi
  • Dapat terjadi intervensi oleh home goverment

14
GNP (Gross National Product)
  • GNP Y C I G (X-M)

If, X-Mgt 0 ? Export gt Import If, X-Mlt 0 ? Import
gt Export Inflasi (Money supply) ? Price ?
Inflasi ? Price barang impor Impor masuk
15
(No Transcript)
16
(No Transcript)
17
Accumulated Change
18
Ruang lingkup Manajemen Bisnis International
  • Objectives
  • Sales expansion
  • Resources acquisition
  • Diversivication
  • External Environment
  • Geographic
  • Historical
  • Political
  • Legal
  • Economic
  • Cultural
  • Means
  • Operational Functional
  • Import Production
  • Export Marketing
  • Transport Accounting
  • Licensing Finance
  • Franchising Personel
  • Management
  • contract
  • Turnkey
  • Direct investment
  • Portfolio investment
  • Competitive Environment
  • Speed of product changes
  • Optimum production size
  • Number of customers
  • Amount bought by each
  • customers
  • Homogenity of customers
  • Local vs international competitor

19
Orientation of Management and Companies
20
Stages of development
Stage and Company 1 Domestic 2 International 3 Multinational 4 Global 5 Transactional
Strategy Model View of world Orientation Organization Characteristics Key Assets Role of country units Knowledge Domestic Domestic Home country Ethnocentric Located in home country Single country Home county International Coordinated Federation Extension Market Ethnocentric Core centralized, other dispersed Adapting and leveraging competencies Created at center and transfered Multidomestic Decentralized Federation National market Polycentric Decentralized and self sufficient Exploiting local opportunities Retained within operating units Global Centralized Hub Global market or resources Mixed All in home country except marketing or sourcing Marketing or sourcing Marketing developed jointly and shared Global Integrated network Global market and resources Geocentric Dispersed, interdependent, and specialized Contributions to company worldwide All functions developed jointly and shared
21
Strength at each level
  • International Ability to exploit the parent
    companys knowledge and capabilities through
    worldwide diffusion of product
  • Multinational Fleible ability to respond to
    national differences
  • Global Cost advantage through centralized
    operations
  • Transnational Combine the strength of each of
    the proceding stages in an integrated network,
    which leverages worldwide learning and experience

22
Multiple International Strategic Capabilities
Functional Management
Global Efficiency
Area and Country management
Functional Management
Innovation and invention
National Market Responsivenes
23
The Basic Strategies
24
LINGKUNGAN INTERNAL (STRENGTH WEAKNESS)
  • Adalah lingkungan dalam organisasi tersebut
    (pendapat para strategis ?)
  • Terdiri dari 2 unsur
  • (1) Berbagai macam sumber daya
    perusahaan
  • (2) Kapabilitas (Capability)/
    Kemampuan
  • perusahaan
  • (3) Kompetensi ( Competency)
  • Ketiga unsur tersebut sangat penting untuk Posisi
    Pasar (Market Potitioning)

25
STRATEGIC GENERIC
Resource (sumber daya)
Defferentiation
  • SUPERIOR
  • Efficiency
  • Quality
  • Innovation
  • Customer responsiveness

Higher profit
Value Creation
Distinctive Competency
Low Cost
Capabilitities
Hills and Jones, Strategic Management 2003
26
Strategi Umum Menurut Porter
Competitive Advantage
Lower Cost
Differentiation


Broad Target
1. Cost Leadership
2. Differentiation
Competitive Scope
Narrow Target
3B. Differentiation Focus
3A. Cost Focus
27
  • Cost leadership (pemimpin biaya)
  • (1) Suatu perusahaan menjadi produsen suatu
    produk dengan biaya rendah dalam lingkungan
    industrinya
  • (2) Keuntungan diperoleh dengan menyamakan
    diri dengan pesaing baik melalui harga dan
    memperoleh keuntungan yang lebih besar atau
    dengan mengembangkan jumlah produksi yang besar
    dengan haraga yang lebih rendah dari pesaing
  • (3) Agar berhasil, maka perusahaan harus
    menjadi produsen dengan biaya yang rendah (cost
    reduction, effisiensi yang tinggi)
  • Differentiation (pembedaan dari pesaing)
  • (1) Perusahaan berusaha menjadi beda dalam
    beberapa dimensi yang memiliki nilai bagi
    pelanggan
  • (2) Perusahaan yang dapat memperoleh dan
    memelihara perbedaan akan memperoleh kinerja
    diatas rata-rata apabila harga premium melebihi
    biaya menjadi unik
  • (3) Berbeda dengan cost leadership strategi,
    beberapa perusahaan dapat melakukan beberapa
    per-beda-an bersama-sama masing-masing
    perusahaan akan tetap sukses

28
Matrik Pertumbuhan Pangsa Pasar menurut Boston
Consulting Group
Pendapatan sangat stabil tumbuh Aliran kas netral Strategi Investasi utk pertumbuhan Pendapatan rendah, tidak stabil, tumbuh. Aliran kas negatip Strategi analisa utk menentukan apakah menjadi bintang, atau akan turun menjadi seekor anjing
Pendapatan sangat stabil Aliran kas Sangat stabil Pendaatan rendah, tidak stabil Aliran kas netral atau negatip Strategi Penjualan bisnis
RemainderDivested
High
Business Growth Rate
Liquidated
Low
Low
High
Relative Competitive Position (Market Share)
29
(No Transcript)
30
Masa Pengenalan (Introduction) banyak
pengeluaran utnukpenelitian, pengembangan
produknya, iklan pengenalan produk ke
masyarakat, pembinaan pemasok. Sehingga biaya
tinggi. Masa Pertumbuhan (Growth) Desain
peroduk mulai mantap dari hasil informasi
konsumen yang pertama membeli.Kapasitas pabrik
sudah diramalkan dengan kebutuhan konsumen di
masa y.a.d. Cash flow (aliran uang masuk) mulai
naik. Karena pesanan produk mulai naik, biaya
produksi per unit mulai turun.
31
  • (I) Tahap embrionic Permintaan konsumen
    terhadap barang-barang hasil industri/jasa masih
    sangat rendah, karena banyak konsumen belum
    memakai/ menggunakannya. Dalam tahap ini
    pengembangan industri masih belum memilih
    teknologi yang tetap. Contoh waktu dimulainya
    industri mobil, listrik, mesin uap.
  • (II) Tahap pertumbuhan (Growth) Pada umumnya
    pemilihan teknologi dimulai pada tahap ini.
    Konsumen mulai menginginkan produk industri,
    produk industri mulai naik. Contoh pada tahap
    ini dimulai ketika mesin pembakar internal mulai
    jadi teknologi yang disepakati bersama
  • (III) Tahap Kegoncangan (Shake out) Setelah
    melalui tahap pertumbuhan, industri mulai pelan
    karena pasar mulai jenuh. Pertumbuhan permintaan
    mulai melambat, beberapa industri yang menjadi
    pesaing mulai keluar dari usahanya.

32
  • (IV) Tahap kematangan Permintaan pasar untuk
    produk industri sudah jenuh.
  • (V) Tahap Penurunan (Decline) Pada tahap ini
    permintaan pasar terhadap produk industri turun.
    Pembeli mulai membeli barang/jasa substitusi,
    karena barang-barang substitusi harganya lebih
    rendah, atau lebih tinggi tngkat kepuasannya.
  • Contoh Bioskop vs Laserdisc ?VSD ? DVD ?
    External Disc.

33
2. LINGKUNGAN INDUSTRI (kekuatan-kekuatan yang
mempengaruhi Persaingan Industri)
Pendatang baru
Ancaman pendatang Baru
Kekuatan penawaran pelanggan
Pesaing industri
Kekuatan penawaran pemasok
Pembeli
Pemasok
Pesaing diantara perusahaan yang ada
Ancaman produk/jasa pengganti
Produk pengganti
34
  • Analisa lingkungan industri lebih penting dari
    analisa lingkungan umum karena perubahan dalam
    lingkungan industri akan berdampak kepada
    perusahaan itu sendiri, sedangkan lingkungan umum
    berdampak kepada semua perusahaan termasuk
    pesaing kita. Tetapi perubahan lingkungan umum
    kunci keberhasilan sangat tergantung dari
    usaha-usaha dari masing-masing perusahaan dalam
    meng-antisipasi perubahan lingkungan umum
    tersebut.
  • Gabungan 5 kekuatan dalam dalam Persaingan
    Industri ini sangat mempengaruhi laba/keuntungan
    akhir dari uang yang kita investasikan dalam
    jangka panjang.

35
Ancaman masuknya Pendatang Baru
  • Pendatang baru dapat merupakan pesang bagi
    perusahaan yang ada
  • Karena ada pesaing, harga menjadi turun atau baya
    menjadi meningkat ? laba turun.
  • Perusahaan yang ada harus meningkatkan effisiensi
    dan efektifitasnya disegala kegiatan.
  • Pendatang baru sukar memasuki lingkungan industri
    ada 2 kemungkinan
  • 1. Hambatan memasuki industri sangat
  • tinggi (entry barier), dan
  • 2. Perusahaan itu mendapat reaksi
    yang
  • tajam dari pemain lama dalam
    industri

36
I. HAMBATAN-HAMBATAN MEMASUKI INDUSTRI (Barriers
to Entry).
  • Skala Ekonomi (Economies of scale)
  • Bertambahnya jumlah barang yang diproduksi
    dalam suatu periode sehingga mengkibatkan biaya
    produksi per unit menjadi sangat rendah.
  • Diferensiasi Produk (Product Differentiation)
  • Perusahaan pemain lama punya merek yang
    sudah terkenal dan pelanggan-pelanggannya sudah
    terlanjur loyal terhadap produk perusahaan yang
    ada, hal ini disebabkan oleh iklan, pelayanan
    (service),dan kepuasan pelanggan.
  • Persyaratan Modal (Capital Requirement)
  • Modal yang diperlukan untuk investasi
    sangat besar, sedang pengembaliannya kecil.

37
I. HAMBATAN-HAMBATAN MEMASUKI INDUSTRI (lanjutan)
  • 4. Biaya peralihan (Switching Cost)
  • Biaya yang harus dikeluarkan pembeli bilamana
    berpindah
  • dari produk pemasuk tertentu ke produk
    pemasok yang
  • lainnya.
  • 5. Akses ke Saluran Distribusi (Distribution
    Chanels)
  • Mengambil saluran saluran distribusi yang
    sudah ada yang sudah dipergunakan oleh perusahaan
    pemain lama akan sukar.
  • Kebijakan Pemerintah (Government Policy)
  • Standard pencegahan polusi lingkungan, UMR,
    dll
  • Hal-hal lain
  • Umumnya pemain lama sudah punya keunggulan
    bersaing
  • Subsidi pemerintah
  • Net work terhadap stake holder ditempat
    tersebut

38
II. TINGKAT RIVALITAS (Rivalry) DIANTARA PARA
PESAING YANG ADA
  • Perusahaan-perusahaan yang ada dalam industri
    sendiri sudah bersaing dengan sangat ketat untuk
    mendapatkan posisi (positioning) dan pangsa pasar
    (market share) dengan cara Marketing mix
    (4Ps).
  • Intensitas persaingan antar perusahaan yang ada
    tergantung dari
  • 1. Jumlah pesaing yang seimbang
  • 2. Pertumbuhan industri
  • 3. Diverensiasi dan switching cost

III. TEKANAN DARI PRODUK PENGGANTI
(SUBSTITUTION) . Perkembangan teknologi
menciptakan produk-produk baru yang
lebih murah, lebih canggih, sehingga dapat
mengganti produk yang sudah ada.
39
IV. KEKUATAN TAWAR MENAWAR PEMASOK
  • Pemasok dapat menekan perusahaan-perusahaan dalam
    industri dengan cara menaikkan harga serta
    menurunkan kualitas barang yang dipasok ke
    perusahaan.
  • Pemasok memiliki kekuatan tawar menawar yang
    tinggi bila
  • 1. Didominasi oleh sedikit perusahaan
  • 2. Produknya unik
  • 3. Industri tersebut bukanlah pelanggan
    yang penting
  • dan dominan bagi pemasok.
  • 4. Pemasok mengancam untuk melakukan
    integrasi
  • hilir.

40
MEKANISME RANTAI NILAI
MEKANISME RANTAI NILAI (VALUE CHAIN DARI PORTER)
Infrastruktur Perusahaan
Manajemen Sumberdaya Manusia
Aktifitas pendukung
MARGIN
Pengembangan Teknologi
Operasi
Logistik kedalam
Pemasaran penjualan
Pelayanan
KEUNTUNGAN
Logistik keluar
Aktifitas Primer
Sumber Michael E. Porter, 1985. Competitive
Advantage
41
The relationship between Quality and Costs (David
A. Garvin, 1984)
Increase productivity
Lower Manufacturing Cost
Improves performance reliability
Lower Rework and Scrap Costs
INCREASE PROFIT
Lower Warranty and Rework Cost
Lower Service Cost
42
The Classic Michael Porter View
Michael E. Porter
Stuck in the middle
Cost Leaders
Differentiators
Michael Porter
43
The Value Innovation View
Renee Mauborgne
W. Chan Kim
Value Innovators
Cost Leaders
Capture the Core of the Expaded Market
Differentiators
Value Innovation Ciptakan ruang pasar tanpa
pesaing, dan biarkan kompetisi tak lagi relevan
44
Value Innovation
  • Is about
  • Pushing for a quantum leap in buyer value

While Pushing for a sharp drop in the
industrys cost structure
45
The four steps to foster innovation in a
corporation
1, Develop a vision and a Strategy -
Mission statement - Welcome new ideas - Set up a
framework that Allows prudent risk taking
4. Reward according To result - Create
compensation - Different types of rewards -
Tailored employee value proposition
2. Create a cultue of Innovation - Allow
divergent thinking - Supervisory
encouragement - Tolerate failures, learn from
mistakes
3. Develop organizational support -
Traditional RD - New venture division - Venture
capital fund
46
  • KUNCI UNTUK BERTAHAN DI ERA PERSAINGAN HYPER
    COMPETITION
  • Peka terhadap lingkungan
  • Identitas yang tinggi
  • Desentralisasi
  • Organisasi yang flat
  • Konservatif dalam keuangan

47
GLOBALISASI DAN PERPINDAHAN EKSPATRIAT ANTAR
BUDAYA
Source Prof. Dr. Chris Selvarajah (RMIT
MELBOURNE, 2003)
48
Thank You
Write a Comment
User Comments (0)
About PowerShow.com